Peserta dan Pengunjung Senang Islamic Book Fair Kembali di Istora Senayan

JAKARTA – Ada yang berbeda dari perhelatan Islamic Book Fair (IBF) 2023. Jika tahun-tahun sebelumnya IBF diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), tahun ini IBF diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta.

Pada edisi awal hingga tahun-tahun berikutnya, IBF diselenggarakan di Istora Senayan. Kemudian IBF sempat berlangsung di JCC Senayan. Dan pada 2023 kembali dilaksanakan di Istora.

Tentu ini disambut baik peserta maupun pengunjung IBF. Usamah, Koordinator stan Pustaka Al Kautsar merasakan perbedaan IBF 2023.

Disamping tempat yang berbeda, jelas Usamah, IBF 2023 memiliki Keistimewaan. Pada tahun-tahun sebelumnya IBF, selalu dibuka oleh tokoh pejabat.

“Tapi alhamdulillah ada Keistimewaan IBF kali ini. Dibuka oleh tokoh-tokoh pesantren. Kiai-kiai,” ungkap Usamah, di lokasi IBF, Sabtu (23/9/2023).

“Jadi, Alhamdulillah IBF kali ini lebih dimeriahkan oleh para santri. Sambutannya luar bisa,” lanjut dia.

Dikatakan Usamah, Pustaka Al Kautsar sudah ikut menjadi peserta sejak IBF pertama kali diluncurkan pada 2002.

“Ini bukan yang pertama kalinya kita ikut IBF. Semenjak ada IBF, semenjak itu kita selalu ikut kegiatan ini. Selalu aktif ikut pameran ini. Kita juga aktif di IKAPI,” kata Usamah.

Pustaka Al Kautsar pada momen IBF selalu memberikan diskon untuk pembelian buku. Untuk IBF 2023, Pustaka Al Kautsar memberikan diskon mulai 20 persen hingga 85 persen. Harganya mulai dari 5 ribu rupiah.

“Buku paling laris, buku Sirah Nabawiyah. Buku-buku anak-anak. Buku buku sejarah,” jelas Usamah.

Usamah berharap, IBF kedepan bisa diselenggarakan lebih lama waktunya.

“Mudah-mudahan IBF di tahun-tahun berikut nya bisa lebih baik lagi. Bisa lebih meriah lagi. Kalau bisa lebih panjang lagi waktunya. Jangan hanya lima hari,” harap Usamah.

Salah seorang pengunjung, Ammar Arrisalah menyampaikan harapan untuk pelaksanaan IBF kedepan.

“Mungkin ke depan perlu ada playground atau kids zone untuk anak-anak,” ujar Ammar.

Kemudian, IBF perlu pula diadakan setahun dua kali. Dan diselenggarakan pula di kota luar Jakarta.

“Banyak yang berharap, IBF dilaksanakan di luar Jakarta,” kata Ammar.

Pengunjung lain, Sofie mengaku senang IBF kembali diselenggarakan di Istora Senayan.

“Alhamdulillah setiap tahun datang. Di IBF di Istora lebih lega,” jelas Sofie.*