Scroll untuk baca artikel
Nasional

Program CATAR SMA Dwiwarna Siapkan Siswa Hadapi Tes Akpol

×

Program CATAR SMA Dwiwarna Siapkan Siswa Hadapi Tes Akpol

Sebarkan artikel ini

Seleksi masuk sekolah kedinasan, seperti Akpol memiliki sejumlah aspek yang harus calon peserta siapkan

Program CATAR SMA Dwiwarna Siapkan Siswa Hadapi Tes Akpol

DEPOKPOS – Terdapat beberapa tahap untuk lolos seleksi tes masuk akpol, seperti tes fisik, psikotes, akademik, dan administratif. Untuk bisa lolos semua tes,maka harus melakukan persiapan dari jauh hari.

Bisa mulai melakukan persiapan sejak masuk SMA dan lebih baik memilih sekolah yang memiliki program khusus pelatihan masuk Akpol. Ini karena persiapannya harus lebih matang, terutama dalam mempersiapkan kondisi fisik dan kemampuan psikologis yang tidak bisa dibangun dalam waktu singkat.

Program Persiapan Tes Masuk Akpol SMA Dwiwarna  

Seleksi masuk sekolah kedinasan, seperti Akpol memiliki sejumlah aspek yang harus calon peserta siapkan. Terlebih kemampuan akademik tidak menjadi satu-satunya penilaian seleksi.

Seleksi Akademi Kepolisian juga mengharuskan tes kondisi fisik dan psikotes. Latihan tidak bisa disiapkan dalam waktu singkat, karena kebugaran tubuh dapat terbentuk dengan latihan yang konsisten.

Untuk itu, perlu pembinaan sejak SMA dalam membantu siswa membangun kebiasaan belajar dan latihan secara lebih terstruktur. Persiapan yang dilakukan jauh sebelum masa pendaftaran juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengevaluasi kemampuan.

Salah satu pembinaan yang bisa menjadi pilihan para siswa dengan ketertarikan terhadap Akpol adalah program CATAR di SMA Dwiwarna.

Melalui program CATAR SMA Dwiwarna, siswa mendapatkan pembinaan yang mencakup beberapa aspek persiapan.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga mempersiapkan siswa dari sisi fisik dan berbagai tahapan yang berkaitan dengan proses seleksi.

Adapun program pembinaan CATAR SMA Dwiwarna (Boarding School), meliputi:

  1. Persiapan Akademik 

Penilaian akademik menjadi salah satu komponen utama di seluruh seleksi masuk perguruan tinggi. Umumnya ada minimum nilai untuk bisa lolos seleksi, sesuai dengan kebijakan atau persyaratan masing-masing instansi.

Pada persiapan penilaian akademik akan ada tes latihan soal, yang mana dari hasil latihan siswa dapat melakukan evaluasi. Pelajaran apa saja yang perlu dipertahankan atau ditingkatkan.

  1. Persiapan Tes Fisik 

Banyak calon taruna yang gagal masuk Akpol di tes fisik. Untuk itu, pelatihan fisik perlu disiapkan dari jauh hari agar bisa mengikuti serangkaian tes dengan baik.

  1. Tes Psikotes  

Persiapan tes psikotes bukan tentang mencari jawaban paling benar. Tes persiapan berupa melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan persiapan yang berkaitan dengan karakter diri.

  1. Persiapan Medical Check Up dan Kesempatan  

Persiapan seleksi Akpol juga meliputi medical check up, karena penilaian tidak hanya berpusat pada satu aspek tes seleksi saja. Melainkan penilaian menyeluruh berdasarkan sarat masuk yang berlaku.

Untuk latihan kesamaptaan diperlukan dalam melatih konsistensi dan kekuatan fisik. Tujuannya agar siswa terbiasa melakukan aktivitas fisik secara teratur, misalnya dengan latihan push up, pull up, dan aktivitas latihan fisik lainnya.

Dari persiapan di atas untuk bisa lolos tes seleksi akpol perlu memperhatikan keseimbangan antara kemampuan akademik, fisik, psikotes, dan lainnya. Keseimbangan dibangun dengan kebiasaan belajar maupun menjaga kebugaran.

Oleh karena itu, bagi siswa SMP yang sudah memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke Akpol atau sekolah kedinasan, program pembinaan seperti CATAR menjadi salah satu hal yang menjadi bahan pertimbangan ketika memilih SMA.

Persiapan yang dilakukan sejak dini dengan pembinaan terstruktur menjadi ruang untuk membangun kedisiplinan dan memahami kemampuan diri. Tentunya dengan pendekatan yang mencakup pengembangan akademik, fisik, psikotes, SKD, MCU, dan kesamaptaan.

Program CATAR SMA Dwiwarna (Boarding School) menjadi salah satu bentuk pembinaan dalam mendukung cita-cita siswa melanjutkan pendidikan ke Akpol maupun sekolah kedinasan lainnya.