Berita Depok

Mubalighah Kota Depok Sebut Tiga Keunggulan Sistem Pendidikan Islam

×

Mubalighah Kota Depok Sebut Tiga Keunggulan Sistem Pendidikan Islam

Sebarkan artikel ini

DEPOKPOS – Di hadapan sekitar 60 tokoh Muslimah, Mubalighah Kota Depok, Ustadzah Dra. Hj.Nurjanah Zeyn menyatakan ada tiga keunggulan sistem Pendidikan Islam.

Hal tersebut diungkapnya dalam Forum Tokoh Muslimah Depok (FTMD#24), Stop, Lingkaran Setan KemiskinanAkibat Timpangnya Akses Pendidikan, Sabtu (5/7/2025) di Depok.

Adapun ketiga hal tersebut yakni: Pertama, hak pendidikan terjamin untuk semua anak. “Akses setiap orang terhadap pendidikan berkualitas terbaik dijamin oleh model tata kelola pendidikan yang berjalan di atas prinsip bahwa ilmu adalah saudara kembarnya iman dan pendidikan adalah kebutuhan pokok publik. Negara menjamin langsung pemenuhannya dengan tanggung jawab yang bersifat penuh,” jelasnya.

 

Ia pun menegaskan, Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Imam (Khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan dia bertanggung jawab terhadap rakyatnya” (HR Ahmad, Bukhari). Lalu, menurutnya, konsep ini menjadikan satuan pendidikan dalam sistem Islam tersedia secara memadai, baik secara kualitas maupun kuantitas, dan semua gratis. Sekolah tersebar hingga ke pelosok-pelosok negeri. Para guru menjalankan tugas dengan ketulusan dan dedikasi yang tinggi, digaji dengan nilai yang tinggi pula karena tingginya penghargaan Islam terhadap peran guru. Hasilnya, setiap orang mengakses pendidikan gratis berkualitas terbaik dengan sangat mudah.

Kedua, guru sejahtera dan mulia. “Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits, dari Zaid bin Aslam dari ayahnya dari sebagian sahabat Rasulullah, SAW bersabda: Hamba yang paling dicintai Allah SWT setelah para Nabi dan syuhada ialah para guru.’ Nabi SAW, beliau berdo’a ketika haji wada’ : ‘Ya Allah, ampunilah dosa para guru, panjangkanlah umur mereka, barokahkanlah pencaharian dan kehidupan mereka’,” terangnya sambil membacakan hadits tersebut.

Ketiga, generasi terbaik siap bangun peradaban. “Yakni generasi pencetak output bersyakhshiyah Islamiyah, faqih fiddiin, terdepan dalam sainstek berjiwa pemimpin untuk menuju khairu ummah pembangun peradaban mulia,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, keunggulan tersebut bisa dilihat dari fakta sejarah keemasan sistem pendidikan khilafah yakni dengan munculnya ilmuwan multidisiplin/polymath, dunia Islam jadi pusat keilmuan selama berabad-abad serta pendidikan pilar kemajuan peradaban, bukan sekadar syarat kerja.[]Siti Aisyah