<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rafah &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/rafah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 May 2024 08:21:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1792449405/cropped-depokpos-2/cropped-depokpos-2.jpg?_i=AA</url>
	<title>Rafah &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekjen PBB Kutuk Serangan Israel ke Kamp Pengungsi di Rafah</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/05/sekjen-pbb-kutuk-serangan-israel-ke-kamp-pengungsi-di-rafah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2024 08:21:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=69162</guid>

					<description><![CDATA[PALESTINA &#8211; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>PALESTINA</strong> </a>&#8211; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam keras serangan Israel ke sebuah kamp pengungsi di Rafah, yang menewaskan 45 warga Palestina, kata juru bicaranya pada Selasa (28/5).</p>
<p>Guterres juga telah mengutuk keras serangan udara Israel pada Minggu (26/5) di Rafah yang menghantam tenda-tenda yang dihuni oleh para pengungsi. Dia sangat terpukul melihat para korban yang tewas dan terluka, termasuk banyak korban anak kecil, ungkap juru bicara (jubir) Guterres, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan.</p>
<p>Seperti yang telah dikatakan Guterres sebelumnya, prahara dan penderitaan tersebut harus segera dihentikan, sebut pernyataan itu.</p>
<p>&#8220;Guterres kembali menegaskan permintaannya untuk gencatan senjata sesegera mungkin dan pembebasan semua sandera secepatnya dan tanpa syarat. Dia mengingatkan kembali perintah terbaru Mahkamah Internasional, yang bersifat mengikat dan harus dipatuhi&#8221;.</p>
<p>Mahkamah Internasional telah memerintahkan Israel untuk menghentikan serangan militernya di Rafah.</p>
<p>Otoritas Israel harus mengizinkan, memfasilitasi, dan memungkinkan pengiriman bantuan pasokan kemanusiaan secara cepat, aman, dan tanpa hambatan kepada mereka yang membutuhkan dan semua titik penyeberangan harus dibuka.</p>
<p>Organisasi-organisasi kemanusiaan harus memiliki akses kemanusiaan yang penuh, cepat, aman, dan tanpa hambatan guna menjangkau semua warga sipil yang membutuhkan di seluruh Gaza, kata pernyataan itu.</p>
<p>&#8220;Kita harus bekerja dengan cepat untuk memulihkan keamanan, martabat, dan harapan bagi penduduk yang terdampak. Hal ini akan membutuhkan upaya-upaya mendesak agar dapat mendukung dan memperkuat pemerintah Palestina yang baru serta lembaga-lembaganya, termasuk mempersiapkan Otoritas Palestina untuk mengambil alih tanggung jawabnya di Gaza. Kita juga harus bergerak maju dengan langkah-langkah nyata dan bersifat permanen guna menciptakan sebuah spektrum politik,&#8221; menurut pernyataan tersebut.</p>
<p>Prahara dan penderitaan selama tujuh bulan terakhir memperkuat kebutuhan mutlak bagi warga Israel, Palestina, negara-negara di kawasan tersebut, serta komunitas internasional yang lebih luas untuk mengambil langkah-langkah mendesak yang akan memungkinkan semua pihak agar kembali terlibat dalam jalur politik yang telah lama tertunda demi mencapai solusi dua negara. PBB akan terus mendukung semua upaya tersebut, dalam pernyataan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gaza Utara hingga Rafah di Bombardir Israel, Korban Tewas Meningkat</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/05/gaza-utara-hingga-rafah-di-bombardir-israel-korban-tewas-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 May 2024 02:46:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68584</guid>

					<description><![CDATA[Sedikitnya 10 orang tewas dan banyak yang terluka, termasuk anak-anak]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>PALESTINA</strong></a> &#8211; Kantor berita negara Palestina Wafa melaporkan bahwa puluhan orang tewas dalam serangan di Gaza, termasuk jurnalis lokal Bahaa Okasha, yang tewas bersama istri dan putranya dalam serangan Israel terhadap rumah mereka di kamp pengungsi Jabalia.</p>
<p>Wafa melaporkan bahwa sedikitnya 10 orang tewas dan banyak yang terluka, termasuk anak-anak, dalam pemboman Israel terhadap sebuah rumah milik keluarga al-Khatib di kota az-Zawayda di Gaza tengah.</p>
