95% Peserta Terjerat Hutang Riba Ikuti Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Bahaya Riba

DEPOKPOS – Sebagian besar peserta, 95% ibu-ibu yang terjerat hutang riba, baik ke rentenir maupun ke Bank, mengikuti kegiatan pendampingan, edukasi dan sosialisasi bahaya riba oleh tim Rumah Pemberdayaan Masyarakat (RPM) yang bekerjasama dengan Laznas Dewan Dakwah pada Selasa (22/11).

Merebaknya kasus riba dan pinjaman ilegal yang merugikan masyarakat mendorong Laznas Dewan Dakwah dan tim RPM untuk aktif mengadakan kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya riba dan lilitan pinjaman rentenir kepada masyarakat agar semakin banyak orang paham dan ekonomi mereka segera membaik.

BACA JUGA:  Ini 170 Lembaga Amil Zakat Kantongi Izin dari Kemenag

Karena itulah, tim RPM mengakan kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya riba kepada di Jalan Al-Barkah, Kampung Sawah Lama, Kecamatan Ciputan, Tangerang, Banten. Sebagian besar peserta yang ikut adalah ibu-ibu yang terjerat hutang riba.

Ustad Arif selaku pemateri pada hari ini menyampaikan agar segera menjauhi riba. Bagi yang terlanjur agar segera membayar, namun jika memang belum memiliki uang maka sampaikan dengan sesungguhnya, komitmen, dan berjanji pada diri sendiri akan membayar hutang yang ada.

BACA JUGA:  Rumah Zakat dan IRL Launching Sekolah Lansia Ratu Jaya

“Ada kisah menarik, seorang ibu memiliki hutang pembayaran sekolah. Namun, karena tidak ada uang ia meminjam ke rentenir. Mendapat informasi ini, tim RPM pun melakukan audiensi ke sekolah agar diberikan keringanan kepada keluarga tersebut. Alhamdulillah, hasil Negosiasi berjalan dengan lancar,” cerita salah satu tim.