Mahfud Singgung Banyaknya Investor Caplok Tanah Adat

"Tanah adat itu bukan hanya Papua, yang sering dicaplok oleh investor-investor enggak jelas"

“Tanah adat itu bukan hanya Papua, yang sering dicaplok oleh investor-investor enggak jelas; tetapi juga di Riau, di Kepulauan Riau, di Sumatera, di Kalimantan, sama banyak”

Sleman, Yogyakarta – Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menyebur penyelesaian RUU Masyarakat Adat telah menjadi salah satu program prioritasnya.

“Saudara, sekarang di dalam program yang dijabarkan dari visi dan misi Ganjar-Mahfud ada satu program, yaitu segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat. Ini yang nanti akan melindungi secara lebih tegas hak-hak atas tanah,” kata Mahfud saat acara “Tabrak, Prof!” di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Senin malam (5/2).

BACA JUGA:  PKS Unggul di Depok, Bogor dan Bekasi

Mahfud menegakan bahwa dirinya bersama calon presiden Ganjar Pranowo berjanji akan menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat.

Mahfud juga mengatakan RUU tersebut menjadi penting karena tidak sebatas mengatur masyarakat adat di beberapa wilayah Indonesia, seperti di Papua.

“Tanah adat itu bukan hanya Papua, yang sering dicaplok oleh investor-investor enggak jelas; tetapi juga di Riau, di Kepulauan Riau, di Sumatera, di Kalimantan, sama banyak, dan itu salah satu kunci utamanya adalah Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat,” ujar Mahfud.