<p>Pesawat-pesawat tempur dan artileri Israel juga menyerang wilayah tengah dan timur kota Rafah di selatan, yang dilaporkan kini dikepung oleh militer Israel ketika operasi darat yang telah lama dikhawatirkan semakin meningkat.</p>
<p>Korban jiwa juga dilaporkan menyusul serangan Israel di Kota Gaza di utara, termasuk di rumah keluarga Siam, yang terletak di kawasan kota tua kota tersebut.</p>
<p>Al Jazeera Arab juga melaporkan tiga orang tewas dan sejumlah lainnya terluka di lingkungan Sabra dan Zeitoun di Kota Gaza.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Israel Serang Area Masjid di Rafah, 3 Tewas</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/05/israel-serang-area-masjid-di-rafah-3-tewas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 08:24:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68518</guid>

					<description><![CDATA[Rekaman video dari lokasi serangan memperlihatkan menara masjid runtuh dan dan dua jenazah terbungkus selimut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> &#8211; Pasukan penjajah Israel melakukan serangan diarea sebuah masjid di Rafah hingga menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai beberapa lainnya.</p>
<p>Hal itu disampaikan warga dan petugas medis di Rafah pada Kamis (9/5).</p>
<p>Rekaman video dari lokasi serangan memperlihatkan menara masjid runtuh dan dan dua jenazah terbungkus selimut.</p>
<p>Melansir Reuters, serangan udara Israel juga menyasar dua rumah di Sabra yang mengakibatkan 12 orang tewas termasuk perempuan dan anak-anak.</p>
<p>Korban yang tewas di antaranya komandan senior Brigade Al-Mujahidin dan keluarganya, serta keluarga pemimpin kelompok lainnya.</p>
<p>Seorang pejabat senior Israel mengatakan bahwa Israel akan melanjutkan operasinya di Rafah dan bagian lain Jalur Gaza sesuai rencana.</p>
<p>Penjajah Israel juga membombardir wilayah Rafah timur di tengah ancaman Presiden AS Joe Biden ke Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menghentikan kiriman senjata jika Israel menyerang Rafah.</p>
<p>Sementara itu di Gaza, Hamas dan Jihad Islam mengatakan pejuang mereka menembakkan roket anti-tank dan mortir ke tank-tank Israel yang berkumpul di pinggiran timur Rafah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nyata Genosida! Usai Dibombardir Serangan Udara, Pengungsi di Rafah Kini Hadapi Serangan Darat</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/02/nyata-genosida-usai-dibombardir-serangan-udara-pengungsi-di-rafah-kini-hadapi-serangan-darat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 03:24:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=65157</guid>

					<description><![CDATA[Israel semakin terang-terangan melakukan genosida di Rafah, selatan Gaza.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Israel semakin terang-terangan melakukan genosida di Rafah, selatan Gaza.</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/rafah"><strong>RAFAH</strong></a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> &#8211; Serangan brutal Israel ke wilayah pengungsi tersebut telah menewaskan setidaknya 100 warga Palestina yang mengungsi di perbatasan antara Gaza dan Mesir itu.</p>
<p>Melansir Al Mayadeen via Tribunnews, Senin (12/2/2024), Israel dilaporkan setidaknya telah melancarkan lebih dari 50 serangan udara di Rafah.</p>
<p>Rafah seketika berubah menjadi zona merah perang hanya dalam waktu satu jam.</p>
<p>Sumber-sumber medis Palestina mengungkap ada sekitar 100 warga yang tewas di Rafah.</p>
<p>Semenatara itu lebih dari 230 lainnya mengalami luka-luka.</p>
<p>Beberapa korban tewas dan terluka dibawa ke RS Abu Yousef Al-Najjar.</p>
<p>Dimana RS tersebut hanya memiliki 30 tempat tidur dan tidak mampu memberikan perawatan secara menyeluruh kepada para korban.</p>
<p>Mayoritas dari korban pembantaian besar-besaran yang dilakukan militer Israel ini merupakan warga sipil Palestina yang terdiri dari anak-anak dan perempuan.</p>
<p>Tim Medis Bulan Sabit Merah Palestina menyebut pesawat tempur Israel secara intensif menyerang Rafah.</p>
<p>Israel juga menargetkan Masjid al-Houda di kamp Yibna di Rafah, serta masjid al-Rahma.</p>
<p>Masjid-masjid tersebut diketahui merupakan salah satu tempat yang digunakan sejumlah besar pengungsi Gaza untuk berlindung.</p>
<p>Dilanjutkan dengan serangan darat</p>
