<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prudential Syariah &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/prudential-syariah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Aug 2025 06:23:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Top Management Prudential Tegaskan Komitmen untuk Dukung Pertumbuhan Indonesia</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/08/top-management-prudential-tegaskan-komitmen-untuk-dukung-pertumbuhan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 06:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Prudential]]></category>
		<category><![CDATA[Prudential Syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=90718</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Untuk menegaskan kembali dukungan berkelanjutan terhadap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Untuk menegaskan kembali dukungan berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial di Indonesia, jajaran top management Prudential plc melakukan sejumlah pertemuan dengan regulator, mitra bisnis, hingga tokoh nasional. Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk mempertegas dukungan Prudential terhadap pembangunan Indonesia, khususnya dalam memperluas akses perlindungan asuransi bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, pertemuan ini menekankan posisi Indonesia sebagai salah satu pilar utama yang sangat strategis dalam meningkatkan penetrasi asuransi jiwa di Asia.</p>
<p>CEO Prudential plc Anil Wadhwani, CEO Regional John Cai, didampingi Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez, dan Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, bertemu dengan Kepala Eksekutif Pengawas Asuransi, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, dan Deputi Komisioner Pengawasan Asuransi, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila. Prudential menyampaikan dukungan penuh terhadap Roadmap Asuransi OJK 2023–2027 yang diluncurkan oleh OJK guna membangun ekosistem industri asuransi yang lebih sehat, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional Indonesia, sejalan dengan misi Prudential guna mewujudkan perlindungan optimal di setiap kehidupan, untuk masa depan.</p>
<p>Prudential Indonesia dan British Chamber of Commerce (“BritCham”) di Indonesia bersama-sama menyelenggarakan acara santap malam eksklusif bertema “Strengthening Public-Private Partnership Towards Indonesia Emas 2045”. Dalam acara tersebut, CEO Prudential plc, Anil Wadhwani, Prudential plc Chair, Shriti Vadera, berkesempatan untuk bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, HMA Dominic Jermey CVO OBE, dalam kunjungannya ke Jakarta baru-baru ini. Beliau juga berkesempatan bertemu dengan pejabat pemerintah Indonesia, diantaranya Bonanza Perwira Taihitu, Penasehat Senior Bidang Politik dan Kesehatan Global, Kementerian Kesehatan, dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, serta para Senior Executive dari perusahaan-perusahaan anggota BritCham. Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut adalah Tony Benitez, Presiden Direktur Prudential Indonesia, dan Iskandar Ezzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah, beserta jajaran Direksi Prudential Indonesia dan Prudential Syariah.</p>
<p>Pertemuan ini menegaskan komitmen Prudential untuk memperkuat kolaborasi strategis antara Pemerintah dan Swasta di sektor kesehatan, dalam hal ini bersama-sama dengan Kementerian Kesehatan, yang sejalan dengan misi Prudential guna mewujudkan perlindungan optimal di setiap kehidupan, untuk masa depan. Prudential juga akan terus mendukung penguatan dan pengembangan sektor asuransi di Indonesia, yang merupakan pilar strategis bagi pertumbuhan Prudential di kawasan Asia.</p>
<p>Jajaran top management Prudential plc mengadakan jamuan santap malam bersama tamu kehormatan, yang merupakan tokoh nasional dan Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, serta para tamu undangan kehormatan lainnya dari Bank Indonesia, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Danantara, Dewan Ekonomi Nasional, World Bank, dan Bank Syariah Indonesia dalam rangka mempererat hubungan dan menjalin silaturahmi.</p>
