Mahasiswa UI Berpartisipasi di Ajang Level Up KL 2023 Kuala Lumpur

Rifki bersama Ivan Cheong dari Soundmob Enterprise (kiri) dan Duray Philip Rompas, M.T., Co-Founder dan Game Designer Extra Life Entertainment (kanan), yang juga merupakan dosen di prodi Produksi
Rifki bersama Ivan Cheong dari Soundmob Enterprise (kiri) dan Duray Philip Rompas, M.T., Co-Founder dan Game Designer Extra Life Entertainment (kanan), yang juga merupakan dosen di prodi Produksi

DEPOKPOS – Program studi Produksi Media, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Extra Life Entertainment yang merupakan salah satu game developer Indonesia, berpartisipasi dalam ajang Level Up KL 2023 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), pada 27-29 September 2023 lalu. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) tersebut bertujuan untuk menyatukan game developer lokal maupun internasional di kawasan Asia Tenggara. Level Up KL juga menyediakan platform bagi pemain di industri game untuk berinteraksi, belajar, dan berbagi pengetahuan, serta membawa bisnis, wawasan teknis, dan tren industri game di masa depan dari para praktisi yang sangat berkompeten.

Ketua Program Studi Produksi Media, Ngurah Rangga Wiwesa, M.I.Kom., mengatakan bahwa Extra Life Entertainment merupakan salah satu mitra kerja sama Produksi Media di entitas game. “Level Up KL merupakan ajang tahunan bergengsi di dunia game yang akan terus diikuti Produksi Media bersama Extra Life Entertainment. Kami bersama-sama mengembangkan entitas game di Produksi Media dan Universitas Indonesia. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan Produksi Media mengglobal dan mahasiswa mendapatkan pengalaman di perhelatan internasional,” ujar Rangga.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN UGM Gelar Aksi Bersih Sampah di Pantai Congot

Salah seorang mahasiswa prodi Produksi Media Vokasi UI, Rifki Raditya Dewangga menjadi delegasi dari UI dan Extra Life Entertainment untuk hadir dalam ajang bergengsi tersebut. Ia berkesempatan untuk bertemu dengan berbagai stakeholder di industri game dan menjadi stand guide di booth game One Last Journey sebagai rangkaian dari pameran. Tak ketinggalan, Rifki juga berkesempatan mencoba berbagai game yang ada di pameran tersebut. Menurutnya, hal ini memberikan banyak insight terkait game yang sedang dirancang oleh game developer di masa sekarang.

Saat ini, Rifki sedang melakukan magang melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai Game Designer di Extra Life Entertainment. Pada kesempatan tersebut, Rifki didampingi oleh Duray Philip Rompas, M.T., Co-Founder dan Game Designer Extra Life Entertainment, yang juga merupakan dosen di prodi Produksi Media. “Saya membuat desain game, mulai dari petanya, mekanik yang terdapat di dalam game, karakter, hingga user interface yang bisa dilihat oleh player nantinya. Semua hal tersebut akan saya buat atas dasar ide cerita yang sudah ditentukan, serta kemampuan kami secara tim dalam mengerjakan proyek agar mempermudah game artist dan game programmer. Proyek yang saat ini sedang dikerjakan adalah membuat game yang akan menceritakan latar belakang munculnya kebudayaan Reog Ponorogo dengan model game piksel,” ujar Rifki.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN UGM Mengajarkan Tarian Tradisional Nusantara ke Anak-anak Konawe Selatan

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan magang tersebut memberikan banyak peluang baginya untuk melihat industri game di Indonesia berjalan serta memberikan akses secepat mungkin untuk menjangkau industri game secara lebih luas. Ia juga berharap agar kegiatan magang tersebut dapat menambah hard skill dan membantunya membuat produk game yang bukan hanya sekadar dimainkan saja, melainkan juga memiliki nilai komersil di industri tersebut.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN UGM Gelar Aksi Bersih Sampah di Pantai Congot

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, menyambut baik kesempatan yang diberikan Extra Life Entertainment sebagai mitra kerja sama Vokasi UI untuk mengajak mahasiswa ke ajang level internasional tersebut. “Hal ini membuktikan bahwa kurikulum yang dibangun Vokasi UI dengan mengedepankan kemampuan praktik dan menjadikan magang sebagai kewajiban bagi mahasiswa terbukti berhasil. Adanya kerja sama dengan berbagai mitra di level nasional maupun internasional mampu membawa mahasiswa untuk belajar dan bersaing secara global,” kata Padang.