HIV Mengintai! Ini Cara Pencegahannya

DEPOKPOS – Pergaulan bebas yang semakin merajalela telah meningkatkan kasus AIDS di Indonesia hingga menyentuh angka 515.455 di bulan Januari hingga September 2023. Namun, masih banyak orang tidak paham mengenai AIDS dan cara pencegahannya. Nah, artikel ini akan membantu pembaca agar tidak terjadi peningkatan kasus AIDS di Indonesia. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh yang diakibatkan oleh virus HIV (Human immunodeficiency virus). Jadi HIV menyebabkan AIDS terjadi.

Kasus AIDS pertama di Indonesia dilaporkan secara resmi oleh Departemen Kesehatan pada tahun 1987 yang ditemukan di Bali. Sebenarnya sebelum itu telah ditemukan kasus AIDS di Indonesia pada bulan Desember 1985 yang secara klinis sangat sesuai dengan diagnosis AIDS dan hasil tes ELISA tiga kali ulang yang menyatakan positif. Namun Hasil tes Western Blot yang dilakukan di Amerika Serikat menyatakan negatif, sehingga hasilnya tidak dilaporkan sebagai kasus AIDS.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pengambilan Keputusan Merupakan Seni Berfikir Kreatif

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat, jumlah kasus HIV (human immunodeficiency virus) di Indonesia diperkirakan mencapai 515.455 kasus selama Januari hingga September 2023. Berdasarkan total tersebut baru 88% atau sekitar 454.723 kasus yang sudah terkonfirmasi oleh penderitanya atau orang dengan HIV (ODHIV). Kementerian kesehatan menyebutkan baru 40% ODHIV yang mendapatkan pengobatan HIV.

Dari semua orang yang terinfeksi HIV 50% berkembang masuk tahap AIDS pada 3 tahun pertama dan 50% lainnya berkembang menjadi pasien AIDS setelah 10 tahun kemudian, setelah 13 tahun sebagian orang yang terinfeksi HIV dengan menunjukan gejala AIDS akan meninggal. Perjalanan penyakit tersebut menunjukan bahwa penyakit yang di derita adalah penyakit kronik dengan perusakan sistem kekebalan tubuh yang bertahap.

BACA JUGA:  Peran Penting Orang Tua dalam Membentuk Karakter Seorang Anak

Infeksi HIV tidak akan langsung menunjukan gejala tertentu. Sebagian orang akan memperlihatkan gejala tidak khas pada infeksi HIV akut pada 3 sampai 6 minggu setelah terinfeksi. Gejala yang terjadi yaitu demam, nyeri menelan, pembengkakan kelenjar getah bening, ruam, diare, batuk.

Seiring dengan semakin memburuknya kekebalan tubuh, gejala gejala akibat oportunistik mulai nampak seperti berat badan menurun, demam lama, rasa lemah, pembesaran kelenjar getah bening, diare, tuberkulosis, infeksi jamur, herpes dan lain lain. Berdasarkan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, seseorang bisa terinfeksi HIV karena:

Hubungan seksual (anal dan vagina) tanpa kondom.
Transplantasi organ dan transfusi darah dari orang yang terinfeksi HIV.
Penggunaan jarum yang terkontaminasi atau tidak steril.
Transmisi dari ibu yang terinfeksi HIV ke bayinya selama kehamilan, persalinan hingga menyusui.

Setelah mengetahui banyak penyebab yang memungkinkan seseorang bisa terinfeksi HIV, berikut adalah cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terinfeksi HIV:

BACA JUGA:  Pentingnya Peran Orang Tua Agar Anak Tak Kecanduan Gadget

Mengedukasi masyarakat tentang HIV mengenai cara penularan, pencegahan, dan pengobatannya dengan benar.
Mengurangi penggunaan barang pribadi bersamaan dengan orang lain.
Melakukan hubungan seks dengan menggunakan kondom dan tidak berganti-ganti pasangan.
Menghindari menggunakan jarum suntik bersama orang lain.
Menghindari pemakaian obat obatan terlarang.
Melakukan sunat untuk pria.
Melakukan Skrining HIV dengan rutin.
Terbuka dengan pasangan.

Nah, setelah mengetahui apa itu AIDS, penyebab, dan pencegahannya diharapkan kasus HIV di Indonesia dapat berkurang. Jika ada orang di sekitar kita yang terinfeksi HIV, kita tidak perlu menjauhinya karena tidak ada orang yang ingin terkena penyakit mematikan ini. Justru kita harus menyemangatinya agar dia bisa segera sembuh dan kembali ke lingkungannya.

Ghaizza Syafa Maretha, SMAN 15 KOTA BEKASI 

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait