Dunia  

Serangan Pemukim Ilegal Israel di Tepi Barat Terus Meningkat

Kelompok pemukim ilegal Israel yang merampas tanah di  Tepi Barat terus meningkatkan serangan mereka terhadap warga Palestina

TEPI BARAT, PALESTINA – Kelompok pemukim ilegal Israel yang merampas tanah di  Tepi Barat terus meningkatkan serangan mereka terhadap warga Palestina untuk memprovokasi konflik yang lebih luas.

Hal tersebut diungkap Kementerian Luar Negeri Palestina pada Selasa.

“Serangan pemukim di bawah perlindungan pendudukan (Israel) adalah kebijakan resmi untuk melemahkan peluang solusi dua negara,” menurut pernyataan kementerian pada Senin malam mengenai serangan di desa Burqa, barat laut kota Nablus.

BACA JUGA:  Protestan Pro Palestina Ditangkapi, Aksi di Kampus-kampus AS Makin Marak

“Apa yang dunia lihat kemarin mengenai serangan pemukim di Burqa dan area lain di Tepi Barat adalah bukti nyata bahwa serangan-serangan ini adalah kebijakan resmi Israel yang termasuk dalam kejahatan aneksasi Tepi Barat (ke dalam kedaulatan Israel) secara bertahap,” tambah pernyataan itu.

Serangan oleh pemukim Israel merupakan bukti lebih lanjut bahwa sanksi yang dikenakan terhadap sejumlah pemukim tidak cukup, dan harus mencakup para pemimpin kelompok pemukim ekstremis lainnya, kata pernyataan itu.

BACA JUGA:  Pariwisata Medis di Rusia, Apa yang Menarik bagi dari Pasien Negara Islam?

Pada 1 Februari, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menandatangani perintah eksekutif baru yang mengesahkan sanksi terhadap pemukim Israel yang menyerang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, dan memasukkan empat orang ke dalam daftar hitam dalam putaran awal hukuman.

Negara-negara lain kemudian mengikuti jejak AS.