DEPOKPOS – Meski posisinya mulai tergeser dengan keberadaan kamera ponsel yang canggih dengan banyak fitur, kamera DSLR tetap mendapatkan tempat tersendiri bagi para penikmat fotografi. Salah satunya yaitu Canon 550D yang rilis pada bulan Oktober tahun 2010 lalu. Walaupun telah lebih dari 10 tahun berlalu, kamera DSLR EOS ini tetap menjadi salah satu pilihan terbaik untuk pemula maupun penyuka foto.
Bukan tanpa alasan, kamera besutan Canon ini mempunyai implementasi video dan still image dengan kualitas yang mumpuni dibandingkan dengan seri DSLR lainnya yang ada. Misalnya, Canon seri EOS 550D menjadi DSLR pertama yang mempunyai kemampuan penerapan rekaman video kualitas HD paling baik dengan hasil yang sangat menakjubkan tanpa harus banyak melakukan pembaruan firmware.
Tampilan dan Fitur Canon 550D
Mengikuti jejak pendahulunya, yaitu seri 500D, Canon seri 550D mempunyai tampilan yang tidak jauh berbeda. Bentuk luarnya bahkan nyari sama dengan seri 500D. Hanya terlihat perbedaan tipis di bagian depan dan beberapa tombol tambahan yang disematkan di bagian belakang.
Ketika digenggam, seri 550D terasa nyaman dan kokoh dengan bobot lebih ringan dan kendali yang lebih cepat. Bagian atasnya dilengkapi dengan mode dial yang menampung semua mode scene yang diperlukan, misalnya PASM control dan creative auto. Tak heran jika Canon DSLR seri ini sangat pas untuk para penikmat foto pemula yang ingin belajar fotografi lebih dalam lagi.
Tak ketinggalan, ada fitur movie mode yang menjadi fitur paling menarik pada seri ini. Sebab, Canon 550D dapat merekam gambar dengan 24, 25, maupun 50 fps berkualitas 1080p. Tak hanya kontrol manual yang lengkap, kamera satu ini juga dilengkapi dengan tombol rekaman video di bagian belakang yang dapat mengaktifkan live view secara otomatis.
Lalu, fitur crop movie yang membuat Canon seri ini semakin menjadi kamera DSLR yang dapat menciptakan video dengan kualitas mumpuni. Anda dapat menemukan fitur crop movie tersebut pada tengah gambar yang dapat memperbesar hasil gambar dengan memanfaatkan fitur sensor full resolution sehingga melahirkan VGA dengan kualitas yang sama dengan perbesaran 7 kali.
Sementara bagian mesinnya, Canon 550D telah mengusung sensor CMOS 18 megapiksel dan prosesor 4 Digic yang membuat seri ini punya banyak kemiripan dengan Canon seri 7D. Fitur lain yang turut disematkan dalam kamera ini adalah LCD berukuran 3 inci, sudah kompatibel dengan SDXC card, memiliki microphone stereo dengan standar AV, remote shutter port, dan HDMI. Kamera seri ini juga cocok dipakai dengan lensa jenis EF maupun EF-S.
Ada pula fitur auto lighting optimizer yang fungsinya sama dengan fitur D-Lighting yang ada pada kamera merk Nikon. Fitur ini akan membuat shadow area terlihat lebih tajam tanpa memengaruhi area blowing maupun highlighting. Fitur tersebut lebih mudah dijangkau pada seri 550D dengan intensitas yang sampai pada level 3. Belum lagi dengan fitur eksposur yang +/-5 yang membuat kamera seri ini semakin diminati.
Performa
Lalu, bagaimana dengan performanya? Tentu tidak perlu Anda ragukan karena Canon 550D merupakan kamera DSLR yang gesit dan ringan seperti halnya seri 500D. Adanya SDHC card class 6 membuat kamera ini siap untuk menangkap gambar pertama hanya dalam waktu 0,3 detik setelah dinyalakan. Selain itu, performa akan semakin mumpuni dengan shutter lag tanpa adanya prefocusing, lensa yang siap bekerja hanya dalam 0,2 detik, dan dapat segera menemukan fokus terbaik dalam 0,3 detik dengan dukungan lensa 18-135 mm dengan kondisi pencahayaan yang memadai.
Ketika digunakan dalam continuous shooting mode, Canon seri 550D dapat menangkap sebanyak 12 gambar dalam format JPEG berkualitas terbaik dengan rata-rata 3.2 fps. Sementara saat digunakan dalam format RAW, kamera ini bisa membuat sebanyak 6 frame selama 1.6 detik sebelum buffering dengan speed 4 fps.
Kualitas Gambar yang Dihasilkan
Sementara dari sisi kualitas gambar, EOS 550D tidak jauh berbeda dengan seri 500D sebelumnya. Lensa seri EF-S 18-135 mm mampu menciptakan gambar dengan kualitas yang sangat menakjubkan. Hasil gambar dengan memanfaatkan fitur JPEG processing juga tidak jauh berbeda dengan seri 500D.
Perbedaan kecil hanya muncul pada saturasi warna dari gambar hasil jepretan seri 550D yang tampak lebih cerah. Secara garis besar, hasil bidikan Canon 550D serupa dengan seri 500D, cenderung lebih cerah dan terang meski telah memanfaatkan fitur auto lighting optimizer.
Kualitas Video
Meski begitu, Canon seri 550D juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat menemukan fokus saat dipakai dalam mode live-view seperti seri kamera sebelumnya. Anda dapat menemukan fokus saat menggunakan kamera ini untuk merekam video hanya dengan menekan tombol shutter sedikit lebih dalam seperti saat memakainya untuk membidik objek yang diam.
Sementara itu, seri 550D memberikan kualitas rekaman yang begitu memuaskan dengan tampilan warna yang lebih akurat. Reviewing dan manual focusing juga menjadi jauh lebih mudah dengan adanya LCD yang memiliki resolusi tinggi. Bagi Anda yang tidak memiliki lensa jenis telephoto, merekam video dengan mode movie crop menggunakan Canon seri ini juga bisa dibilang cukup mumpuni dengan dukungan VGA-nya.
Soal merekam video, kamera kecil yang ringan ini mampu melakukan rekaman 4GB continuous video atau maksimal selama 29 menit 59 detik dengan bentuk format .MOV yang sudah ter-encode dalam versi H.264. Sampai saat ini, Canon 550D masih menjadi kamera DSLR pilihan penggemar fotografi karena segudang keunggulan dan fitur yang memudahkan penggunaannya. Anda bisa mengecek harga dan membelinya langsung melalui aplikasi dan website Blibli. Selamat mencoba!