Resensi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”

Identitas Film

⦁ Judul Film : Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
⦁ Produser Film : Anggaria Karisma
⦁ Sutradara Film : Angga D. Sasongko
⦁ Pemain Film : Rio Dewanto, Sheila Dara Aisha, Rachel Amanda, Donny Damara, Ardhito Pramono, Chicco Jerikho
⦁ Durasi Film : 120 Menit
⦁ Genre : Drama
⦁ Tahun Rilis : 2020
⦁ Penulis Naskah : Marcella
⦁ Produksi : Falcon Pictures

Sinopsis Film

Film ini berkisah mengenai kehidupan keluarga Narendra. Keluarga ini terlihat seperti gambaran keluarga yang begitu bahagia dengan ketiga anak mereka, Angkasa yang merupakan anak sulung, Aurora si anak tengah, dan Awan si anak bungsu. Sebagai anak bungsu, wajar jika Awan selalu lebih diperhatikan oleh ayah dan ibu mereka sejak ia kecil hingga dewasa.

Namun setelah beranjak dewasa, Awan seolah ingin menjalani hidup dengan keputusan dan kemampuannya sendiri. Setelah gagal mendapat karir yang ia impikan, Awan kemudian bertemu dengan Kale, sosok pria yang mengajarinya banyak hal dan membuatnya jatuh cinta. Namun pertemuan  Awan dengan Kale membuat keluarganya, terutama ayah mereka merasakan perubahan sikap Awan.

Sang ayah ingin Awan kembali menjadi anak kesayangannya. Sementara di sisi lain, Angkasa dan Aurora juga memiliki permasalahan mereka masing-masing. Aurora yang menjadi anak tengah seringkali merasa bahwa ia tidak pernah diperhatikan. Bahkan hingga ia telah berhasil mewujudkan pameran impiannya, ia tetap merasa bahwa Ayah dan Ibu tak pernah memperhatikannya.

Begitu pula Angkasa, anak sulung yang seakan mendapat banyak beban untuk menjadi contoh yang baik bagi dua adik-adiknya. Dibalik sosoknya yang selalu berusaha kuat, nyatanya Angkasa juga tetap bisa merasa rapuh hingga ia akhirnya tak sanggup untuk terus menahan rahasia yang sudah disimpannya sejak lama.

Semua konflik batin yang dirasakan ketiga anak keluarga Narendra pada akhirnya tak tertahankan. Hal tersebut akhirnya membuat satu rahasia terbesar yang mereka simpan sejak lama harus terungkap. Selama bertahun-tahun, sang ibu rupanya menyimpan kesedihan mendalam akan meninggalnya satu anak mereka, yang tak lain merupakan kembaran Awan.

Selama ini, hanya Angkasa yang mengetahui tentang rahasia tersebut dan memendamnya sendirian. Setelah semua rahasia masing-masing anggota keluarga terungkap, barulah mereka bisa saling berdamai dengan diri sendiri dan menerima tentang ketidaksempurnaan masing-masing.

Ulasan Film

Keunggulan :

Visual pada film NKCTHI memiliki shot gambar yang sangat bagus sehingga penonton dapat memahami makna dari setiap adegan di filmnya. Ditambah dengan background soundtrack yang dapat membangkitkan emosi para penonton. Akting dari pemain-pemain NKCTHI juga tidak canggung dan tampil dengan apik. Salah satu yang menarik perhatian adalah akting Sheila Dara Aisha sebagai anak tengah yang benar-benar menunjukkan emosional dan struggle-nya. Oka Antara dan Donny Damara sebagai ayah dari ketiga anak juga pandai menunjukkan perasaannya sebagai seorang ayah.

Kekurangan :

Beberapa adegan dalam film banyak yang dirasa tidak perlu dan tidak penting sehingga film ini berjalan pelan dan membuat penonton kehilangan fokus pada cerita utama. Beberapa pilihan lagu yang menjadi latar juga tidak perlu dalam beberapa adegan. Film ini saya rasa terletak pada dialog antar tokoh dalam film. Sering saat saya sedang hanyut dalam cerita yang dibawakan, dialog antar tokoh yang acap kali terdengar tidak natural dan terkesan terlalu terburu-buru dalam menyampaikan pesan yang ingin disampaikan oleh sang sutradara, membuat saya hilang fokus dan sadar bahwa saya hanya menonton sebuah film. Hal ini membuat saya kehilangan perasaan relatable terhadap tokoh yang sedang berdialog dan mengurangi immersion akan film yang sedang dinikmati.

Simpulan:

NKCTHI menjadi film keluarga yang paling mengharukan, menyentuh hati, dan mendamaikan jiwa — tepat untuk menjadi hidangan pembuka bagi setiap keluarga yang mendambakan keterbukaan dan kenyamanan lebih lagi antar anggota keluarga.

Film ini layak ditonton karena tema film ini sangat berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Film ini menyampaikan pesan agar selalu menyayangi satu sama lain tanpa membandingi satu sama lain serta selalu memiliki komunikasi yang baik dengan keluarga.