“Hari ini terjadi ironi di Depok, pena dan buku dalam lambang Pemerintah Kota Depok telah dikhianati, dikubur mati oleh mereka sendiri”
DEPOK – Sejarawan JJ Rizal, mengkritik keras keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang hendak menggusur salah satu sekolah tertua yang ada di Kota Depok yakni SDN Pondok Cina 1.
“Hari ini terjadi ironi di Depok, pena dan buku dalam lambang Pemerintah Kota Depok telah dikhianati, dikubur mati oleh mereka sendiri,” tulis JJ melalui akun instagram @jalanjalanrizal.
Lebih lanjut, JJ Rizal menjelaskan pendidikan sudah sangat melekat dengan sejarah Kota Depok sejak zaman kolonial dulu.
“Pada lambang Pemerintah Kota Depok ada terdapat gambar pena dan buku. Pena dan buku itu dimasukkan bukan tanpa sengaja. Itu adalah tanda keseriusan Pemerintah Kota Depok terhadap pendidikan. Sekaligus sebagai Komitmen kuat terhadap sejarah Depok yang erat dengan aktivitas pendidikan,” tambahnya.
Menurutnya, Kota Depok merupakan salah satu kota pertama di Hindia Belanda yang memiliki sekolah modern, hingga didirikannya bangunan kampus UI pada akhir tahun 1970-an.
“Cornelis Chastelein yang sering disebut-sebut sebagai pendiri awal kota Depok pada akhir abad ke-17 menulis buku dan menjadi pendidik budak-budaknya agar dapat menjadi insan mandiri kelak ketika dimerdekakannya, jauh sebelum di Amerika terjadi pembebasan budak,” jelasnya.
“Di akhir 1970-an, Depok menjadi tempat berdirinya Universitas Indonesia (UI), kampus terbesar di tanah air yang kemudian disusul dengan berdirinya kampus-kampus lain,” tambahnya.
Lebih jauh, budayawan kondang yang juga merupakan warga Depok ini menyebutkan dalam kilas balik Depok punya kaitan erat dengan dunia pendidikan. Ironisnya sekarang selama 20 tahun terakhir Depok justru mengalami ketekoran jumlah sekolah negeri tingkat dasar sampai atas, sementara yang ada pun keadaannya kurang layak.
“Dalam situasi demikian itu yang dilakukan Pemerintah Kota Depok justru bukan serius memperbaiki keadaan fasilitasi pendidikan, sebaliknya hendak menggusur merobohkan salah satu sekolah tertua di Depok, SDN 01 Pondok Cina. Di atas reruntuhannya, Walikota Mohammad Idris A. Somad hendak membangun Masjid Raya Kota Depok,” tulisnya.

