Kolong Jembatan Flyover di Jabodetabek Mulai Dilirik Untuk Aktivitas Seni dan Budaya

Ciputat, Kota Tangerang Selatan – Minggu 10/9/2023,- Kolong jembatan layang (flyover) -yang bentuknya memanjang – di wilayah Jabodetabek belakangan ini.mulai “dilirik” oleh para seniman,budayawan,sastrawan ,dan penyair khususnya untuk berbagai pentas kesenian seperti baca puisi dan sajak, diskusi terbuka sastra, peluncuran buku antologi puisi tunggal, lomba melukis, dan masih banyak lagi aktivitas kebudayaan.

Demikian liputan langsung penulis free lance (Pulo Lasman Simanjuntak) ke kolong jembatan layang (flyover) Jln.Arief Rahman Hakim, Depok Baru, Jawa Barat, Minggu (10/9/2023).

Pada Minggu lalu (3/9/2023) penulis diundang komunitas sastra Koloni Ngopi Semeja (Depok) dan Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) untuk meliput dan baca puisi peluncuran buku antologi.puisi tunggal IGA, RINDU TANAH PLASENTA karya Penyair dari Padang, Sumatera Barat, Syarifuddin Arifin.

Di bawah kolong jembatan (flyover) yang tak jauh dari Stasiun KA Depok Baru para penyair, seniman, budayawan, wartawan, novelis, cerpenis, pemain pantomin, dan pengiat teater.melakukan ‘parade baca puisi’ di.kolong jembatan tol itu.

BACA JUGA:  Kamis Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Di tengah suara ‘berisik’ knalpot sepeda motor, mobil, dan angkutan kota (angkot) yang berseliweran di kiri dan kanan flyover tersebut, acara pentas seni, baca puisi, dan dilanjurkan dengan diskusi sastra terbuka tetap berlangsung sampai malamhari.

Bahkan, acara peluncuran buku dan bedah buku antologi puisi oleh Prof.Dr.Wahyu Wibowo (pendamping), dan Arief Joko Wicaksono (pemantik) tetap berjalan seru, meskipun kadangkala beberapa anak-anak remaja.mondar-mandir bermain sepak bola (futsal) dan memanfaatkan sarana alat bermain yang ada di kolong jembatan flyover tersebut.

BELUM DIMANFAATKAN

Sejumlah kolong jembatan layang (flyover) khususnya yang berada di kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat memang belum banyak dimanfaatkan untuk pentas seni dan budaya.

BACA JUGA:  Kamis Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

“Oleh karena itu kami ajak para seniman, penyair, dan sastrawan khususnya yang tergabung dalam komunitas-komunitas sastra untuk bisa.memanfaatkan kolong jembatan.layang atau flyover bagi berbagai kegiatan pentas seni dan budaya seperti yang sudah berjalan di kawasan flyover Depok Baru,” ujar Penyair Nanang R Supriyatin di.Jakarta, Minggu (10/9/2023).

Bahkan melalui kontak di.media sosial (facebook) Penyair Nanang R Supriyatin memposting soal pentas seni di kolong jembatan layang untuk mengundang komunitas sastra ikut melakukan aktivitas kesenian di bawah jembatan layang tersebut.

Sementara itu berdasarkan liputan langsung penulis ke kolong jembatan layang (flyover) di Jln.Ir.H.Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada Jumat kemarin (8/9/2023) belum.ada terlihat aktivitas pentas seni dan budaya di flyover yang berhadapan dengan.pasar tradisionil dan plaza Ciputat ini.

BACA JUGA:  Kamis Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Memang di bawah jembatan layang (flyover) Ciputat yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan diresmikan beberapa tahun lalu oleh Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak (almarhum) dan Wakil Bupati Tangerang (saat itu Rano Karno) sering terlihat kegiatan baca dan tulis anak-anak yang terdapat juga perpustakaan kecil untuk.menarik minat baca anak-anak.

Di kolong jembatan.layang Ciputat juga telah dibangun lapangan futsal ‘mini’.

“Semoga komunitas-komunitas sastra di Kawasan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten mau memanfaatkan kolong jembatan flyover Ciputat untuk berbagai pentas seni dan budaya seperti yang sudah dilaksanakan di flyover Depok Baru,” pungkasnya. (***)

Kontributor : Lasman Simanjuntak

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait