<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pasien &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/pasien/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Mar 2016 09:52:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>BPJS Depok Kembali Tolak Klaim Pengobatan Pesertanya</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2016/03/bpjs-depok-kembali-tolak-klaim-pengobatan-pesertanya/</link>
					<comments>https://www.depokpos.com/2016/03/bpjs-depok-kembali-tolak-klaim-pengobatan-pesertanya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2016 09:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[DKR]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=4874</guid>

					<description><![CDATA[Slamet Riyadi, warga Jalan Buni, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji ini diketahui menunggak iuran sebesar Rp25 ribu yang dipungut setiap bulan oleh BPJS.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_4875" aria-describedby="caption-attachment-4875" style="width: 590px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/03/20160315antarafoto-demo-pelayanan-bpjs-pasien-miskin-150316-ies.jpg" rel="attachment wp-att-4875"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-post-4874 wp-image-4875" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/03/20160315antarafoto-demo-pelayanan-bpjs-pasien-miskin-150316-ies.jpg" alt="Pihak BPJS Cabang Depok tetap menolak tuntutan demonstran terkait permintaan pencairan klaim asuransi BPJS Kesehatan salah seorang pesertanya, Slamet Riyadi." width="590" height="400" /></a><figcaption id="caption-attachment-4875" class="wp-caption-text">Pihak BPJS Cabang Depok tetap menolak tuntutan demonstran terkait permintaan pencairan klaim asuransi BPJS Kesehatan salah seorang pesertanya, Slamet Riyadi.</figcaption></figure>
<p>DEPOK &#8211; Menyusul aksi unjuk rasa dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Selasa (15/3) siang, Kepolisian Sektor Pancoran Mas dan Sabhara Polresta Depok menyiagakan 50 personel untuk mengamankan kantor BPJS di Saladdin Square, Depok.</p>
<p>Kepala Kepolisian Sektor Pancoran Mas, Komisaris Polisi Tata Irawan mengatakan, penjagaan dilakukan demi mencegah hal yang tidak diinginkan. Apalagi kemarin, Senin (14/3), demo yang dilakukan DKR di tempat yang sama sempat ricuh.</p>
<p>“Sudah sejak pagi tadi aparat disiagakan. Kita himbau aksi unjuk rasa ini tidak diwarnai dengan kericuhan,” tutur Tata.</p>
<p>Sementara Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan mengatakan, kedatangannya ke kantor BPJS Depok demi memperjuangkan pemutihan tunggakan terhadap Slamet Riyadi (50). Diketahui Slamet didiagnosa menderita penyakit jantung dan paru-paru.</p>
<p>“Kemarin memang Slamet sempat datang ke RSUD Depok untuk pengobatan. Alhamdulillah meski ada tunggakan BPJS, tapi tetap mau diobati sama RSUD. Cuma untuk kontrolnya tidak bisa, karena ada tunggakan tersebut,” tutur Roy.</p>
<p>Slamet, warga Jalan Buni, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji ini diketahui menunggak iuran sebesar Rp25 ribu yang dipungut setiap bulan oleh BPJS. Slamet tak mampu membayar lantaran yang bersangkutan sudah tidak memiliki pekerjaan.</p>
<p>“Awalnya Slamet membuat BPJS, tapi karena sudah tidak punya pekerjaan jadi tidak sanggup membayar iuran,” ucap Roy.</p>
<p>Karena itu Roy meminta pihak BPJS memutihkan tunggakan milik Slamet. Dengan begitu yang bersangkutan bisa menjadi peserta penerima bantuan iuran untuk orang miskin yang tidak mampu.</p>
<p>Namun, pihak BPJS cabang Depok mengaku tidak begitu saja bisa memutihkan tunggakan tersebut. Pasalnya hal itu terbentur dengan aturan Perpres 111 tahun 2013.</p>
