<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Sakit al-Shifa &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/rumah-sakit-al-shifa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Nov 2023 12:49:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1792449405/cropped-depokpos-2/cropped-depokpos-2.jpg?_i=AA</url>
	<title>Rumah Sakit al-Shifa &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rumah Sakit al-Shifa: Kami Dikepung, Kami tak Bisa Mengubur Jenazah</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2023/11/rumah-sakit-al-shifa-kami-dikepung-kami-tak-bisa-mengubur-jenazah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Nov 2023 12:49:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit al-Shifa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=60576</guid>

					<description><![CDATA[Kami akan membuat kuburan massal di dalam kompleks rumah sakit. Kita harus menguburkan jenazah-jenazah ini jika tidak, epidemi akan merebak."]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>&#8220;Kami akan membuat kuburan massal di dalam kompleks rumah sakit. Kita harus menguburkan jenazah-jenazah ini jika tidak, epidemi akan merebak.&#8221;</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/gaza"><strong>GAZA</strong></a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> – Militer <a href="https://www.depokpos.com/2023/10/who-mustahil-evakuasi-korban-kritis-dari-rumah-sakit-di-gaza/">Israel</a> telah membawa peperangan ke <a href="https://www.depokpos.com/2023/10/28-pekerja-medis-tewas-sejak-bomnardir-di-gaza-dimulai/">Rumah Sakit</a> al-Shifa, kompleks <a href="https://www.depokpos.com/2023/10/28-pekerja-medis-tewas-sejak-bomnardir-di-gaza-dimulai/">rumah sakit</a> terbesar di <a href="https://www.depokpos.com/2023/10/who-mustahil-evakuasi-korban-kritis-dari-rumah-sakit-di-gaza/">Gaza</a>, di mana ribuan orang yang terluka dan terlantar terjebak di tengah bombardir zionis <a href="https://www.depokpos.com/2023/10/who-mustahil-evakuasi-korban-kritis-dari-rumah-sakit-di-gaza/">Israel</a> yang brutal.</p>
<p>Doctors Without Borders, juga dikenal dengan nama Perancis Medecins Sans Frontieres atau MSF, memasok al-Shifa dengan obat-obatan dan peralatan yang masih ada dalam stoknya. Pada hari Sabtu pagi, LSM tersebut memposting di X bahwa mereka tidak dapat menghubungi stafnya di dalam rumah sakit dan “sangat prihatin” terhadap pasien dan petugas medis.</p>
<p>Sementara Fabrizio Carboni, Direktur Regional Palang Merah untuk Timur Dekat dan Tengah, mengatakan informasi yang keluar dari al-Shifa “menyedihkan”, dan menambahkan bahwa ribuan orang di kompleks tersebut perlu dilindungi sesuai dengan hukum perang.</p>
<p>Berbicara dari dalam rumah sakit pada hari Sabtu, wakil menteri kesehatan di Gaza, Monir al-Bashr, mengatakan bahwa orang-orang terpaksa menggali dengan tangan mereka untuk menguburkan jenazah di dalam kompleks rumah sakit.</p>
<p>“Kami dikepung, kami tidak bisa menguburkan jenazah kami. Kami akan membuat kuburan massal di dalam kompleks rumah sakit,” katanya kepada Al Jazeera,</p>
<p>“Kami tidak memiliki peralatan atau mesin untuk menggali kuburan. Kita harus menguburkan jenazah-jenazah ini jika tidak, epidemi akan merebak. Mayat-mayat ini telah tergeletak di jalan selama berhari-hari.”</p>
<p>Ketika pertempuran semakin intensif di gerbang depan rumah sakit, bagi Abu Salmiya, direktur rumah sakit, keadaannya suram.</p>
<p>“Kami benar-benar terputus dari seluruh dunia… Kami terdampar, kami mengirimkan banyak SOS ke seluruh dunia – tidak ada tanggapan, tidak ada tanggapan,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Sakit al-Shifa di Gaza Diserang Zionis, Ribuan Orang Terjebak</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2023/11/rumah-sakit-al-shifa-di-gaza-diserang-zionis-ribuan-orang-terjebak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Nov 2023 12:36:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit al-Shifa]]></category>
		<category><![CDATA[Zionis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=60572</guid>

					<description><![CDATA[Bayi-bayi di inkubator berjuang untuk hidup mereka ketika Israel mengepung kompleks rumah sakit]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Bayi-bayi di inkubator berjuang untuk hidup mereka ketika Israel mengepung kompleks rumah sakit</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/gaza"><strong>GAZA</strong></a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> –Militer Israel telah membawa peperangan ke Rumah Sakit al-Shifa, kompleks rumah sakit terbesar di Gaza, di mana ribuan orang yang terluka dan terlantar terjebak di tengah bombardir zionis Israel yang brutal.</p>
<p>“Kita hanya beberapa menit lagi menuju kematian,” kata Muhammad Abu Salmiya, direktur Rumah Sakit al-Shifa dilansir Al Jazeera dari dalam fasilitas yang terkepung pada hari Sabtu, di mana operasi harus dihentikan setelah kehabisan listrik dan bahan bakar.</p>
<p>Abu Salmiya mengatakan gedung al-Shifa menjadi sasaran dan siapa pun yang bergerak di dalam kompleks rumah sakit akan diserang oleh penembak jitu Israel.</p>
<p>“Salah satu anggota kru medis yang mencoba mencapai inkubator untuk memberikan bantuan kepada bayi yang lahir di dalamnya ditembak dan dibunuh,” katanya. “Kami kehilangan seorang bayi di inkubator, kami juga kehilangan seorang pemuda di unit perawatan intensif,” ujarnya.</p>
<p>Wakil Menteri Kesehatan Gaza Dr Youssef Abu al-Reesh, yang saat ini berada di dalam Rumah Sakit al-Shifa, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa semua generator dimatikan dan semua sumber listrik sekarang padam di rumah sakit.</p>
<p>“Kami memiliki 39 bayi baru lahir di inkubator, bayi-bayi itu berjuang melawan kematian,” katanya.</p>
<p>Dia juga mengatakan penembak jitu ditempatkan di sekitar kompleks dan orang-orang di dalamnya tidak dapat bergerak bebas.</p>
<p>“Tembakan dahsyat terdengar di sekitar rumah sakit, unit perawatan intensif menerima mortir beberapa menit yang lalu… Darah ada dimana-mana, di lantai, kami bahkan tidak bisa membersihkannya,” tambahnya.</p>
<p>Berlokasi di lingkungan Rimal utara, al-Shifa menjadi rumah sakit pada tahun 1946, mengalami perluasan berturut-turut. Fasilitas ini telah menjadi penyelamat bagi orang-orang yang mencari bantuan medis darurat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
