Warga Depok: Harga Beras Mirip Lagunya Anggun “Melambung Jauh Terbang Tinggi”

"Harga beras sekarang mirip lagunya Anggun, melambung jauh terbang tinggi nggak turun-turun"

“Harga beras sekarang mirip lagunya Anggun, melambung jauh terbang tinggi nggak turun-turun”

DEPOK – Harga beras dipasaran yang terus melambung membuat pusing rakyat terutama mereka yang berkecimpung di usaha kuliner tingkat kecil dan menengah.

Sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi tersebut yang menurut mereka membuat usaha mereka terancam merugi dan akhirnya mati.

“Serba salah mas sekarang kondisinya. Nggak dinaikin (harganya – red) kita rugi, dinaikin nggak ada yang beli,” ujar Nur, seorang pedagang nasi kepada DepokPos, Selasa (10/2) di Abadi Jaya, Sukmajaya, Depok.

Nur menambahkan saat ini hanya bisa mempertahankan usahanya dengan mencoba meraih lebih sedikit keuntungan dari biasanya.

“Harga beras sekarang mirip lagunya Anggun, melambung jauh terbang tinggi nggak turun-turun,” candanya sambil memparodikan lagu lawas milik Anggun.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Depok, Pemkot Agendakan Berbagai Kegiatan

Seperti diketahui, perlahan tapi pasti harga beras di Depok terus mengalami kenaikan drastis. Paling sedikit, kenaikan harga beras itu bertengger di angka Rp1.000 per kilogram. Adapun, kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu.

Beras di Depok Tak Langka, Cuma Harganya yang Selangit!

Sebelumnya, Hasanah, warga Sukmajaya Depok menyebut dirinya sempat kaget dengan kenaikan harga beras di warung, tempat biasa dia berbelanja.

Saat ini harga beras satu liter disebutnya mencapai Rp 15 ribu dari yang tadinya berkisar Rp 10 ribu, yang artinya sejauh ini sudah mengalami kenaikan 50 persen.

BACA JUGA:  1.738 Calon Haji Kota Depok Siap Berangkat ke Tanah Suci

“Kaget, biasanya 10 ribu sekarang sudah 15 ribu, ngga tau besok sampai berapa,” katanya kepada Depokpos, Kamis (15/2).

Hasanah mengaku baru mulai kembali membeli beras di warung setelah beras bansos miliknya habis dan belum ada bantuan lanjutan.

“Berasnya mah ada, bukannya langka. Malahan saya lihat masih penuh numpuk di warung, mungkin karena orang udah mulai ngga sanggup beli jadi belinya untuk sekali masak aja,” tambahnya.

Mentan Bilang Stok Beras Aman

Harga beras diperkirakan mulai turun pada Maret 2024. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, penurunan akan terjadi karena terdapat panen raya.

“Karena kita sekarang menunggu panen padi. Ya, sebentar lagi,” kata Amran Sulaiman saat ditemui di Kampus Unhas Makassar, Selasa (20/2).

BACA JUGA:  Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Depok, Pemkot Agendakan Berbagai Kegiatan

Amran juga menyebut, persediaan beras hingga Maret 2024 masih aman. Stok beras akan meningkat seiring dengan panen raya.

“Insyaallah aman (kondisi pangan pada bulan puasa). Stok ada,” ucapnya.