DEPOK – Tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok terbakar dan berdampak pada terganggunya layanan pengangkutan sampah. Akibatnya, sampah rumah tangga di sejumlah wilayah berpotensi menumpuk karena dua armada truk pengang sampah terbakar dan pengangkut lainnya berpotensi mengalami keterlambatan menuju lokasi pembuangan.
Kebakaran yang terjadi pada sebagian area TPA Cipayung memaksa aktivitas operasional di lokasi tersebut tidak berjalan normal. Kondisi ini berimbas langsung pada proses pengangkutan sampah dari permukiman warga menuju tempat pembuangan akhir.
Salah satu wilayah yang terdampak ialah RW 11 Kelurahan Rangkapan Jaya. Pengurus lingkungan menginformasikan jadwal pengangkutan sampah mengalami keterlambatan akibat akses dan aktivitas di TPA Cipayung yang masih terganggu pascakebakaran.
Warga pun diminta tidak membuang sampah sembarangan selama layanan belum kembali normal. Masyarakat diimbau menampung sementara sampah rumah tangga menggunakan kantong sampah berukuran besar untuk mencegah penumpukan di lingkungan permukiman.
“Sehubungan dengan adanya kebakaran sampah di TPA Cipayung yang menyebabkan sebagian area terbakar, pengangkutan sampah di wilayah RW 11 Rangkapan Jaya akan mengalami keterlambatan. Warga diimbau menampung sementara sampah menggunakan kantong sampah besar hingga kondisi kembali normal,” demikian imbauan yang disampaikan kepada warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kapan operasional TPA Cipayung akan sepenuhnya pulih. Warga berharap proses penanganan kebakaran dapat segera diselesaikan agar layanan pengangkutan sampah kembali berjalan normal dan tidak menimbulkan penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu kebersihan maupun kesehatan lingkungan.