<p>Dalam jamuan santap malam yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif, Prudential menegaskan komitmen dalam kontribusinya terhadap pembangunan nasional Indonesia, khususnya dalam memperluas akses perlindungan asuransi bagi seluruh lapisan masyarakat serta meringankan beban Pemerintah di sektor kesehatan melalui kemitraan strategis antara pemerintah dan swasta. Selain itu, pertemuan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pilar utama dan strategis dalam mendukung pertumbuhan asuransi jiwa di Asia.</p>
<p>Serangkaian pertemuan yang dilakukan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan top management Prudential dalam mempererat hubungan dengan para pemangku kepentingan utama di Indonesia, serta memperkuat peran Prudential dalam mendukung pertumbuhan di tanah air, guna mewujudkan perlindungan optimal di setiap kehidupan, untuk masa depan.</p>
<p>****</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prudential Syariah Ungkap Empat Faktor yang Memengaruhi Kontribusi Asuransi Kesehatan</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/07/prudential-syariah-ungkap-empat-faktor-yang-memengaruhi-kontribusi-asuransi-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 09:34:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Prudential Syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72500</guid>

					<description><![CDATA[Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat secara keseluruhan klaim asuransi kesehatan mengalami peningkatan sebesar 32,9% yoy]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.depokpos.com/">DEPOKPOS</a> &#8211; </strong>Industri asuransi di Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan, khususnya pada asuransi kesehatan. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat secara keseluruhan klaim asuransi kesehatan mengalami peningkatan sebesar 32,9% yoy, lebih tinggi dibanding klaim meninggal dunia1 . Hal ini sejalan dengan semakin banyak individu yang menyadari pentingnya perlindungan kesehatan di pasca pandemi. Dalam hal ini, asuransi kesehatan syariah pun kian diminati sebagai salah satu solusi untuk kebutuhan akses perlindungan kesehatan.</p>
<p>Asuransi kesehatan syariah merupakan bentuk pengelolaan proteksi kesehatan yang sesuai dengan nilai-nilai syariah, di mana konsep keadilan, transparansi, dan ketentuan berdasarkan hukum Islam menjadi dasar operasionalnya. Transparansi tergambarkan dari semua ketentuan, Kontribusi, dan manfaat dijabarkan secara jelas, sehingga Peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana Kontribusi mereka dikelola dan bagaimana manfaat akan diberikan.</p>
<p>Pengelolaan Dana Tabarru’ yang dilakukan oleh Prudential Syariah juga mencerminkan bahwa asuransi kesehatan syariah bukan hanya bentuk perlindungan finansial, tetapi juga mewujudkan semangat tolong-menolong dan kepedulian terhadap sesama, sehingga dapat meraih keberkahan dalam hidup.</p>
<p>“Kepemilikan asuransi kesehatan saat ini menjadi kebutuhan utama bagi setiap individu, tidak hanya untuk perlindungan namun juga wujud dari perencanaan finansial yang sehat di masa depan, Prudential Syariah hadir sebagai mitra yang amanah dalam mengelola perlindungan dan perencanaan keuangan untuk menghadapi setiap risiko kehidupan,” jelas Dwi Setiawati, Head of Operations Prudential Syariah.</p>
<p>Dalam memastikan keberlangsungan perlindungan yang amanah, perusahaan asuransi perlu mengevaluasi produknya secara berkala. Evaluasi ini menyesuaikan perkembangan kebutuhan masyarakat, kondisi pasar, dan biaya kesehatan. Penyesuaian tarif Kontribusi asuransi dilakukan untuk memastikan perusahaan terus dapat memenuhi komitmennya dalam melindungi dan memberikan layanan optimal kepada Peserta.</p>
