DEPOKPOS – Beberapa anak kehilangan semangat belajar karena terlalu asyik dengan game online, yang membuat mereka lebih tertarik bermain dibandingkan fokus pada pelajaran. Selain itu, terlalu sering bermain game online juga dapat mengurangi interaksi anak dengan teman sebaya di dunia nyata.
Jika tidak diawasi oleh orang tua, game online dapat membawa pengaruh negatif, seperti kecanduan, menurunnya minat belajar, hingga kurangnya waktu untuk istirahat. Dalam hal ini, peran orang tua sangat penting dalam mengelola waktu bermain game online dan membantu mereka menemukan kembali motivasi untuk belajar.
Dengan pendampingan yang tepat, orang tua dapat mendorong anak untuk lebih fokus pada hal-hal penting dalam kehidupan mereka, seperti pendidikan, kesehatan, dan membangun interaksi sosial yang sehat dengan teman sebaya.
Ada beberapa langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada game online dan mendorong anak agar kembali bersemangat dalam belajar
1. Bangun Suasana Belajar yang Menarik.
Pastikan tempat belajar anak nyaman, rapi, dan bebas dari gangguan seperti suara bising dari televisi atau musik. Suara bising dapat mengganggu konsentrasi anak sehingga sulit fokus dalam belajar.
Selain itu, gunakan media atau sumber belajar yang menarik, seperti alat bantu visual, permainan edukatif, atau buku bergambar, untuk meningkatkan minat anak dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.
2. Mengatur waktu bermain anak
Membatasi waktu bermain game online adalah langkah penting untuk membantu anak lebih fokus dalam belajar. Orang tua dapat menetapkan jadwal bermain, misalnya hanya diperbolehkan saat akhir pekan atau libur sekolah.
Selain itu, penggunaan timer dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk mengingatkan anak ketika waktu bermain sudah habis.
Dengan cara ini, anak tidak hanya belajar mengelola waktu mereka dengan lebih baik tetapi juga lebih fokus pada kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar, berolahraga, atau berinteraksi dengan keluarga dan teman. Pendekatan ini membantu menciptakan keseimbangan antara hiburan dan tanggung jawab
3. Berikan pujian dan Motivasi kepada anak
Memberikan pujian adalah cara yang efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri anak dan mendorong mereka untuk terus berkembang.
Pujian sebaiknya diberikan atas usaha yang mereka lakukan, bukan hanya berdasarkan hasil akhir. Misalnya, jika anak belajar dengan giat menjelang ujian, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan, sebagai orang tua, kita harus memberikan dukungan dan motivasi, bukan marah atau kecewa.
Dengan memberikan pujian atas usaha mereka, anak akan merasa dihargai dan lebih semangat untuk terus belajar, tanpa merasa takut atau terbebani oleh kegagalan. Hal ini akan membantu mereka untuk tetap termotivasi dan tidak mudah menyerah.
Aulia Retno Wulandari