<p>“Tetap harus bayar tunggakan sesuai dengan aturan. Kalau memang dia sudah tidak mampu membayar iuran harus melaporkan ke Dinas Kesehatan dan Sosial agar digolongkan kepada masyarakat tidak mampu,” tukas Kepala BPJS Cabang Depok, Betsy Roeroe. (fa)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.depokpos.com/2016/03/bpjs-depok-kembali-tolak-klaim-pengobatan-pesertanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Gratiskan Pasien DBD Pemilik KTP Depok</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2016/02/rsud-gratiskan-pasien-dbd-pemilik-ktp-depok/</link>
					<comments>https://www.depokpos.com/2016/02/rsud-gratiskan-pasien-dbd-pemilik-ktp-depok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2016 12:51:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=4139</guid>

					<description><![CDATA[Dijelaskan, fasilitas tersebut diberikan kepada seluruh masyarakat di Kota Depok tanpa terkecuali. Pelayanan dikhususkan bagi masyarakat Depok yang memiliki KTP asal Depok.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_4101" aria-describedby="caption-attachment-4101" style="width: 500px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAbG9pVHhBTWFzNTQ.jpg" rel="attachment wp-att-4101"><img decoding="async" class="size-full wp-post-4139 wp-image-4101" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAbG9pVHhBTWFzNTQ.jpg" alt="RSUD Depok" width="500" height="193" /></a><figcaption id="caption-attachment-4101" class="wp-caption-text">RSUD Depok</figcaption></figure>
<p>Depok, (3/2)  -Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok akan mendapatkan fasilitas gratis. Fasilitas yang diberikan berupa pemeriksaan, pengobatan, dan rawat inap gratis.</p>
<p>&#8220;Gratis bagi penderita DBD,&#8221; ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Depok, Agus Gozali di Balaikota Depok, Rabu (3/2).</p>
<p>Dijelaskan, fasilitas tersebut diberikan kepada seluruh masyarakat di Kota Depok tanpa terkecuali. Pelayanan dikhususkan bagi masyarakat Depok yang memiliki KTP asal Depok.</p>
<p>&#8220;Pelayanan yang digratiskan hanya DBD-nya saja,&#8221; jelas Agus menambahkan.</p>
<p>Direktur RSUD Depok, dr Dewi Damayanti mengungkapkan, saat ini jumlah pasien DBD yang dirawat sudah mencapai 151 orang. Jumlah ini meningkat dari bulan Desember 2015 lalu yang hanya 51 orang yang dirawat. Namun, dari jumlah 151 ini penderita bukan seluruhnya warga Depok, ada sebagian pasien yang berasal dari luar Kota Depok.</p>
<p>&#8220;Catatan tersebut merupakan data yang kami rekap hingga 31 Januari 2016. Hingga 31 Januari 2016 hanya 126 pasien warga Depok, sedangkan 25 pasien merupakan warga dari luar Depok. Ada dua orang pasien yang terpaksa dirawat di selasar, karena keterbatasan tempat tidur,&#8221; ungkap Dewi.</p>
<p>Dewi mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat, di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan serta menguras perabotan yang kemungkinan bisa menciptakan genangan air yang dikhawatirkan akan menjadi sarang nyamuk. (fa)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.depokpos.com/2016/02/rsud-gratiskan-pasien-dbd-pemilik-ktp-depok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DBD Mewabah, Kenali Gejala Demam Pada DBD dan Cara Penanganannya</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2016/02/dbd-mewabah-kenali-gejala-demam-pada-dbd-dan-cara-penanganannya/</link>
					<comments>https://www.depokpos.com/2016/02/dbd-mewabah-kenali-gejala-demam-pada-dbd-dan-cara-penanganannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2016 13:35:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=4105</guid>

					<description><![CDATA[Depok, (2/2) &#8211; Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAQW1fT1JZRGJtcVk.jpg" rel="attachment wp-att-4109"><img decoding="async" class="alignright size-full wp-post-4105 wp-image-4109" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAQW1fT1JZRGJtcVk.jpg" alt="waspada-dbd-4-m-plusa2.jpg" width="800" height="600" /></a></p>
<p><strong>Depok, (2/2)</strong> &#8211; Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat RSUD Kota Depok mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Setidaknya ada 152 pasien DBD yang dirawat hingga penuh bangsal rumah sakit. Bahkan ada pasien ditempatkan di selasar-selasar RSUD.</p>
<p>Melonjaknya pasien DBD yang dirawat, pihak RSUD mengaku kewalahan. Pasalnya, untuk tempat tidur hanya memiliki 71.</p>
<p>Untuk jumlah penderita DBD tahun 2016 ini diakui memang mengalami peningkatan tinggi. Sebelumnya, tahun 2015, jumlah penderita DBD yang dirawat RSUD ada 51.</p>
<p><strong>Kenali gejala demam pada DBD</strong></p>
<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan virus Dengue Tipe I-IV, disertai demam selama 5-7 hari dan bila timbul syok maka angka kematian pada penyakit ini cukup tinggi.</p>
<p>Gejala yang muncul tidak terlalu khas, hanya ditandai dengan rasa lelah dan pegal pada bagian punggung. Namun secara umum ada gejala khas yang perlu diwaspadai yaitu suhu badan penderita mendadak tinggi. Jika penderita mengalami panas tinggi yang berkepanjangan lebih dari satu hari dan tidak sembuh dengan meminum obat, maka segera konsultasikan ke dokter.</p>
<p>Demam berdarah disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang biasanya mencari mangsa di siang hari antara pukul 09.00-12.00 serta sore hari antara pukul 14.00-17.00 WIB. Nyamuk ini berkembang biak di dalam rumah dan sekitarnya, seperti bak mandi, tempayan, vas bunga, drum, tangki, penampungan air. Pertumbuhan telur nyamuk ini hingga dewasa kurang lebih sekitar 10 hari.</p>
<p>Demam pada DBD mempunyai siklus demam yang khas disebut siklus demam tapal kuda. Berikut ciri-ciri demam DBD atau demam tapal kuda :</p>
<figure id="attachment_4102" aria-describedby="caption-attachment-4102" style="width: 468px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAamNHdUo3RjdGZFk.gif" rel="attachment wp-att-4102"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-post-4105 wp-image-4102" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAamNHdUo3RjdGZFk.gif" alt="Grafik tapal kuda" width="468" height="226" /></a><figcaption id="caption-attachment-4102" class="wp-caption-text">Grafik tapal kuda</figcaption></figure>
<p><strong>Hari 1-3 Fase Demam Tinggi</strong></p>
<p>Demam mendadak tinggi dan disertai sakit kepala hebat, sakit di belakang mata, badan ngilu dan nyeri, serta mual/muntah, terkadang disertai bercak merah di kulit (tidak selalu).</p>
<p><strong>Hari 4-5 Fase Kritis</strong></p>
<p>Fase demam turun drastis dan sering mengecoh seolah terjadi kesembuhan. Namun inilah fase kritis kemungkinan terjadinya “Dengue Shock Syndrome”</p>
<p><strong>Hari 6-7 Fase Masa Penyembuhan</strong></p>
<figure id="attachment_4108" aria-describedby="caption-attachment-4108" style="width: 235px" class="wp-caption alignright"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAN2VmMFdsdk5wUXc.jpg" rel="attachment wp-att-4108"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-post-4105 wp-image-4108" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAN2VmMFdsdk5wUXc.jpg" alt="Ilustrasi banyak minum." width="235" height="313" /></a><figcaption id="caption-attachment-4108" class="wp-caption-text">Ilustrasi banyak minum.</figcaption></figure>
<p>Fase demam kembali tinggi sebagai bagian dari reaksi tahap penyembuhan. Jika tanda-tanda DBD di atas telah ditemukan, maka langkah terpenting dari pengobatannya adalah terapi suportif. Pertolongan pertama yang dapat diberikan untuk penderita adalah memberi minum sebanyak-banyaknya. Dapat berupa air masak yang dibubuhi garam oralit atau gula, susu, air kelapa, jus buah-buahan atau air teh.</p>
<p>Hal terpenting yang harus dilakukan adalah pada hari ketiga (Fase Demam Tinggi) sebelum terjadinya pola pelana, penderita sudah diperiksakan ke dokter untuk memastikan kemungkinan DBD. Bila menunggu terjadinya pola pelana yang biasanya terjadi pada hari kelima, maka sudah terlambat untuk ditangani.</p>
