<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prinsip Manajemen &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/prinsip-manajemen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2026 05:53:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Penerapan Prinsip Manajemen dalam Membangun Bisnis Online di Kalangan Mahasiswa</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/10/penerapan-prinsip-manajemen-dalam-membangun-bisnis-online-di-kalangan-mahasiswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 05:53:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Prinsip Manajemen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=104919</guid>

					<description><![CDATA[Oleh Nurul Lia Pratama. Mahasiswi Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Perkembangan teknologi digital memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun bisnis online dengan lebih mudah. Melalui media sosial dan marketplace, mahasiswa dapat menawarkan produk atau jasa kepada konsumen tanpa harus memiliki toko fisik. Jenis usaha yang dijalankan pun beragam, mulai dari makanan ringan, pakaian, aksesori, produk kreatif, hingga jasa sesuai keterampilan yang dimiliki.</p>
<p>Meski terlihat praktis, bisnis online tetap membutuhkan pengelolaan yang baik. Banyaknya pesaing, perubahan tren, pengaturan modal, serta pembagian waktu antara kuliah dan usaha menjadi tantangan yang perlu diperhatikan. Karena itu, prinsip manajemen dapat menjadi panduan agar bisnis tidak hanya dimulai, tetapi juga dikelola secara terarah dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>Mengapa Prinsip Manajemen Penting bagi Mahasiswa?</strong></p>
<p>Prinsip manajemen membantu seseorang menentukan tujuan, mengatur sumber daya, menjalankan kegiatan, dan menilai hasil yang telah dicapai. Dalam bisnis online, penerapan manajemen membuat mahasiswa lebih mudah memahami prioritas, menggunakan modal secara bijak, dan mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan usaha.</p>
<p>Selain berpotensi memberikan penghasilan tambahan, menjalankan bisnis juga dapat menjadi sarana belajar secara langsung. Mahasiswa bisa melatih kreativitas, komunikasi, tanggung jawab, kemampuan melayani konsumen, dan keterampilan menyelesaikan masalah. Pengalaman tersebut dapat melengkapi pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.</p>
<p><strong>Menerapkan Fungsi POAC dalam Bisnis Online</strong></p>
<p>Salah satu cara menerapkan prinsip manajemen adalah melalui fungsi POAC, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling. Keempat fungsi ini saling berkaitan dan dapat digunakan meskipun usaha masih berskala kecil.</p>
<p>1. Perencanaan (Planning)</p>
<p>Langkah pertama adalah menentukan produk atau jasa yang akan ditawarkan, siapa target konsumennya, berapa harga jualnya, dan bagaimana cara mempromosikannya. Mahasiswa dapat melakukan riset sederhana dengan mengamati kebutuhan calon pembeli, melihat tren yang relevan, serta membandingkan produk pesaing. Perencanaan juga mencakup target penjualan dan jadwal usaha agar kegiatan bisnis tidak mengganggu perkuliahan.</p>
<p>2. Pengorganisasian (Organizing)</p>
<p>Setelah memiliki rencana, mahasiswa perlu mengatur waktu, modal, stok, dan tugas. Jika bisnis dijalankan bersama teman, pembagian tanggung jawab harus disepakati sejak awal, misalnya siapa yang mengelola promosi, mencatat transaksi, mengemas pesanan, dan menjawab pertanyaan pelanggan. Catatan keuangan yang teratur serta pemisahan uang pribadi dan uang usaha juga membantu pemilik bisnis memahami kondisi usahanya.</p>
<p>3. Pelaksanaan (Actuating)</p>
<p>Pada tahap pelaksanaan, rencana mulai diwujudkan melalui kegiatan nyata. Mahasiswa dapat membuat konten promosi yang menarik, mengunggah informasi produk secara konsisten, membalas pesan dengan sopan, dan memastikan pesanan diproses sesuai kesepakatan. Informasi mengenai harga, kualitas, ukuran, serta waktu pengiriman perlu disampaikan secara jujur agar konsumen merasa aman dan percaya.</p>
<p>4. Pengendalian (Controlling)</p>
<p>Pengendalian dilakukan dengan mengevaluasi hasil usaha. Mahasiswa dapat memeriksa jumlah pesanan, omzet, biaya, keuntungan, produk yang paling diminati, dan masukan pelanggan. Jika promosi mendapat banyak perhatian tetapi belum menghasilkan transaksi, strategi dapat diperiksa kembali, mulai dari harga, foto produk, deskripsi, hingga proses pemesanan. Evaluasi rutin membantu mahasiswa memperbaiki keputusan berdasarkan hasil yang nyata.</p>
<p><strong>Contoh Penerapan dalam Kegiatan Sehari-hari</strong></p>
<p>Sebagai contoh, seorang mahasiswa membuka usaha camilan yang dipasarkan melalui media sosial. Ia terlebih dahulu menghitung biaya bahan dan kemasan, menentukan harga jual, serta menetapkan target pembeli dari lingkungan kampus. Selanjutnya, ia menyusun jadwal produksi dan promosi yang menyesuaikan waktu kuliah. Setiap transaksi dicatat, sedangkan komentar pelanggan digunakan untuk menilai rasa, kemasan, dan pelayanan.</p>
<p>Apabila penjualan menurun, mahasiswa tersebut tidak langsung mengganti seluruh produknya. Ia dapat lebih dulu memeriksa data penjualan, meminta masukan pembeli, dan mencoba perubahan kecil pada konten atau jadwal promosi. Contoh ini menunjukkan bahwa pengelolaan bisnis memerlukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan secara berulang.</p>
<p><strong>Tantangan yang Perlu Diperhatikan</strong></p>
<p>Keterbatasan modal dan waktu menjadi tantangan yang sering dihadapi mahasiswa. Usaha dapat dimulai dari skala kecil sesuai kemampuan, sementara jadwal kerja dibuat realistis agar kewajiban akademik tetap menjadi prioritas. Mahasiswa juga perlu menjaga kualitas produk, melindungi data pelanggan, mengikuti aturan platform, dan menghindari promosi yang menyesatkan. Kepercayaan konsumen dibangun melalui pelayanan yang konsisten dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p><strong>Manajemen yang Baik Mendukung Bisnis Berkelanjutan</strong></p>
<p>Penerapan prinsip manajemen bukan berarti setiap keputusan akan selalu menghasilkan keuntungan. Namun, pengelolaan yang terarah membantu mahasiswa memahami masalah dan menentukan perbaikan yang diperlukan. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, mengenali kebutuhan pasar, mencatat keuangan, serta mengevaluasi hasil secara berkala, mahasiswa memiliki dasar yang lebih kuat untuk mengembangkan bisnis online.</p>
<p>Pada akhirnya, bisnis online dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kewirausahaan sekaligus menerapkan ilmu manajemen dalam kehidupan nyata. Keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya penjualan, tetapi juga dari proses belajar, tanggung jawab, dan kemampuan menjaga usaha agar terus berkembang tanpa mengabaikan pendidikan.</p>
<p><em>Nurul Lia Pratama</em><br />
<em>Mahasiswi Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1636696172/dho5e0bf61himratxt6d.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
