Bahaya Penggunaan Narkoba pada Remaja

Bahaya Penggunaan Narkoba pada Remaja

DEPOK POS – Narkoba merupakan kata yang kerap kali kita temui di tengah kehidupan sehari-hari,baik tua atau muda,siswa atau karyawan di masa sekarang ini penggunaan narkoba lebih sering ditemukan di kalangan remaja. Narkoba seolah jadi hantu yang paling sulit dibasmi di kalangan remaja atau pada masa sekarang tepatnya pada sekelompok siswa SMA mereka dengan mudahnya mendapatkan barang tersebut dan menggunakannya kapan saja dan dimana saja bahkan dalam kasus ini beberapa social media kerap membagikan berita penggunaan narkoba dalam lingkungan sekolah,bila memang hal ini terjadi secara terus menerus makan tentu saja hal ini akan sangat mempengaruhi masa depan bangsa ini.

GOLONGAN DAN JENIS NARKOTIKA

⦁ Narkotika Golongan I

Golongan narkotika ini hanya dapat di gunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi,serta mempunyai potensi sangat tinggi yang mengakibatkan ketergantungan.
Contoh: Heroin,kokain,daun kokain,opium,ganja,jicing,katinon,MDMA/ekstasi dan masih banyak jenis lainnya.

⦁ Narkotika Golongan II

Golongan narkotika ini berkhasiat untuk pengobatan,namun digunakan sebagai pilihan terakhir. selain itu,dapat digunakan untuk terapi atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan yang mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan.
Contoh: Morfin,Petidin,fetanil,metadon.

⦁ Narkotika Golongan III

Golongan narkotika ini berkhasiat untuk pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan,serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.
Contoh: Kodein,buprenorfin,etimorfina,nikokodina,polkodina,propiram,dan ada 13 macam lainnya.

JENIS-JENIS NARKOTIKA:

⦁ Heroin

Heroin alias diamorfin adalah hasil pengolahan morfin secara kimiawi.narkotika jenis ini dapat menimbulkan efek yang lebih kuat dibandingkan morfin itu sendiri.
Efek samping akibat penyalhgunaan heroin (putaw)
⦁ Denyut nadi melambat
⦁ Pupil mengecil
⦁ Otot melemas
⦁ Tekanan darah menurun

⦁ Ganja

Ganja dikenal dengan nama lain kanabis atau marijuana,ganja berasal dari tanaman cannabis sativa.
Efek samping penyalahgunaan ganja.
⦁ Mulut dan tenggorokan terasa sangat kering
⦁ Sulit mengingat
⦁ Nafsu makan meningkat
⦁ Euforia atau rasa senang berlebih
⦁ Denyut nadi dan jantung lebih cepat

⦁ Kokain

Kokain merupakan jenis narkotika yang berasal dari tumbuhan Erythroxylum coca selain itu kokain mengandung zat stimulan.
Efek samping penyalahgunaan kokain:
⦁ Perasaan gelisah
⦁ Kejang-kejang
⦁ Selera makan menurun
⦁ Paranoid

⦁ Opium

Opium adalah narkotika yang terbuat dari getah tumbuhan Papaver somniferum yang kemudian diolah menjadi morfin dan kodein.
Efek samping penyalahgunaan opium:
⦁ Merasa sangat bersemangat
⦁ Waktu terasa berjalan lambat
⦁ Pusing atau mabuk
⦁ Birahi memuncak
⦁ Gangguan pernapasan yang dapat berujung pada kematian

⦁ Lysergic Acid Diethylamide (LSD)

Lysergic acid diethylamide (LSD) bersifat halusinogen sehingga bila disalahgunakan dapat menimbulkan efek yang bervariasi
Efek samping penyalahgunaan LSD:
⦁ Rasa nikmat yang luar biasa
⦁ Kebingungan
⦁ Panik tiba-tiba
⦁ Tidak bisa mengendalikan emosi
⦁ Perubahan persepsi penglihatan,penciuman,suara,perasaan dan tempat

