Rudi Samin jadi Saksi di Sidang Kasus Pengeroyokan

DEPOKPOS – Tokoh pemuda Kota Depok, Rudi Samin, hadir dan mejadi saksi pada sidang kasus pengeroyokan dengan menggunakan kayu dan pistol yang di duga dilakukan oleh sejumlah orang berikut oknum Brimob bernama Faidin terhadap dirinya dan beberapa orang lainnya.

“Untuk oknum brimob tersebut sudah diselesaikan di kesatuanya atas laporan saya, sekarang tigal orangsipilnya ang kita proses,” jelas Rudi saat di konfirmasi di Gedung Pengadilan Negeri Depok, Rabu (2/8) malam.

Masalahnya, menurut Rudi Samin, sulit sekali untuk dijadikan P21 dan dijadikan tahap 2.

“Pada saat penyerahan P21 hanya ada dua orang, tapi yang di BAP ada tiga orang. Pada tahap menyerahkan tahap 2 ada riga orang tapi besoknya ada satu orang, seolah sengaja dibikin supaya tidak lengkap,” tegas Rudi.

“Sulitnya minta ampun memproses tiga orang ini, sebetulnya bukan tiga, tapi lebih dari tiga dan salah satunya ada yang bertetiak bakar.. bakar..” tambah Rudi.

Terkait kejadian tertanggal 3 sepetember dan dibuat laporan di hari yang sama, namun hasil visum tertanggal 2 September, Rudi mengatakan itu diluar wewenangnya.

“Itu adalah wewenang daripada Rumah Sakit dan Polres yang mengantarkan saudara Aldo (korban) untuk visum, kalau memang mereka sangsi ya periksa rumah sakitnya, itu visum Aldo apa bukan,” kelasnya.

Dari pantauan di lokasi, suasana sidang cukup menegangkan dikarenakan ruang sidang dipenuhi oleh masyarakat yang pro dan kontra, jalannya persidangan juga mendapat pengawalan yang ketat dari aparat kepolisian Polres Kota Depok.

Sidang sendiri menghadirkan 5 orang saksi termasuk korban pengeroyokan.

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait