Awali 2024, MUI Bojongsari Adakan Musyawarah Kerja

DEPOKPOS – Mengawali tahun baru 2024 Masehi dan lebih kurang dua bulan jelang Ramadhan 1445 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bojongsari Kota Depok menggelar Musyawarah Kerja (Muker) I MUI Bojongsari Masa Khidmat 2023-2028 pada Rabu-Kamis, 10-11 Januari 2024 di Wisma DPR Bogor.

Kegiatan tahunan ini membahas mengenai pedoman tata Kerja Dewan Pimpinan MUI Bojongsari, program prioritas Komisi-Komisi, penyusunan rekomendasi Muker, dan membahas hal-hal dan persoalan aktual yang berkembang dan memerlukan tanggapan dan sikap organisasi.

Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Ketua umum dan perwakilan pengurus MUI Kota Depok, Camat, dan para lurah se Bojongsari, selain tentunya Dewan Pimpinan dan anggota pengurus MUI Kec Bojongsari.

BACA JUGA:  5 Tradisi Orang Betawi Sebelum Ramadan

Ketua Umum MUI Kota Depok, Dr. KH. Ahmad Dimyati Badruzzaman, MA dalam pembukaan acara Muker tersebut menyampaikan tentang kepemimpinan dalam Islam, satu hal yang ditekankan oleh beliau adalah terkait tugas dan tantangan pengurus MUI ke depan dalam menginternalisasikan nilai Islam ke dalam masyarakat. Seiring perkembangan masyarakat yang semakin kompleks, para ulama di MUI harus menyadari perannya yang semakin besar.

“menjadi pengurus MUI bukanlah suatu hal yang ringan, menjadi bagian MUI adalah cerminan diri kita untuk menjadi seseorang yang “pantas” disebut ulama sesuai petunjuk Allah dan Rasul-Nya “, ungkapnya.

Supian Suri, selaku Sekda Kota Depok yang hadir dalam acara tersebut turut meng”amini” pernyataan Ketua umum MUI Kota Depok, agar peran MUI sebaga wadah musyawarah para ulama, zu’ama, dan cendekiawan muslim dapat memberikan banyak kontribusi dalam pembinaan ummat dengan tentunya senantias sinergi dan kolaborasi dengan _stakeholder_ lain.

BACA JUGA:  Abang-Mpok Bentar Lagi Puasa, Jangan Lupa Nyorog!

“Kami berharap terus sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah kota Depok dalam pembinaan ummat, satu diantaranya terkait kenakalan remaja dan degradasi moral generasi muda saat ini, seperti halnya penyimpangan seksual yang terjadi pada anak-anak yang masih dini di Depok. Kami pun berterimakasih atas sinergi selama ini dan memohon maaf kalau masih ada kekurangan dukungan pemerintah kota ke MUI baik Kota Depok maupun MUI Bojongsari “, ujarnya.

BACA JUGA:  Waspada! Kembali Beredar Pesan Penipuan Atas Nama Wakil Wali Kota Depok

Di awal acara sebelumnya, KH. Ahmad Jalaludin Kamal, M.Pd selaku Ketua MUI Kec Bojongsari berharap pengurus MUI Bojongsari kedepan akan menjalankan amanah dengan baik demi kemaslahatan ummat terutama di wilayah kecamatan Bojongsari yang saat ini menaungi tujuh kelurahan. AFQ