DEPOKPOS – Pendidikan adalah usaha dasar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, dan kepribadian.
Kini Pendidikan merupakan salah satu nilai investasi mahal untuk keberlanjutan hidup dimasa depan, banyak dari anak anak Indonesia yang ingin sekolah dan masuk kuliah tapi karena keterbatasan fasilitas, transportasi dan keuangan. Menjadi faktor yang menyebabkan mereka berhenti dari jenjang Pendidikan.
Mengapa Pendidikan begitu penting ? karena salah satu faktor yang bisa mengubah kepribadian seseorang dalam bersudut pandang dan pengambilan Keputusan yang baik dengan mempertimbangkan resiko, salah satu caranya adalah dengan Pendidikan. Dengan Pendidikan juga dapat mengbuah faktor ekonomi kehidupan dan pengetahuan yang didapatkan oleh para guru dan dosen yang dapat memberikan pengetahuan dan pembelajaran didalam ataupun luar kelas.
Data dan Jumlah persentasi yang mendapatkan bangku kuliah di Indonesia
Mengutip data Kemendagri, jumlah penduduk Indonesia yang masuk perguruan tinggi per 31 Desember 2022 untuk tingkat D1 dan D2 sebesar 1,11 juta orang atau 0,4% dari total penduduk Indonesia. Kemudian tingkat D3 sebanyak 3,56 juta orang atau 1,28% dan S1 sebanyak 12,44 juta orang atau 4,47%. Adapun tingkat S2 sebanyak 882.113 orang atau 0,31% dan S3 hanya 63.315 orang atau 0,02%.
Sementara itu, mayoritas penduduk Indonesia yang tidak atau belum sekolah jumlahnya sebanyak 66,07 juta orang atau sekitar 23,78% dari total penduduk Indonesia. Lalu, belum tamat SD sebanyak 30,89 juta orang atau 11,12%, tamat SD sebanyak 64,3 juta orang atau 23,15%, SMP 40,21juta orang atau 14,47%, dan SMA sebanyak 58,57 juta orang atau 21,08%.
Dari data diatas kita bisa melihat potret Pendidikan yang ada di Indonesia khusunya sangat jauh jika dibdandingkan dengan negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei dan juga Singapura.
Pendidikan sebagai Kunci Membangun Masa Depan Bangsa
Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Sebagai sarana untuk mengembangkan potensi individu, pendidikan memainkan peranan utama dalam membentuk karakter, kepribadian, dan keterampilan yang diperlukan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Tidak hanya bagi individu, pendidikan juga memegang peranan vital dalam kemajuan suatu negara. Tanpa pendidikan yang baik, pembangunan suatu bangsa akan terhambat.
Maka dari itu Pendidikan juga sebagai investasi untuk diri sendiri dimasa depan, banyak yang didapatkan dari Pendidikan begitupun pengalaman yang didapatkan, dengan nilai yang sangat mahal jika dirupiahkan demi menyokong kebutuhan persiapan hidup dimasa depan.
Pendidikan sebagai Pondasi Pembangunan Sosial dan Ekonomi
Di era globalisasi ini, kemampuan untuk bersaing secara sehat di dunia kerja sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan seseorang. Pendidikan yang baik tidak hanya menghasilkan individu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk sikap dan karakter yang diperlukan untuk bekerja sama, beradaptasi dengan perubahan, dan menghadapi tantangan di masa depan. Sebagai contoh, negara-negara maju memiliki sistem pendidikan yang kuat dan inklusif, yang mendukung inovasi dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan.
Pendidikan juga berperan dalam membangun kesadaran sosial dan mempererat hubungan antarwarga. Melalui pendidikan, nilai-nilai seperti toleransi, kerjasama, dan penghargaan terhadap perbedaan dapat diajarkan dan dipraktikkan sejak dini. Ini menjadi modal sosial yang penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih harmonis dan berkeadilan.
Pendidikan di Indonesia: Tantangan dan Harapan
Pendidikan di Indonesia, meskipun telah mengalami berbagai kemajuan dalam beberapa dekade terakhir, masih menghadapi banyak tantangan. Akses terhadap pendidikan yang berkualitas di berbagai daerah masih menjadi masalah, terutama di daerah pedalaman dan terpencil. Banyak anak-anak di daerah tersebut yang harus berjuang keras untuk mendapatkan pendidikan yang layak, baik dari segi fasilitas maupun kualitas pengajaran.
Selain itu, meskipun tingkat partisipasi pendidikan dasar sudah cukup tinggi, kualitas pendidikan di Indonesia masih perlu banyak pembenahan. Kurikulum yang tidak selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan metode pengajaran yang belum sepenuhnya mengedepankan kreativitas dan keterampilan praktis menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pihak terkait untuk terus melakukan reformasi pendidikan yang lebih menyeluruh.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan individu, tetapi juga membawa dampak besar bagi kemajuan bangsa. Dengan memperbaiki sistem pendidikan, mengadaptasi kurikulum dengan kebutuhan zaman, serta memastikan pemerataan akses pendidikan, Indonesia dapat mencetak generasi muda yang lebih berkualitas, siap bersaing di kancah global, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu menuju masa depan yang lebih cerah.
Muhammad Luthfi Mubarok
Mahasiswa STEI SEBI