<p>Umumnya, Kontribusi asuransi ditetapkan berdasarkan sejumlah faktor yang dilakukan secara berkala oleh perusahaan asuransi mengikuti perkembangan kondisi pasar dan biaya kesehatan.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa faktor yang memengaruhi Kontribusi asuransi kesehatan syariah:</p>
<p><strong>1. Inflasi Biaya Kesehatan</strong></p>
<p>Inflasi biaya kesehatan menjadi faktor utama yang memengaruhi kenaikan Kontribusi asuransi kesehatan syariah. Data dari survei Mercer Marsh Benefits (MMB) 2021-20232 menunjukkan bahwa inflasi biaya kesehatan di Indonesia meningkat hingga 13,6 persen pada tahun 2023, melampaui proyeksi inflasi biaya kesehatan di Asia sebesar 11,5 persen. Penyebab utama dari hal tersebut adalah lonjakan biaya tenaga kerja, teknologi medis, dan bahan baku di sektor kesehatan.</p>
<p>Selain itu, adanya dampak COVID-19 yang memicu peningkatan klaim kesehatan, Prudential Syariah menyadari hal ini sehingga penyesuaian Kontribusi perlu dilakukan untuk tetap memberikan perlindungan yang optimal bagi para Pesertanya di tengah kenaikan biaya kesehatan.</p>
<p><strong>2. Dinamika Industri Asuransi</strong></p>
<p>Kondisi industri asuransi menjadi faktor kedua yang memengaruhi kenaikan Kontribusi asuransi kesehatan syariah. Di Indonesia, permintaan asuransi yang meningkat karena tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan menyebabkan perusahaan asuransi syariah perlu meningkatkan kapasitas operasionalnya yang mencakup tenaga kerja, fasilitas, dan teknologi. Oleh karena itu, faktor dinamika industri menjadi pertimbangan penting dalam menetapkan tingkat Kontribusi asuransi kesehatan syariah.</p>
<p><strong>3. Pandemi dan Krisis Kesehatan</strong></p>
<p>Krisis kesehatan global, salah satunya endemi COVID-19, memberikan dampak signifikan pada kenaikan Kontribusi asuransi kesehatan syariah. Peningkatan klaim kesehatan dan kematian memaksa perusahaan asuransi syariah, termasuk Prudential Syariah untuk mengevaluasi risiko dan menyesuaikan Kontribusi. Penetapan status endemi juga meningkatkan kesadaran akan perlunya perlindungan asuransi kesehatan syariah saat ini.</p>
<p>Permintaan asuransi kesehatan yang meningkat mengharuskan perusahaan untuk menyediakan layanan yang lebih luas sehingga perlu dilakukan penyesuaian Kontribusi. Prudential Syariah akan senantiasa menginformasikan setiap penyesuaian Kontribusi dan memastikan bahwa perlindungan optimal tetap terjamin bagi para Pesertanya dalam menghadapi tantangan kesehatan global ini.</p>
<p><strong>4. Riwayat Kesehatan Peserta yang Diasuransikan</strong></p>
<p>Faktor terakhir penentu tarif Kontribusi yaitu riwayat kesehatan Peserta Yang Diasuransikan. Perusahaan asuransi syariah akan menyesuaikan Kontribusi asuransi kesehatan syariah yang harus dibayarkan oleh pihak Peserta Yang Diasuransikan sesuai dengan riwayat penyakit serius yang pernah mereka alami, seperti operasi besar atau kondisi medis kronis. Selain itu, perusahaan juga akan mempertimbangkan riwayat kesehatan keluarga Peserta dan risikonya dalam menentukan Kontribusi yang sesuai.</p>
<p>Berdasarkan informasi di atas, penyesuaian Kontribusi yang dilakukan perusahaan asuransi syariah bertujuan untuk memastikan Peserta tetap dapat menikmati layanan kesehatan yang maksimal. Dwi Setiawati, Head of Operations Prudential Syariah “Dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan, jangan biarkan risiko kesehatan mengintai tanpa perlindungan yang tepat. Asuransi kesehatan syariah menawarkan proteksi berbasis syariah yang membantu keluarga Indonesia menjalankan amanah kehidupan, meraih keberkahan di setiap kehidupan untuk setiap masa depan,” tutupnya.</p>
<p>Prudential Syariah senantiasa berkomitmen untuk memberikan akses perlindungan kesehatan bagi keluarga Indonesia dengan berbagai produk Asuransi Kesehatan Syariah, seperti PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah dan PRUWell Medical Syariah. Lebih dari itu, Prudential Syariah juga merilis Produk Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) yaitu PRULink Next Gen Syariah dan asuransi tambahan PRUWell Health Syariah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
