Mengakhiri Hidup Bukan Sebuah Solusi

DEPOKPOS – Setiap manusia pasti sering merasakan lelah, baik lelah fisik maupun lelah batin. Lelah batin merupakan keadaan dimana seorang merasakan lelah secara mental dan emosional. Seringkali lelah batin disebabkan karena otak bekerja terlalu keras dalam waktu yang lama tanpa waktu istirahat. Lelah batin juga disebabkan karena tekanan pada diri seorang itu terlalu berat yang terkadang dapat memicu stress bahkan hingga depresi atau hal lain yang lebih mengerikan.

Jika merasakan lelah fisik kerap kali cukup dengan istirahat lalu minum vitamin mungkin sudah menyelesaikannya. Namun, bagaimanakah dengan lelah batin ? apa yang sering dilakukan orang-orang untuk menyelesaikannya? Benar, bunuh diri adalah langkah salah yang banyak diambil oleh orang yang mengalami lelah batin.

Orang yang mengalami lelah batin seringkali mengalami perubahan mood yang berantakan. Disaat seorang itu dalam mood yang tidak baik dan dengan posisi sedang sendirian akan muncul rasa ingin membunuh dirinya sendiri untuk menyelesaikan dan mengakhiri segala tekanan dan masalah yang sedang dihadapinya.

BACA JUGA:  Kesalahan Umum dalam Mengorganisir Suatu Acara

Hingga pikiran negatif itu dilakukan oleh si pelaku bunuh diri tersebut, namun pada faktanya justru bukan menyelesaikan masalah melainkan menambah masalah baru untuk orang lain. Rasa ingin bunuh diri sering kali dipicu karena seseorang yang sedang mengalami masalah tersebut kebingungan untuk menyelesaikan masalah yang dimiliki. Sehingga, banyak permasalahan-permasalahan yang dipendam sendirian hingga tidak mampu menahannya sampai berakhir pada usai yang salah.

Banyak kasus bunuh diri yang terjadi saat ini serta banyak pula faktor yang memicunya. Contohnya, ketika ada seseorang yang memiliki sikap pendiam, selalu memendam masalahnya sendiri. Saat dia disalahkan oleh orang lain dia hanya diam. Ketika di luar rumah dia hanya memiliki sedikit teman.

Dia kebingungan menyelesaikan urusan pendidikan dan tidak kunjung menemukan solusi, lalu terus bermunculan masalah-masalah baru yang menumpuk di kepalanya sehingga dia merasa kelelahan dan menyalahkan diri sendiri atas semua masalah yang dialaminya hingga berakhir bunuh diri.

Hal ini sangat tidak dibenarkan dalam semua aspek, baik secara norma kesusilaan maupun norma agama. Jika dalam agama Islam dijelaskan di dalam Qur’an Surah An Nisa ayat 29 “…Janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu”. Bahkan tindakan bunuh diri juga menjadi larangan keras oleh negara.

BACA JUGA:  Cara Memupuk Rasa Percaya Diri

Negara mengatur dalam UUD 1945 Pasal 28A menyatakan bahwa “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya”. Banyak langkah yang dapat kita ambil untuk menyelesaikan masalah baik masalah mental ataupun masalah lainnya yang memicu kelelahan batin dan dapat mengarah pada keinginan bunuh diri

Self Healing

Self healing merupakan proses penyembuhan luka batin yang biasa menganggu kondisi emosional seseorang. Banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan untuk self healing. Liburan ke tempat yang disukai dan melihat pemandangan luar untuk memuhasabah diri serta meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan atas semua nikmat yang telah diberikan. Hal lain yang dapat dilakukan untuk menghibur diri sangatlah banyak.

Bahkan, banyak pula kegiatan menarik yang tidak perlu membutuhkan ongkos untuk melakukannya. Menulis, kegiatan yang pasti semua orang dapat melakukannya. Mencurahkan segala keluh kesah dan isi hati dalam bentuk tulisan sudah termasuk kegiatan yang dapat mengurangi stress karena suatu masalah. Apalagi jika takut untuk meminta saran atau pendapat dari orang lain, mungkin menulis dapat menjadi salah satu sarana yang mudah untuk self healing.

BACA JUGA:  Menyelamatkan Bumi : Strategi Peduli Lingkungan untuk Masa Depan

Self Reward

Jika self healing adalah suatu ‘penyembuhan’ maka self reward merupakan suatu ‘penghargaan’ kepada diri sendiri. Self reward adalah bentuk dari bagaiman kita menghargai diri kita, menghargai setiap usaha yang kita lakukan serta pencapaiaan yang sudah kita dapatkan. Self reward dapat membangun energi positif yang mampu membuat diri kita siap beraktivitas kembali dengan pikiran yang lebih fokus dan tenang.