Oase  

Membangun Keluarga Kuat dan Bahagia

Membangun keluarga yang kuat dan bahagia harus punya landasan yang kuat

DEPOKPOS – Di hadapan sekitar 100 Muslimah, Ustadzah Euis Pujasari mengungkapkan bahwa untuk membangun keluarga yang kuat dan bahagia harus punya landasan yang kuat.

“Untuk membangun keluarga yang kuat dan bahagia kita harus mempunyai landasan yang kuat, mau mengkaji Islam kaffah dengan baik, serta hukum-hukum yang berlandaskan Al-Qur’an dan As Sunnah wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya dalam Kajian Muslimah Tematik: Membangun Keluarga Kuat dan Bahagia, Ahad, (4/6/2023) di Masjid Al-Ikhlas, Parung Bingung, Depok.

BACA JUGA:  Investasi Akhirat: Zakat Pondasi Kekuatan Ekonomi Umat

Menurutnya, dalam pernikahan yang kuat dan kokoh itu Allah SWT Ridha maka akan terbentuk pernikahan yang sakinah, mawadah dan warahmah sehingga pondasi yang dibangun dalam rumah tangga kita tahan akan ujian-ujian yang Allah berikan. “Seperti halnya Istri Rasulullah Siti khadijah yang merelakan harta bendanya untuk berdakwah di jalan Allah,” jelasnya.

Lalu, ia pun membacakan ayat suci Al-Qur’an surah ar-Rum ayat ke 21 yang artinya,”Dan di antara tanda-tanda (kebesaran-Nya) ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan tenteram kepadanya dan menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.”

BACA JUGA:  Mendapatkan Keberkahan di Bulan Ramadhan

“Tujuan menikah di dalam Islam bukan sekadar memiliki keturunan tapi mencetak generasi sesuai dengan tuntunan syariat Islam, meningkatkan taraf ekonomi, meningkatkan kesejahteraan dan memberikan perlindungan, mau mengkaji Islam beserta hukum-hukumnya,” terangnya.

Ia pun menambahkan, “Keluarga kuat harus dibangun dan bertumbuh di atas ajaran Islam sebagai landasan atau pondasi untuk membangun sebuah keluarga seperti halnya suami sebagai pemimpin yang mampu melindungi, mendidik istri dan anaknya agar taat kepada Allah dan syariat Islam sehingga terbentuklah istri yang Shalihah dan anak-anak yang berbakti dan meraih kebahagiaan.”

BACA JUGA:  Pemimpin Terbaik Lahir dari Generasi Terbaik

“Walaupun faktanya banyak sekali masalah penyebab hancurnya hubungan rumah tangga karena dari segi ekonomi, perselingkuhan, pihak ketiga atau bahkan masalah yang lain itu semua disebabkan karena adanya sistem kapitalisme dan sekularisme yang merusak semua tatanan kehidupan di masyarakat sehingga kita harus mampu memperbaiki keadaan itu dengan cara mengkaji Islam kaffah dengan menyeluruh dan hukum-hukum syara harus kita jalani sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah,” pungkasnya.[]Nurhayati