<p>Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menegaskan niatnya melakukan serangan darat dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada Sabtu malam waktu setempat.</p>
<p>&#8220;Kami akan melakukannya,&#8221; katanya dengan media AS, ABC News, seraya menyebut bahwa rencana tersebut sedang dikerjakan, dikutip Al-Jazeera, Senin (12/2/2024).</p>
<p>Pernyataan itu muncul meskipun ada kekhawatiran internasional mengenai potensi pembantaian.</p>
<p>Diperkirakan 1,4 juta warga Palestina berdesakan di Rafah dan dikurung di perbatasan dengan Mesir, setelah diperintahkan oleh militer Israel untuk mengungsi dari rumah mereka di tempat lain di Jalur Gaza.</p>
<p>Dan kini, area pengungsian tersebut yang menjadi sasaran pemuas haus darah penjajah Israel</p>
<p>Diketahui, Rafah saat ini telah menjadi pusat perlindungan bagi lebih dari 1,9 juta warga Palestina.</p>
<p>Rafah juga merupakan koridor utama bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penuh Pengungsi, Mengapa Rafah jadi Sasaran Baru Penjajah Israel?</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/02/penuh-pengungsi-mengapa-rafah-jadi-sasaran-baru-penjajah-israel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 02:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=65146</guid>

					<description><![CDATA[Banyak pihak  meyakini hal tersebut hanya alasan untuk melakukan genosida terhadap warga Palestina dan mencaplok Gaza secara utuh, hal yang gagal dilakukan penjajah Israel sejak 1948.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Banyak pihak  meyakini hal tersebut hanya alasan untuk melakukan genosida terhadap warga Palestina dan mencaplok Gaza secara utuh, hal yang gagal dilakukan penjajah Israel sejak 1948.</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/rafah"><strong>RAFAH</strong></a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> &#8211; Alih-alih menghentikan agresi brutalnya yang telah menewaskan lebih dari puluhan ribu warga sipil Palestina di Gaza, penjajah Israel justru kembali melakukan genosida dengan dengan menargetkan warga Palestina yang mengungsi ke Rafah.</p>
<p>Perdana Menteri Benjamin Netanyahu malah mengumumkan pasukannya bakal terus melancarkan invasi darat yang menargetkan Kota Rafah.</p>
<p>Langkah Netanyahu ini dikecam dan ditentang komunitas internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), negara Arab seperti Arab Saudi dan Mesir, bahkan hingga Amerika Serikat dan negara Barat lain yang merupakan sekutu dekat Israel, setidaknya turut <em>-seolah-olah-</em> mengecam tindakan Israel ini.</p>
<p>Dikarenakan, Kota Rafah kini menjadi satu-satunya wilayah yang menampung jutaan warga yang terusir dari utara hingga tengah wilayah itu imbas agresi brutal penjajah Israel yang tak pandang bulu membunuh wanita dan anak-anak Palestina di utara Gaza.</p>
<p>Netanyahu bersikeras mengatakan kepada dunia bahwa serangan di Kota Rafah ini jadi kunci untuk menghancurkan pasukan Hamas.</p>
<p>Dikutip Al Jazeera, Tel Aviv mengklaim ada empat brigade utama Hamas yang bercokol di Rafah. Namun, banyak pihak meyakini hal itu hanya dalih Israel agar dapat menyerbu Rafah dan pada akhirnya mengusir warga Palestina dari wilayah itu.</p>
<p>Karena pada kenyataannya, dunia melihat bahwa Rafah justru dipenuhi pengungsi dari Gaza yang sebelumnya lebih dulu dibombardir penjajah Israel. Tak ada Hamas disana.</p>
<p>Banyak pihak  meyakini hal tersebut hanya alasan untuk melakukan genosida terhadap warga Palestina dan mencaplok Gaza secara utuh, hal yang gagal dilakukan penjajah Israel sejak 1948.</p>
<h3>Geografis Kota Rafah</h3>
<p>Kota Rafah berbatasan langsung dengan Mesir dan telah menjadi satu-satunya akses penyaluran bantuan kemanusiaan menuju Gaza sejak agresi Israel berlangsung.</p>
<p>Perbatasan Rafah digunakan untuk mengevakuasi warga sipil keluar Gaza.</p>
<p>Dikutip CNN, perbatasan Rafah merupakan satu-satunya titik penyeberangan dari Gaza menuju Mesir.</p>
<p>Sesuai namanya, kota ini berada di kegubernuran Rafah, wilayah paling selatan Jalur Gaza.</p>
<p>Mesir mengontrol ketat arus keluar masuk dari perbatasan Rafah yang kerap bergantung pada situasi keamanan dan politik.</p>
<p>Jika tidak terjadi konflik, perbatasan Rafah dibuka secara terbatas. Hanya warga Gaza yang memiliki izin dan warga negara asing yang dapat menggunakannya untuk melakukan perjalanan antara Gaza dan Mesir.</p>
<p>Rata-rata, 27.000 orang melintasi perbatasan setiap bulan pada tahun ini saat akses itu dibuka selama 138 hari dan kemudian ditutup selama 74 hari.</p>
<p>Meski penjajah Israel tidak memiliki kendali atas penyeberangan tersebut, seringkali Mesir menutupnya atas tekanan penjajah Israel ketika ada pengetatan pembatasan oleh Israel di Gaza.</p>
<p>Warga Gaza yang ingin melintasi perbatasan bahkan seringkali harus menunggu 30 hari hingga sekitar tiga bulan.</p>
<p>Perbatasan Rafah sempat ditutup pada awal konflik terbaru antara Hamas dengan Israel di Gaza meski ada tekanan internasional untuk membukannya.</p>
<p>Kini, dengan intervensi internasional dan mediasi Qatar, pintu utama Gaza-Mesir tersebut telah dibuka. Namun, perbatasan tidak dibuka secara bebas.</p>
<p>Hanya warga negara ganda dan memiliki paspor asing yang tinggal di Gaza yang bisa melewati perbatasan. Selain itu, orang-orang yang terluka dan membutuhkan bantuan perawatan di luar Gaza juga bisa melewati perbatasan itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rafah Digempur, Tak Ada Lagi Lokasi Pengungsi Tersisa</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/02/rafah-digempur-tak-ada-lagi-lokasi-pengungsi-tersisa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 11:08:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=65106</guid>

					<description><![CDATA[“Rafah sudah menampung hampir separuh penduduk Gaza. Sejak awal perang di Gaza, orang-orang telah mengungsi ke Rafah"]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>“Rafah sudah menampung hampir separuh penduduk Gaza. Sejak awal perang di Gaza, orang-orang telah mengungsi ke Rafah&#8221;</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/gaza"><strong>GAZA</strong></a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> &#8211; Kota rafah di Gaza bagian selatan yang selama ini menjadi tujuan pengungsi turut menjadi sasaran serangan penjajah Israel.</p>
<p>Rezim penjajah Israel mulai menggempur Kota Rafah yang berisi pengungsi dari segala penjuru Gaza secara intensif pada Senin pagi, sehingga menewaskan dan melukai ratusan warga sipil, termasuk sebagian besar anak-anak dan perempuan.</p>
<p>Nebal Farsakh, juru bicara Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tidak ada tempat lagi di Gaza yang bisa menjadi wilayah pengungsian warga Gaza, Palestina.</p>
<p>“Rafah sudah menampung hampir separuh penduduk Gaza. Sejak awal perang di Gaza, orang-orang telah mengungsi ke Rafah mengikuti perintah evakuasi Israel. Keluarga sudah mengungsi hingga 10 kali,” ujarnya.</p>
<p>“Pertanyaannya adalah – kemana orang harus pergi? Tidak ada tempat aman sama sekali dan tidak ada cara untuk mengungsi. Selain itu, infrastruktur yang rusak total, dan kurangnya transportasi juga membuat masyarakat tidak bisa pergi ke mana pun,” tambah Farsakh.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MSF: Serangan Darat Israel di Rafah Tak Boleh Berlanjut</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/02/msf-serangan-darat-israel-di-rafah-tak-boleh-berlanjut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 10:54:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=65102</guid>

					<description><![CDATA[Serangan darat Israel di Rafah akan menjadi bencana besar dan tidak boleh dilanjutkan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Serangan darat Israel di Rafah akan menjadi pembantaian besar dan tidak boleh dilanjutkan</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/gaza"><strong>GAZA</strong></a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> &#8211; Doctors Without Borders, sebuah badan amal medis yang juga dikenal dengan akronim Perancis MSF, mengatakan bahwa serangan darat Israel di Rafah akan menjadi pembantaian besar dan tidak boleh dilanjutkan.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔴 Gaza:</p>
<p>“Israel’s declared ground offensive on Rafah would be catastrophic and must not proceed.</p>
<p>As aerial bombardment of the area continues, more than a million people, many living in tents and makeshift shelters, now face a dramatic escalation in this ongoing massacre&#8230;</p>
<p>— MSF International (@MSF) <a href="https://twitter.com/MSF/status/1756951702316400659?ref_src=twsrc%5Etfw">February 12, 2024</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>“Seiring dengan berlanjutnya pemboman udara di wilayah tersebut, lebih dari satu juta orang, sebagian besar tinggal di tenda dan tempat penampungan sementara, kini menghadapi peningkatan dramatis dalam pembantaian yang sedang berlangsung ini,” katanya di X.</p>
