<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ono Surono &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/ono-surono/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 22:43:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1787875280/cropped-depokpos/cropped-depokpos.jpg?_i=AA</url>
	<title>Ono Surono &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/04/kpk-sita-uang-ratusan-juta-dari-rumah-ono-surono/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 22:43:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Ono Surono]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=98703</guid>

					<description><![CDATA[KPK menduga Ono Surono mendapat aliran uang dari Sarjan yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah rumah Wakil Ketua <a href="https://www.depokpos.com/2026/03/dprd-jabar-hapus-semua-kunker-luar-negeri/">DPRD</a> Jawa Barat dari PDIP, <a href="https://www.depokpos.com/2026/01/kpk-periksa-wakil-ketua-dprd-jabar-ono-surono/">Ono Surono</a> (ONS), di Bandung, Jawa Barat, terkait kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif <a href="https://www.depokpos.com/2025/12/daftar-kekayaan-fantastis-bupati-bekasi-anak-mantan-kades-yang-kena-ott-kpk/">Ade Kuswara Kunang</a> (ADK). <a href="https://www.depokpos.com/2026/03/kpk-diminta-umumkan-daftar-96-ribu-pejabat-yang-belum-lapor-lhkpn/">KPK</a> menyita uang ratusan juta usai menggeledah rumah Ono.</p>
<p>&#8220;Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang ditemukan di ruangan saudara ONS,&#8221; kata jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).</p>
<p>Budi menegaskan penggeledahan rumah Ono di Bandung telah sesuai prosedur. Administrasi penggeledahan telah ditunjukkan saat kegiatan tersebut berlangsung.</p>
<p>&#8220;Bahwa dalam kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK di rumah Saudara Ono Surono, yang berlokasi di wilayah Bandung, kami tegaskan telah dilakukan sesuai dengan prosedur,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, KPK mengungkap alasan melakukan penggeledahan di rumah Ono Surono di Bandung. KPK mengatakan penggeledahan ini berkaitan dengan dugaan uang yang diterima Ono dari salah satu tersangka swasta kasus suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, Sarjan.</p>
<p>Ono sudah pernah diperiksa oleh KPK terkait kasus ini. KPK menduga Ono mendapat aliran uang dari Sarjan yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.gesuri.id/img/content/2024/07/02/187951/ono-surono-didaulat-jaringan-gondrong-cianjur-jadi-calon-jabar-1-bp8m54gbg6.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/01/kpk-periksa-wakil-ketua-dprd-jabar-ono-surono/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 07:09:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Ono Surono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=96421</guid>

					<description><![CDATA[Ono Surono diperiksa KPK terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama ONS,&#8221; ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (15/1).</p>
<p>Ono Surono diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Periode 2025-2030. Ono Surono maupun Ade Kuswara merupakan politikus PDIP</p>
<p>Ono Surono diketahui tiba di Gedung KPK pada pukul 08.23 WIB.</p>
<p>Budi mengatakan KPK juga memanggil tujuh saksi lainnya, yakni AGM selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, DDH selaku Kabid Pembangunan Jalan pada Dinas SDA-BMBK Bekasi, AFZ selaku Kabid Pembangunan Jembatan pada Dinas SDA-BMBK Bekasi, dan TI selaku Kabid Bina Konstruksi pada Dinas SDA-BMBK Bekasi.</p>
<p>Kemudian AGJ selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Bidang Sumber Daya Air Dinas SDA-BMBK Bekasi, HSR selaku PPK Bidang Pembangunan Jalan Dinas SDA-BMBK Bekasi, dan TLS selaku PPK Bidang Jembatan Dinas SDA-BMBK Bekasi.</p>
<p>Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sepuluh orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 18 Desember 2025.</p>
<p>KPK mengungkapkan sebanyak delapan dari sepuluh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk diperiksa secara intensif. Dua dari delapan orang tersebut termasuk Ade Kuswara dan ayahnya, HM Kunang.</p>
<p>Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah dalam kasus yang diduga terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi.</p>
<p>KPK mengumumkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), ayah Bupati Bekasi sekaligus Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, HM Kunang (HMK), serta pihak swasta bernama Sarjan (SRJ) sebagai tersangka kasus dugaan suap tersebut. pada 20 Desember 2025.</p>
<p>KPK mengatakan Ade Kuswara dan HM Kunang merupakan tersangka dugaan penerima suap, sedangkan Sarjan sebagai tersangka dugaan pemberi suap.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.gesuri.id/img/content/2024/07/15/189195/ono-uraikan-ada-tiga-poin-utama-dalam-surat-tugas-ke-raendi-rayendra-GGgRiOHtPY.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
