Kaesang Bungkam Ditanya Wartawan Soal Ketua DPD PSI Batam Terjerat Kasus Narkoba

Kaesang Bungkam Ditanya Wartawan Soal Ketua DPD PSI Batam Terjerat Kasus Narkoba

DEPOKPOS – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bungkam saat ditanya mengenai Ketua DPD PSI Kota Batam Susanto ditangkap polisi karena penggunaan narkoba jenis sabu.

Awak media menyampaikan pertanyaan itu setelah jumpa pers deklarasi dukungan untuk calon gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (7/6).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Anniversary Ke 5 FWJ Indonesia Tanamkan Nilai Budaya Bangsa, Songsong Indonesia Maju

Awalnya, awak media bertanya tentang Pilgub DKI Jakarta 2024. Lalu Kaesang menutup sesi wawancara saat ditanya tentang pesan ayahnya, Presiden Joko Widodo, terkait Pilgub DKI.

Namun, saat Kaesang meninggalkan lokasi, beberapa wartawan bertanya tentang penangkapan kader PSI di Batam karena kasus narkoba.

Pertanyaan itu dilontarkan beberapa jurnalis dengan suara keras, tetapi Kaesang tak menjawab dan memilih tetap meninggalkan tempat.

Terpisah, Juru Bicara PSI Sigit Widodo mengatakan partainya akan menjatuhkan sanksi kepada Susanto. Kendati demikian, ia tak merinci sanksi yang akan diberikan.

BACA JUGA:  PBNU Keluarkan Surat Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Berafiliasi Israel

“Apabila ada kader yang terbukti bersalah, pasti akan diberikan sanksi,” ucap Sigit dilansir CNN Indonesia, Jumat (7/6).

Sebelumnya, Polresta Balerang menangkap Susanto karena penyalahgunaan narkoba. Susanto ditangkap bersama dua orang lainnya.

Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba mengatakan Susanto ditangkap dengan barang bukti kurang dari 1 gram. Dengan demikian, Susanto akan diarahkan menjalani rehabilitasi.

BACA JUGA:  Terlilit Tali Layangan, Helikopter Jatuh di Bali

“Kita serahkan ke BNN untuk direhab selama 6 bulan ke depan,” ucap Tigor saat dihubungi wartawan, Jumat (7/6)

Atas perbuatannya, Susanto dan kawan-kawan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) juncto Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait