Strategi Pemasaran Kreatif di Balik Kesuksesan ‘Inside Out 2’

Strategi Pemasaran Kreatif di Balik Kesuksesan ‘Inside Out 2’

DEPOKPOS – ‘Inside Out 2’ merupakan sebuah sekuel yang sangat dinantikan dari film animasi sukses ‘Inside Out’ yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan disutradarai oleh Kelse Mann. Pada film pertama, ‘Inside Out’ mendapat pujian luas dari kritikus dan penonton. Film ini dipuji karena konsepnya yang inovatif, cerita yang menyentuh, dan animasi yang menakjubkan.

‘Inside Out 2’ telah tayang di bioskop pada Jumat, 14 Juni 2024. Film animasi ini akan mencatat sebagai salah satu pembukaan terbesar untuk film animasi di bioskop domestik Amerika Utara, dengan pendapatan pekan sebesar 155 juta dolar AS. Setelah mengalami tahun-tahun sulit yang dimulai saat pandemi Covid-19, pencapaian ini memberi Pixar Animation Studios kabar baik.

Seperti pada film pertama, ‘Inside Out 2’ akan menceritakan tentang eksplorasi emosi manusia. Film ini melanjutkan perjalanan Riley yang sekarang beranjak remaja berusia 15 tahun, menghadapi berbagai perubahan yang datang dengan masa remaja, seperti perselisihan dalam persahabatan, tekanan sekolah, dan dinamika keluarga yang semakin kompleks.

Konflik utama muncul ketika pusat kendali di dalam pikiran Riley mengalami perubahan besar. Emosi-emosi baru mencoba menguasai situasi, menyebabkan ketegangan dan kebingungan. Joy dan Sadness menyelidiki pikiran Riley yang lebih kompleks dalam upaya untuk menstabilkannya. Mereka menemukan bahwa kenangan masa kecil Riley diubah dan diwarnai oleh pandangan barunya sebagai remaja. Untuk menyusun ulang pusat kendali dan membantu Riley memahami perasaannya yang semakin kompleks, mereka harus bekerja sama dengan emosi-emosi baru.

Sepanjang perjalanan, Joy dan Sadness menemukan fakta bahwa setiap emosi, termasuk yang baru, memiliki peran dalam membentuk identitas Riley dan membantu dia beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam hidupnya. Sementara itu, emosi-emosi yang tersisa di pusat kendali harus belajar bekerja sama dengan emosi-emosi baru untuk menjaga keseimbangan mental Riley. Pada akhirnya, Riley belajar untuk menerima dan memahami semua emosinya, menyadari bahwa meskipun masa remaja penuh dengan tantangan, itu adalah bagian penting dari pertumbuhannya.

Mengingat kesuksesan dari film pertama, ‘Inside Out 2’ didukung penuh untuk melakukan promosi besar-besaran. Strategi pemasaran yang dilakukan untuk film ini akan mencakup beberapa elemen penting yang berfokus pada meningkatkan jangkauan audiens dan menciptakan buzz yang signifikan sebelum dan selama periode rilis.

Strategi Pemasaran Film ‘Inside Out 2’

Berikut merupakan beberapa strategi pemasaran yang diambil oleh Pixar Animation Studios:

1. Teaser dan Trailer

Teaser pertama ‘Inside Out 2’ dirilis setahun sebelum tanggal rilis film untuk mulai membuat penggemar penasaran. Trailer penuh dirilis beberapa bulan sebelum peluncuran untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang cerita dan karakter. Tentunya, penggemar makin menantikan sekuel ini karena melihat banyak emosi-emosi baru yang relate dengan kehidupan saat remaja. Trailer akan diputar di bioskop sebelum film besar lainnya, serta di berbagai platform digital seperti YouTube.

2. Kampanye Media Sosial yang Kuat

Kolaborasi dengan banyak influencer dan content creator di platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Konten interaktif seperti pembuatan filter karakter ‘Inside Out 2’ untuk mengetahui emosi mana yang paling mencerminkan pengguna di TikTok, dan GIF atau stiker yang bisa dibagikan. Hal seperti ini akan menarik lebih banyak audiens yang penasaran dengan film tersebut.

3. Membuat Event Bertema ‘Inside Out 2’

Strategi pemasaran berikutnya adalah dengan membuat event di berbagai kota besar. Contohnya seperti pada bioskop XXI Lippo Mall Puri di Jakarta Barat yang menyajikan photo box bertema ‘Inside Out 2’. Tentunya hal ini menarik banyak penggemar yang penasaran untuk mencoba.

4. Kerja Sama Brand

Lakukan kerja sama dengan perusahaan terkenal. Sebagai contoh, perusahaan Funko, memproduksi berbagai koleksi figur terkait dengan karakter animasi ‘Inside Out’. Dengan memiliki merchandise yang menarik dan berkualitas, Pixar dapat memperluas jangkauan minat pasar dan menciptakan penggemar film lebih banyak.

5. Content Marketing

Membuat konten-konten kreatif terkait dengan film ‘Inside Out 2’ seperti video behind-the-scenes, wawancara dengan para pembuat film, dan konten-konten eksklusif lainnya untuk diterbitkan di situs web resmi dan kanal media sosial Pixel atau Disney. Pada platform TikTok penggemar akan melihat banyak konten menarik bertema ‘Inside Out 2’ dalam akun official Pixar. Hal ini dapat menarik perhatian para penggemar.

6. Outdoor Advertising

Strategi pemasaran film ‘Inside Out 2’ yang terakhir adalah menggunakan ruang terbuka untuk menyampaikan pesan kepada publik. Kita dapat lihat strategi marketing ini berjalan di Jakarta dengan memasang billboard poster resmi ‘Inside Out 2’ di berbagai jalan yang strategis, memasang iklan pada kendaraan umum seperti bus, kereta, dan taksi, serta di fasilitas transportasi umum seperti stasiun dan halte.

Dengan strategi pemasaran yang baik tersebut, film ‘Inside Out 2’ sukses meraih pendapatan mencapai puluhan juta dolar sejak hari pertama dirilis. Bahkan, film yang diproduksi oleh Pixar dan Disney ini menghasilkan 140 juta dolar AS di bioskop internasional dan menghasilkan 295 juta dolar AS secara keseluruhan, menempatkannya sebagai salah satu film animasi yang paling banyak diputar.

Wandira Aulia, Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait