<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Syiah &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/syiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2026 23:05:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1787875280/cropped-depokpos/cropped-depokpos.jpg?_i=AA</url>
	<title>Syiah &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Saudi Bombardir Houthi Yaman dengan 37 Serangan dalam 24 Jam</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/saudi-bombardir-houthi-yaman-dengan-37-serangan-dalam-24-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 23:05:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Houthi]]></category>
		<category><![CDATA[Syiah]]></category>
		<category><![CDATA[Yaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103926</guid>

					<description><![CDATA[YAMAN &#8211; Arab Saudi dilaporkan menggempur Yaman sebanyak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YAMAN</strong> &#8211; Arab Saudi dilaporkan menggempur Yaman sebanyak 37 serangan dalam 24 jam pada Jumat (18/9) dini hari, menargetkan posisi Houthi.</p>
<p>Juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi Yahya Saree mengatakan jet tempur Saudi F-15 melakukan 37 serangan dalam 24 jam terakhir, demikian dikutip Tasnim News.</p>
<p>Serangan itu, lanjut dia, terjadi di Provinsi Taiz dan Hajjah, Yaman. Imbas operasi tersebut, beberapa orang tewas dan yang lain mengalami luka-luka.</p>
<p>Sementara itu, pemimpin Houthi Sayyed Abdul Malik al Houthi mengatakan Arab Saudi terus melakukan agresi dan pengepungan terhadap Yaman di bawah pengawasan AS dan dan hasutan Israel.</p>
<p>Meski di bawah gempuran, Abdul Malik optimis rakyat Yaman tetap berkomitmen untuk menghadapi kampanye berkepanjangan dari musuh-musuhnya.</p>
<p>&#8220;Kemenangan yang sudah diraih datang dengan pertolongan Tuhan dan dalam kerangka perjuangan rakyat kita yang adil,&#8221; kata dia.</p>
<p>&#8220;Rakyat kita tercinta terus menghadapi agresi musuh dan pengepungan tidak adil yang dikenakan pada negara mereka; kita berada di tahun kedua belas perang dan pengepungan ini,&#8221; imbuh Abdul Malik.</p>
<p>Lebih lanjut, Abdul Malik mengatakan Houthi tak pernah memulai perang dan tetap berada dalam posisi bertahan. Menurut dia eskalasi terbaru dimulai saat Riyadh meluncurkan serangan ke bandara Sanaa.</p>
<p>Laporan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara Saudi dan Houthi. Milisi itu sebelumnya menggempur pipa Riyadh dan pangkalan udara negara Teluk ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/01/israel-bombardir-tenda-pengungsian-di-khan-younis-gaza-1769916589274_169.jpeg?w=400&#038;q=90" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Remaja di Suriah Ditangkap dan Dihukum Mati Rezim Al Assad</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/10/puluhan-remaja-di-suriah-ditangkap-dan-dihukum-mati-rezim-al-assad/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 10:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Bashar Al Assad]]></category>
		<category><![CDATA[Suriah]]></category>
		<category><![CDATA[Syiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=77665</guid>

					<description><![CDATA[SURIAH &#8211; Pemerintahan rezim Syiah Suriah dibawah pimpinan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>SURIAH</strong></a> &#8211; Pemerintahan rezim Syiah Suriah dibawah pimpinan Presiden Bashar Al Assad disebut menahan hingga menghukum mati remaja-remaja dengan menuduh mereka terjaring terorisme.</p>
<p>Sebuah investigasi yang dilakukan Syrian Investigative Journalism Unit (SIRAJ) menemukan bahwa pemerintah Suriah pada 2011 menangkap anak-anak di bawah usia 18 tahun dan mengeksekusi mereka ketika sudah mencapai usia legal.</p>
<p>Sebuah tim yang terdiri dari jurnalis investigasi dan pengamat melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan sumber di pemerintahan dan wawancara eksklusif dengan keluarga korban.</p>
<p>Mereka juga mendapatkan temuan itu dari sumber-sumber terbuka seperti unggahan di media sosial.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan, mereka menemukan daftar nama 25 anak Suriah di bawah umur yang hilang, yang kemudian dikirim ke pengadilan militer dan berakhir dieksekusi mati.</p>
<p>Hasil penyelidikan mengonfirmasi bahwa anak-anak dalam daftar tersebut dihilangkan secara paksa oleh pasukan rezim pemerintah dan dinas keamanan.</p>
<p>&#8220;Anak-anak tersebut juga menjadi sasaran penyitaan harta benda baik bergerak maupun tidak bergerak padahal saat itu mereka masih di bawah umur,&#8221; demikian lapor Middle East Monitor (MEMO).</p>
<p>Tim investigasi juga mendapati bahwa rezim Suriah mengadopsi metode ilegal untuk menjatuhkan hukuman mati bagi anak-anak tersebut menggunakan Undang-Undang Anti-Terorisme.</p>
<p>&#8220;Penyerahan tahanan ke pengadilan militer jelas mencerminkan tidak adanya supremasi hukum di Suriah,&#8221; kata pengacara Muhannad Sharabati, yang bekerja di Support Unit Syrian Legal Development Program (SLDP).</p>
<p>&#8220;Kekuasaan eksekutif, yang diwakili oleh pemimpin rezim, sepenuhnya mendominasi kekuasaan legislatif dan yudikatif, yang mengarah pada penerapan undang-undang dan pengadilan yang luar biasa yang tidak mematuhi standar hukum internasional, seperti pengadilan militer,&#8221; lanjut dia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://m.media-amazon.com/images/S/pv-target-images/bded91c5962bedb7807bbab0d52cc8d51d07e734a17090ae5f25183a03da9eba.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
