UI Terima Kunjungan dari Kampus Korea Selatan

Hubungan kerja sama antara UI dan Ajou Universiy sudah terjalin lama

DEPOKPOS –  Universitas Indonesia (UI) terima kunjungan perwakilan Ajou University yang berlokasi di Suwon, Korea Selatan, pada Selasa (13/06). Kedatangannya di Gedung Pusat Administrasi Universitas, Kampus UI Depok, disambut oleh Sekretaris Universitas UI, dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D., bersama para pimpinan bidang terkait dengan potensi kerja sama yang tengah dijajaki.

Hubungan kerja sama antara UI dan Ajou Universiy sudah terjalin lama yang diformalkan melalui Memorandum of Understanding (MoU) pada 2017, terkait kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian. Kerja sama ini mencakup Academic and Non-Academic Staff Program, Joint Research Program, Exchange Program, dan Student Program.

“Kami harap kerja sama ini dapat diperluas tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga riset dan inovasi yang bisa dikembangkan oleh sivitas akademika di dua universitas,” ujar dr. Agustin.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN UGM Mengajarkan Tarian Tradisional Nusantara ke Anak-anak Konawe Selatan

Vice-President for lnternational Affairs Ajou University, Professor Shingoo Kang, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan UI dan sependapat dengan Agustin untuk memperluasnya. Ia tertarik menjalin kemitraan lebih lanjut dengan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea yang sudah eksis di UI sejak 2006. “Keberadaan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea di UI bukanlah hal yang mengejutkan mengingat UI adalah universitas terbaik di Indonesia. Ajou University baru saja merayakan ulang tahun yang ke-50, sehingga ini menjadi kesempatan yang baik bagi kami untuk meningkatkan kemitraan dengan UI,” kata Prof. Shingoo.

Secara khusus, dr. Agustin menjelaskan tiga program double degree yang diselenggarakan UI. Pertama, Double Degree for Undergraduate Program. Pada program ini, pembelajaran dilakukan selama empat tahun di dua universitas sekaligus dengan dua gelar yang berbeda. Misalnya, mahasiswa menyelesaikan Bachelor of Arts di UI selama dua tahun dan pada tahun berikutnya menyelesaikan Bachelor of Economics di universitas mitra.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN UGM Gelar Aksi Bersih Sampah di Pantai Congot

Program kedua adalah Double Degree for Graduate Program. Mahasiswa dapat belajar selama dua tahun di dua universitas sekaligus dan mendapat dua gelar yang berbeda. Sementara itu, pada program ketiga, yaitu Double Degree Undergraduate-Graduate Program, mahasiswa bisa memperoleh dua gelar yang berjenjang, misalnya mahasiswa mengambil program sarjana di UI dan program pascasarjana di universitas mitra. Terkait program ini, Prof. Shingoo menyebut bahwa UI dan Ajou University memiliki kesamaan karena Ajou University memiliki program double degree yang implementasinya kurang lebih sama dengan UI.

Selain program pendidikan, delegasi kedua universitas juga membahas kolaborasi riset yang mungkin dikembangkan. Pada diskusi tersebut turut hadir Kepala Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr. Gunawan, S.T., M.T.; Kepala Biro Humas dan KIP, Dra. Amelita Lusia, M.Si.; perwakilan dari Unit Riset Akademik dan Publikasi, Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG), Dr. Phil in Eng. Irene Sondang Fitrinitia; dan perwakilan dari Unit Riset dan Kerja Sama, Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL), Yenne Aria Adhi Karai, S.E., M.E. Kedua delegasi membahas rencana kerja sama di bidang transportasi. Kerja sama pengelolaan transportasi ini penting dilakukan mengingat kedua universitas berlokasi di daerah urban dan sama-sama berfokus untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan hijau.