oleh

Manajemen Forex dalam Manajemen Aset dan Liability Bank Syariah

Pentingnya Manajemen Forex harus dikelola dengan baik, agar tidak menimbulkan kerugian dan dapat menjaga likuiditas setiap mata uang yang dibutuhkan. Forex Manajemen adalah koordinasi pengelolaan assets dan liabilities dalam berbagai valuta dalam usaha mengoptimalkan yield dan meminimalkan resiko. Forex manajemen lebih rumit dibandingkan Manajemen Aktiva Pasiva dalam artian secara umum, dimana baik sisi sumber dana maupun penggunannya menggunakan satu jenis mata uang, misalnya IDR. Karena resiko yang melekat dalam Forex Managemen selain default risk, operation risk, liquidity risk, Credit Risk, fiduciary risk, collateral risk resiko dalam bentuk interest rest rate risk, dan exchange rate risk. Jadi forex manajemen didalamnya juga termasuk mengelola resiko-esiko yang ada tersebut, bagaimana cara menghindari atau mengeliminir resiko yang mungkin timbul dalam berbagai mata uang asing yang dilakukan oleh suatu bank.

Setiap bank yang melakukan kegiatan dibidang perdagangan luar negeri, akan menimbulkan adanya Aset dan Kewajiban dalam valuta asing untuk berbagai valuta, akibatnya pengelolaannya juga akan semakin kompleks. Sumber dana dalam bentuk DEM digunakan dalam bentuk USD atau sumber dana dalam bentuk IDR digunakan dalam USD, karena deposan menginginkan penempatan dananya dalam USD sementara yang bersangkutan meyetor dalam bentuk IDR, hal ini akan menimbulkan resiko, baik resiko perbedaan suku bunga, resiko kurs atau resiko likuiditas atas suatu valuta terhadap valuta lainnya, yang diakbatkan oleh sumber dan penggunaan yang berbeda valuta.

Hal tersebut perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan resiko yang lebih besar, tetapi malah sebaliknya dapat memberikan income tambahan bagi bank yang bersangkutan. Dengan demikian pentingnya manajemen Forex dapat disebabkan antara lain oleh :

  • Globalisasi perdagangan dunia
  • Memenuhi kebutuhuan likuiditas
  • Interdependensi internasional tranding, yaitu Ekspor dan Impor
  • Setiap Negara Memiliki mata uang berbeda
  • Sumber dana dalam valas (USD) digunakan dalam IDR (local currency)
  • Menghindari resiko kurs (fluktuasi)
  • Mendapatkan keuntungan yang maksimal

Agar pelakanaan manajemen Forex dapat berjalan secara optimal perlu dukungan dari berbagai aspek, mulai dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) yang professional yaitu Analisist dan Dealer serta pembuat kebijakan, sampai pada dukungan dari sisi back up atas transaksi yang dilakukan Manajemen Informasi Sistem juga turut mendukung kelancaran dan keakurasian serta ketetapan dalam setiap kebijakan yang akan diambil.

Data-data yan dibutuhkan untuk pembuatan kebijakan adalah sebagai berikut : Data Makro :

  • Perkembangan ekonomi (Regional dan Nasional)
  • Kebijakan Bank Sentral dari Main (Major) Currency seperti : Federal Reserve (FED) atau Bank of England
  • Fluktuasi Kurs Major Currency
  • Fluktuasi Kurs Mata Uang Regional

Data Mikro :

  • Ringkasan analisis kecenderungan kurs
  • Summery : Daily, Weekly dan Monthly posisi Forex Bank
  • Ringkasan Outstanding setiap Currency
  • Performance Dealer : Daily, Weekly dan Monthly
  • Performance Treasury : Past Peformance dan Proyeksinya

Data-data tersebut diatas akan sangat mendukung kebijakan yang harus ditempuh oleh ALCO (Assets Liaility Communittee) atau ALMA (Assets Liability Management), sehinga sasaran untuk mengoptimalkan peluang yang ada dapat terealisasikan.

Kebutuhan Manajemen Forex

Kebutuhan dalam Manajemen Forex ialah :

  • Rasa tidak sabar, rasa tidak puas/ serakah, rasa amarah/nafsu yang beresiko kehilangan kendali.
  • Penggunaan uang tanpa perhitungan yang matang untuk melakukan trending yang dikendalikan dari rasa nafsu dan beresiko anda akan kehilangan uang/ bangkrut.
  • Diperlukan kedisiplinan untuk melakukan trading ( mengikuti waktu pasar) dan ini dikendalikanoleh rasa tidak sabar yang beresiko untung-untungan

Kebutuhan Data Untuk Policy Forex

Kebutuhan dalam Manajemen Forex ialah :

  • Ringkasan bulanan mengenai posisi forex yang mencakup posisi rata – rata harian, posisi rata – rata overnight dan rugi / laba setiap currency.
  • Ringkasan bulanan posisi forex dan kinerja setiap cabang luar negri (jika mempunyai cabang di luar negri)
  • Data historis mengenai perbedaan exchange rate interest di luar negri.
  • Ringkasan dari konsultan bank mengenai analisis forex, prakiraan dan rekomendasi untuk bank tersebut.
  • Ringkasan analisis forex , prakiraan dan rekomendasi yang dibuat oleh bank.
  • Analisis dan Tahapannya :

Oleh:Lisa Andrina, STEI SEBI

Referensi:
Drs. Zainul Arifin, MBA, Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah, Pustaka Alvabet, Jakarta, 2005
Drs. Selamet Riyadi,M.Si, Banking Assets And Liability Management, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta, 2006
http://catalogjulistra.blogspot.com/2013/02/manajemen-forex.html?m=1 diakses pada tanggal 28 Februari 2013
http://fnoorrohman.blogspot.com/2014/04/forex-management.html?m=1 diakses pada tanggal 09 April 2014

 

Komentar

Berita lainnya