<p>Pada Fase Kritis, kejadian syok/dinding syok syndrome dipercepat oleh dehidrasi (kekurangan cairan). Kondisi ini dapat terjadi karena trombosit turun yang mengakibatkan kelainan pada pembuluh darah. Karena darah bocor, maka kebanyakan kasus kematian penderita DBD akibat dari pendarahan yang berlanjut kondisi syok tersebut. Namun bila penanganannya cepat dan benar maka diharapkan masuk pada Fase Masa Penyembuhan. (san)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.depokpos.com/2016/02/dbd-mewabah-kenali-gejala-demam-pada-dbd-dan-cara-penanganannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Depok Kewalahan Tampung Pasien DBD</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2016/02/rsud-depok-kewalahan-tampung-pasien-dbd/</link>
					<comments>https://www.depokpos.com/2016/02/rsud-depok-kewalahan-tampung-pasien-dbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2016 13:23:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=4099</guid>

					<description><![CDATA[Depok Pos, (2/2) &#8211; RSUD Kota Depok kewalahan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_4101-2" aria-describedby="caption-attachment-4101-2" style="width: 500px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAbG9pVHhBTWFzNTQ.jpg" rel="attachment wp-att-4101"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-post-4099 wp-image-4101" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAbG9pVHhBTWFzNTQ.jpg" alt="RSUD Depok" width="500" height="193" /></a><figcaption id="caption-attachment-4101-2" class="wp-caption-text">RSUD Depok</figcaption></figure>
<p>Depok Pos, (2/2) &#8211; RSUD Kota Depok kewalahan menampung pasien Demam Berdarah Dengue (DBD), setidaknya ada 152 pasien DBD yang dirawat saat ini. Padahal RSUD hanya memiliki 71 tempat tidur.</p>
<p>Melonjaknya pasien DBD yang dirawat, membuat pasien ada yang ditempatkan di lorong-lorong RSUD.</p>
<p>“Kita hanya tersedia 71 tempat tidur. Membludaknya pasien DBD hingga 152 pasien kita akan koordinasi dengan pihak rumah sakit swasta atau bisa ditempatkan di selasar sementara waktu,” ujar Kepala Seksi Pelayanan RSUD Kota Depok, DR. Dayu Satriani dikutip poskota, Selasa (2/1).</p>
<p>Dayu mengungkapkan, meski ada pasien yang ditempatkan di lorong, untuk perawatan tidak dibedakan tetap memperoleh perawatan maksimal. “Dari data pasien DBD, hingga Januari 2016, pihak rumah sakit telah merawat 152 orang sampai saat ini, 126 merupakan warga Depok dan sisanya dari luar kota. Untuk pasien ada yang keluar dan masuk,”katanya.</p>
<p>Untuk jumlah penderita DBD tahun 2016 ini diakui memang mengalami peningkatan tinggi. Sebelumnya, tahun 2015, jumlah penderita DBD yang dirawat RSUD ada 51.</p>
<p>Supaya tidak ada jatuh korban DBD, lanjut Dayu, untuk dapat waspada dan hidup bersih dengan sering memeriksakan lingkungan lalu tetap menjaga kondisi tubuh.</p>
<p>Ciri-ciri pengidap DBD seperti serang demam tidak menentu selama 2 hingga 7 hari dengan grafik tapal kuda.</p>
<figure id="attachment_4102-2" aria-describedby="caption-attachment-4102-2" style="width: 468px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAamNHdUo3RjdGZFk.gif" rel="attachment wp-att-4102"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-post-4099 wp-image-4102" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/gdwpm_images/0B0VmhKFEqTcAamNHdUo3RjdGZFk.gif" alt="Grafik tapal kuda" width="468" height="226" /></a><figcaption id="caption-attachment-4102-2" class="wp-caption-text">Grafik tapal kuda</figcaption></figure>
<p>“Salah satu penanganan awal dianjurkan memperbanyak minum air mineral dan istirahat total jika sudah ada timbul gejala DBD,”ungkapnya. (san)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.depokpos.com/2016/02/rsud-depok-kewalahan-tampung-pasien-dbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
