Scroll untuk baca artikel
Nasional

Saksi Ungkap Korupsi Kementan Mengalir ke Anak-anak SYL

×

Saksi Ungkap Korupsi Kementan Mengalir ke Anak-anak SYL

Sebarkan artikel ini

Hal ini diungkapkan oleh mantan ajudan SYL, Panji Hartanto ketika dicecar oleh Hakim Tipikor

Saksi Ungkap Korupsi Kementan Mengalir ke Anak-anak SYL

JAKARTA –  Persidangan lanjutan kasus korupsi Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkap adanya aliran dana yang mengalir ke anak mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang berinisial ICT dan KR serta untuk untuk kebutuhan rumah tangga.

Hal ini diungkapkan oleh mantan ajudan SYL, Panji Hartanto ketika dicecar oleh Hakim Tipikor Anggota, Ida Ayu Mustikawati di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus).

“Kalau di Jakarta kita ada di Lebak Bulus. Jakarta satu, yang di Makassar satu,” kata Panji menjawab pertanyaan Hakim Ida.

“Itu dibiayai juga untuk kebutuhan (rumah) itu?” tanya Hakim Ida.

“Kebutuhan dibiayai,” ucap Panji membenarkan.

“Dibiayai juga untuk perbaikan (rumah)?” cecar Hakim.

“Iya,” jawab Panji.

Tidak hanya itu, Panji merincikan, putri SYL (ICT) juga mendapat perawatan dokter kecantikan. Sedangkan, anak laki-lakinya (KR) mendapatkan suku cadang dan aksesoris kendaraan.

“Kalau disuruh bapak (SYL) aja suruh bayar ke dokter, ke dokter. Biasanya yang kecantikan- kecantikan gitu,” kata Panji.

“Anak laki-laki,” tanya Hakim Ida.

“Yang laki-laki biasa pembelian-pembelian onderdil kendaraan biasanya,” jawab Panji.

Panji mengaku untuk membiayai kebutuhan putra-putri SYL dari anggaran Kementan khususnya dari Biro Umum.

“Dibebankan ke Kementan. Saya minta ke Biro Umum. Biasa Biro Umum bisa ke saya, saya kasihkan ke Aliandri atau Pak Ubaidiyah atau langsung ke orangnya tarif orang biro umum,” jelas dia.

Pada kasus ini, SYL didakwa Jaksa melakukan pemerasan dan menerima gratifikasi dari pejabat eselon Kementan sebesar Rp44,5 miliar.

Uang pemerasan ini disinyalir digunakan untuk diantaranya, kebutuhan pribadi SYL sebesar Rp3,3 miliar, untuk keluarganya Rp992 juta dan istrinya, Ayu Sri Harahap Rp938 juta. Serta, operasional menteri dan pengeluaran lain yang tidak termasuk dalam kategori yang ada Rp16,6 miliar, dan charter pesawat Rp3,03 miliar.