Scroll untuk baca artikel
Dunia Kampus

UPN “Veteran” Jakarta Kenalkan Gerak Fungsional Lansia melalui Senam Handuk di Benda Baru

×

UPN “Veteran” Jakarta Kenalkan Gerak Fungsional Lansia melalui Senam Handuk di Benda Baru

Sebarkan artikel ini
UPN “Veteran” Jakarta Kenalkan Gerak Fungsional Lansia melalui Senam Handuk di Benda Baru

DEPOKPOS – Indonesia saat ini tengah memasuki fase aging population. Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas di Indonesia telah mencapai 11,97%.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran lansia agar tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Kondisi serupa juga terlihat di RW 10 Kelurahan Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan. Data Pelayanan Kesehatan Posbindu Salam RW 10 mencatat terdapat 131 warga dalam kelompok usia 50 tahun ke atas, terdiri atas 19 orang berusia di atas 70 tahun, 70 orang berusia 60–70 tahun, dan 42 orang berusia 50–59 tahun.

Melihat kondisi tersebut, UPN “Veteran” Jakarta melalui tim pengabdian kepada masyarakat mengadakan program “Edukasi Gerak Fungsional untuk Kesehatan Lansia yang Sustainable dalam Kemandirian Ekonomi di Wilayah Kelurahan Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan” pada Rabu, 10 Juni 2026 di RW 10 Kelurahan Benda Baru yang diikuti oleh 35 peserta lansia.

Kegiatan pertama yang dilaksanakan yaitu pemeriksaan kesehatan. Tim mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan yang dibantu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jakarta melakukan pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan, serta membagikan kuesioner kesehatan SF-36 untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kualitas hidup peserta. Setelah itu,

Ketua Tim Pelaksana Risty Rahma Dafina, S.E., M.M., dan Ketua RW 10 Muhammad Basalamah turut menyampaikan sambutan. Peserta kemudian mengikuti pre-test untuk mengetahui pemahaman awal mengenai gerak fungsional dan aktivitas fisik yang aman bagi lansia.

Materi utama disampaikan oleh Purnamadyawati, S.St.FT, S.PD, M.Fis., dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya aktivitas fisik yang aman dan sesuai dengan kondisi fisik lansia.

Peserta juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan mengenai aktivitas fisik yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah pemaparan materi, peserta diajak mempraktikkan gerak fungsional melalui Senam Handuk. Dengan menggunakan handuk sebagai alat bantu, peserta melakukan gerakan olahraga ringan untuk membantu meregangkan otot, meningkatkan kelenturan sendi, dan melatih kekuatan.

Gerakan tersebut juga dapat dilakukan dalam posisi duduk sehingga dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi fisik peserta. Handuk yang digunakan dalam praktik kemudian diberikan kepada peserta untuk dibawa pulang agar gerakan yang telah dipelajari dapat kembali dilakukan secara mandiri di rumah.

Setelah mengikuti materi dan praktik Senam Handuk, peserta kembali mengikuti post-test untuk melihat perubahan pemahaman setelah mendapatkan edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata jawaban benar peserta mengalami peningkatan dari pre-test dan post-test.

Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 23,33% setelah mendapatkan materi dari narasumber.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan dari narasumber.

Sebagai bentuk apresiasi, tim pengabdian memberikan doorprize kepada peserta yang aktif selama sesi tersebut. Kegiatan kemudian diakhiri dengan makan bersama dan ramah tamah antara tim pengabdian kepada masyarakat UPN “Veteran” Jakarta dan warga RW 10 Kelurahan Benda Baru.

Edukasi dan praktik gerak fungsional yang diberikan diharapkan dapat membantu peserta tetap aktif menjaga kebugaran dan melakukan aktivitas fisik secara rutin sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Dengan gerakan yang sederhana dan dapat dilakukan di rumah, peserta dapat terus menerapkan apa yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. (Bika Nahyaa Punilya)