Pentingnya Manajemen SDM dalam Suatu Kewirausahaan

DEPOKPOS – Salah satu aspek yang tidak kalah penting untuk dikelola oleh para wirausahawan adalah Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya. Manajemen sumber daya manusia yang biasa disingkat MSDM adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peran sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal, jadi tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.

Manajemen Sumber Daya Manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya manusia dalam organisasi, berbisnis dll. Tujuannya adalah untuk memberikan satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, belajar tentang manajemen kisah hidup pribadi akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, menggunakan, dekat dan memelihara karyawan dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas).

Tujuan-tujuan dari MSDM

Tujuan Organisasional

Ditujukan untuk dapat mengenali keberadaan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam memberikan kontribusi pada penolong efektivits organisasi. Departemen SDM membantu para manajer untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. Dalam hal ini para manajer tetap bertanggung jawab penuh atas para bawahannya, departemen SDM hanya memberikan dukungan dalam hal-hal yang terkait dengan pengelolaan SDM.

BACA JUGA:  Gen Z dan Peran Mereka dalam Transformasi Ekonomi Indonesia

Tujuan Fungsional

Ditujukan untuk menjaga kontribusi departemen sumber daya manusia dalam tingkat yang layak bagi kebutuhan-kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia akan terbuang percuma jika manajemen sumber daya manusia tidak direncanakan secara optimal sesuai kebutuhan organisasi

Tujuan Kemasyarakatan

Ditujukan untuk bersikap etis dan bertanggung jawab sosial terhadap kebutuhan-kebutuhan dan tantangan-tantangan masyarakat sembari meminimalkan dampak negatif tuntutan-tuntutan tersebut bagi organisasi.

Tujuan Personal

Ditujukan untuk membantu para karyawan mencapai tujuan-tujuan pribadi mereka sejauh tujuan-tujuan mendorong kontribusi individual bagi organisasi. Tujuan personal para karyawan akan akan tercapai jika para karyawan dipelihara, dipertahankan dan dimotivasi. Jika tidak demikian, kinerja dan kepuasan karyawan akan menurun dan karyawan bisa meninggalkan organisasi.

Fungsi-fungsi MSDM (Mondy 2008)

Penyediaan Staff (Staffing)

BACA JUGA:  Antara Tantangan Global dan Kesehatan Mental

Staffing adalah proses untuk memastikan bahwa organisasi memiliki jumlah karyawan yang tepat dengan berbagai keahlian yang memadai untuk menjalankan pekerjaan –pekerjaan yang tepat, pada waktu yang tepat, untuk mecapai tujuan organisasi. Contoh dari penyediaan staff adalah analisis jabatan, perencanaan sumber daya manusia, perekrutan dan seleksi

Pengembangan SDM

Pengembangan SDM (human resource development/HRD) adalah fungsi utama manajemen sumber daya manusia yang tidak hanya terdiri atas pelatihan dan pengembangan namun juga aktivitas-aktivitas perencanaan dan pengembangan karir individu, pengembangan organisasi, serta manajemen dan penilaian kinerja.

Kompensasi

Kompensasi mencakup seluruh imbalan yang diberikan kepada karyawan sebagai penghargaan atas jasa mereka. Kompensasi terdiri dari 3 jenis, yaitu:

Kompensasi finansial langsung yaitu bayaran yang diterima dalam bentuk gaji, upah, komisis, bonus, dll

Kompensasi finansial tidak langsung (tunjangan) yaitu semua imbalan finansial yan tidak termasuk dalam kompensasi langsung seperti cuti bayar, cuti sakit, liburan, asuransi kesehatan, dll

BACA JUGA:  Pentingnya Merawat Kesehatan Mental dalam Kehidupan Sehari-hari

Kompensasi nonfinasial yaitu kepuasan yang diterima seseorang dari pekerjaan itu sendiri atau dari lingkungan psikologis dan atau fisik dimana orang tersebut bekerja

Keselamatan dan Kesehatan

Keselamatan adalah terlindunginya para karyawan dari luka-luka yang disebabkan kecelakaan yang berhubungan dengan pekerjaan. Kesehatan adalah terbabasnya para karyawan dari penyakit fisik maupun emosional. Kedua aspek diatas penting karena para karyawan yang bekerja dalam lingkungan yang aman dan menikmati kesehatan yang baik akan cenderung leih produktif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi organisasi

Hubungan Kekaryawanan dan Perburuhan

Suatu perusahaan secara hukum harus mengakui adanya serikat pekerja dan berunding dengannya dengan itikad baik jika para karyawan perusahaan tersebut menginginkan adanya serikat pekerja untuk mewakili mereka.

Setelah memaparkan materi diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa manajemen sumber daya manusia dalam suatu perusahaan sangat penting untuk diperhatikan, agar tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. [Arina Hananan Taqiyya]