<p>“Tidak ada tempat di Gaza yang aman, dan pengungsian paksa yang berulang kali telah mendorong orang-orang ke Rafah, di mana mereka terjebak di sebidang tanah kecil dan tidak punya pilihan,” tambahnya.</p>
<p>MSF juga mengatakan bahwa, sejak awal perang Israel di Gaza, tim medis dan pasien organisasi tersebut terpaksa dievakuasi dari sembilan fasilitas kesehatan berbeda di Jalur Gaza.</p>
<p>Dikatakan bahwa fasilitas MSF “mendapat serangan dari tank, artileri, jet tempur, penembak jitu dan pasukan darat, atau tunduk pada perintah evakuasi”.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Palestina jadi Korban dalam Serangan Penjajah Israel ke Rafah</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/02/ratusan-warga-palestina-jadi-korban-dalam-serangan-penjajah-israel-ke-rafah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 10:42:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rafah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=65099</guid>

					<description><![CDATA[Otoritas kesehatan di Rafah melaporkan pembunuhan tragis oleh militer Israel terhadap 100 lebih warga sipil]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Otoritas kesehatan di Rafah melaporkan pembunuhan tragis oleh militer Israel terhadap 100 lebih warga sipil</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/tag/gaza"><strong>GAZA</strong></a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina"><strong>PALESTINA</strong></a> &#8211; Rezim penjajah Israel mulai menggempur Kota Rafah di Gaza selatan secara intensif pada Senin pagi, sehingga menewaskan dan melukai ratusan warga sipil, termasuk sebagian besar anak-anak dan perempuan.</p>
<p>Otoritas kesehatan di Rafah melaporkan pembunuhan tragis oleh militer Israel terhadap 100 lebih warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, dan ratusan korban luka lainnya.</p>
<p>Para korban langsung dilarikan ke seluruh rumah sakit di Kota Rafah, demikian menurut otoritas kesehatan.</p>
<p>Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengungkapkan bahwa Rafah menyaksikan serangan udara sengit Israel di pusat kota, menghantam rumah-rumah warga di dekat kantor pusat PRCS.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Kuwait di Kota Rafah, Suhaib Al-Hams, mengaku pihak rumah sakit kewalahan menangani pasien yang terluka parah dan kekurangan obat serta pasokan.</p>
<p>Menurut sumber setempat, pesawat tempur Israel meluncurkan sekitar 40 serangan udara dan menargetkan sejumlah rumah dan masjid yang menampung para pengungsi. Penembakan artileri yang intens dan pemboman lewat jalur laut juga terjadi di Rafah, katanya.</p>
<p>Kendaraan sipil yang membawa para korban tiba di Rumah Sakit Kuwait di Rafah, sementara ratusan orang dievakuasi ke rumah sakit tersebut untuk berlindung dari pemboman, menurut sumber dan saksi setempat.</p>
<p>Masjid yang menjadi target pasukan Israel di antaranya Masjid Al-Rahma di Shaboura dan Al-Huda di kamp pengungsi Yibna, yang keduanya menampung ratusan keluarga pengungsi dan lebih dari 14 rumah berpenghuni.</p>
<p>Serangan udara Israel juga meluas ke wilayah di dekat perbatasan dengan Mesir.</p>
<p>Diperkirakan sekitar 1,4 juta warga dan pengungsi internal saat ini berada di Rafah setelah pasukan pendudukan Israel memaksa pindah ratusan ribu warga Palestina dari Gaza utara ke selatan pada awal agresi.</p>
<p>Pada hari ke-129 agresi, pasukan Israel terus menggempur Gaza melalui darat, laut, dan udara, yang menewaskan lebih dari 28.176 orang dan melukai 67.784 orang lainnya.</p>
<p>Sementara itu, ribuan korban lainnya masih terjebak di bawah reruntuhan dan jalanan lantaran pasukan Israel mencegat tim penyelamat untuk menjangkau mereka.</p>
<p>Menurut perkiraan awal, agresi Israel di Jalur Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober telah membunuh lebih dari 28.176 orang, kebanyakan warga sipil tak berdosa, dan melukai 68.000 lebih orang lainnya.</p>
<p>Yang lebih parah lagi, agresi Israel telah menyebabkan hampir dua juta orang terpaksa mengungsi dari seluruh wilayah di Jalur Gaza.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