⦁ Kodein

Kodein adalah jenis narkoba yang bisa di jumpai pada obat batuk orang dewasa.Pada dosis yang tepat kodein bisa bermanfaat namun seringkali beberapa orang menyalahgunakan dosis dari yang seharusnya.
Efek penyalahgunaan kodein:
⦁ Euforia atau perasaan senang berlebih
⦁ Mual dan muntah
⦁ Hipotensi atau tekanan darah sangat rendah
⦁ Depresi
⦁ Gangguan saluran pernapasan berat

⦁ Morfin

Morfin adalah obat yang berfungsi untuk meredakan nyeri derajar parah. Obat ini memengaruhi tubuh dalam merespons sakit atau nyeri.
Efek samping penyalahgunaan morfin:
⦁ Penurunan kesadaran
⦁ Euforia atau rasa senang berlebihan
⦁ Kebingungan
⦁ Jantung berdebar-debar
⦁ Mengakibatkan impotensi pada pria dan gangguan menstruasi pada Wanita

⦁ Sabu-Sabu

Sabu-sabu atau metamfetamin adalah jenis narkotika berbentuk seperti kristal berwarna putih yang memiliki efek stimulan.
Efek samping penyalahgunaan sabu-sabu:
⦁ Gangguan tidur
⦁ Menurunnya konsentrasi hingga kehilangan ingatan
⦁ Paranoid
⦁ Detak jantung cepat
⦁ Euforia atau sensasi bahagia yang berlebihan.

PEMICU REMAJA MENGGUNAKAN NARKOBA

⦁ Faktor lingkungan
⦁ Faktor psikologis
⦁ Faktor genetic
⦁ Rasa ingin tahu

TANDA-TANDA REMAJA MENJADI PECANDU NARKOBA

Remaja yang menggunakan narkoba menunjukan beberapa tanda dan gejala secara fisik maupun psikologis sebagai sebagai berikut:
Tanda fisik
⦁ Mata merah dan pupil mata mengecil/membesar
⦁ Perubahan pola makan atau pola tidur
⦁ Penurunan/peningkatan berat badan yang drastis dalam waktu singkat
⦁ Sering kelelahan atau justru sangat bertenaga dan tidak bisa diam
⦁ Sulit atau tidak bisa tidur
⦁ Sering mimisan
⦁ Batuk yang tidak kunjung sembuh
⦁ Mengalami kejang tanpa adanya riwayat epilepsy

TANDA PERILAKU DAN PSIKOLOGIS

⦁ Lebih tertutup dan terlihat seperti merahasiakan
⦁ Perubahan suasana hati secara tiba-tiba
⦁ Berkurangnya minat terhadap hal-hal yang disukai sebelumnya
⦁ Sulit konsentrasi
⦁ Tidak memiliki motivasi dan tampak lesu
⦁ Cemas,paranoid,dan menarik diri dari lingkungan social
⦁ Sering bolos sekolah dan prestasi akademik menurun

CARA MENGATASI KECANDUAN NARKOBA PADA REMAJA

⦁ Melakukan pemeriksaan oleh dokter atau terapis untuk mengetahui sejauh mana kecanduan yang dialami dan efek samping yang muncul.
⦁ Pemakai melakukan detoksifikasi yaitu dimana seorang pengguna harus sepenuhnya berhenti menggunakan obat-obatan terlarang tersebut dan melakukan konsultasi terhadap dokter agar di beri obat untuk meringkankan efek samping yang tidak mengenakan
⦁ Setelah proses detoksifikasi selanjutnya dokter akan menerapkan Langkah stabilisasi yang bertujuan membantu pemulihan jangka panjang dengan memberikan resep dokter
⦁ Jika pemakai sudah sampai pada tahap keluar rehabilitasi maka pemakai akan Kembali ke kehidupan normal dan di perlukan pendekatan dengan orang sekitar seperti keluarga dan teman agar mengawasi aktivitas si pemakai jangan sampai pemakai salah pergaulan dan Kembali menggunakan obat terlarang tersebut.
⦁ Melakukan rehabilitas medis dan social
⦁ Mengikuti kegiatan kerohanian.
[Kayla Nabiha Diantha]

Pos terkait