<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muhammadiyah &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/muhammadiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2026 22:38:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1792449405/cropped-depokpos-2/cropped-depokpos-2.jpg?_i=AA</url>
	<title>Muhammadiyah &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pesantren Muhammadiyah dan Lahirnya Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/08/pesantren-muhammadiyah-dan-lahirnya-para-pejuang-kemerdekaan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 22:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=102640</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Murodi al-Batawi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Oleh: Murodi al-Batawi.</strong></em></p>
<p>Ketika kita menelusuri lorong-lorong sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, nama Muhammadiyah selalu hadir sebagai salah satu pilar utama yang tidak bisa diabaikan. Namun, seringkali kita lupa bahwa di balik peran organisasi ini, terdapat akar kuat yang bersumber dari tradisi pesantren. Pesantren Muhammadiyah telah menjadi laboratorium yang melahirkan para pejuang kemerdekaan—tokoh-tokoh yang tidak hanya paham agama secara mendalam, tetapi juga memiliki visi kebangsaan yang luas dan keberanian untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.</p>
<p>Apa yang membedakan pesantren Muhammadiyah dengan pesantren tradisional pada umumnya? Jawabannya terletak pada pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu agama dengan pengetahuan umum dan kesadaran nasional. Sejak awal berdiri, Muhammadiyah yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan—seorang alumni pesantren yang berguru kepada KH. Saleh Darat Semarang dan para ulama Haramain—telah mengembangkan model pendidikan yang menggabungkan kedalaman keislaman dengan semangat kemajuan. Pendekatan inilah yang melahirkan generasi ulama-intelektual yang mampu menjadi pemimpin di berbagai medan perjuangan: dari mimbar dakwah, meja perundingan, hingga medan pertempuran.</p>
<p>Salah satu contoh paling monumental adalah KH. Mas Mansur, yang lahir di Surabaya pada 25 Juni 1896 dari keluarga santri yang memiliki tradisi keilmuan Islam kuat. Setelah menimba ilmu di Mekah dan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mas Mansur kembali ke tanah air dengan membawa semangat pembaruan Islam yang menyala-nyala. Ia bergabung dengan Muhammadiyah dan dengan cepat menunjukkan kepemimpinannya hingga menjabat sebagai ketua PP Muhammadiyah pada 1937-1942. Peran Mas Mansur dalam perjuangan kemerdekaan sangat strategis—ia menjadi bagian dari &#8220;Empat Serangkai&#8221; bersama Soekarno, Hatta, dan Ki Hajar Dewantara, serta duduk sebagai anggota BPUPKI yang turut merumuskan dasar negara Indonesia. Tragisnya, komitmennya pada republik harus dibayar dengan nyawa. Ketika ditangkap oleh NICA dan dipaksa untuk menghentikan perlawanan rakyat Surabaya, Mas Mansur dengan tegas menolak berkolaborasi dengan penjajah. Ia gugur dalam tahanan pada 25 April 1946—seorang martir kemerdekaan yang kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui SK Presiden RI No. 162 tahun 1964.</p>
<p>Tokoh lain yang tak kalah penting adalah Ki Bagus Hadikusumo, yang lahir dan besar di lingkungan santri Kauman, Yogyakarta. Pendidikan pesantren yang diterimanya di Pesantren Wonokromo membentuk karakternya sebagai ulama yang memiliki pemahaman Islam mendalam sekaligus wawasan kebangsaan yang kuat. Sebagai Ketua PP Muhammadiyah periode 1942-1953, Ki Bagus memainkan peran fundamental dalam perumusan dasar negara. Ia menjadi anggota BPUPKI dan PPKI, serta turut merumuskan Muqadimah UUD 1945. Salah satu momen yang menunjukkan kebesaran jiwa Ki Bagus adalah ketika ia bersikap kompromi terhadap rumusan Piagam Jakarta. Meskipun awalnya ia bersikeras agar rumusan &#8220;Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya&#8221; tetap dipertahankan, demi menjaga persatuan bangsa ia akhirnya menyetujui perubahan menjadi &#8220;Ketuhanan Yang Maha Esa&#8221;. Sikap negarawan inilah yang membuatnya layak disebut sebagai arsitek persatuan bangsa dan kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2015.</p>
<p>Tak hanya di meja perundingan, kader-kader pesantren Muhammadiyah juga menjadi panglima perang yang tangguh. Jenderal Soedirman, Panglima Besar TNI yang memimpin perang gerilya dengan gemilang, adalah kader Muhammadiyah yang menempa diri melalui kepanduan Hizbul Wathan. Kiprahnya dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia dari agresi militer Belanda menjadi legenda yang tak pernah pudar. Di medan diplomasi internasional, muncul nama H. Agus Salim, diplomat ulung yang berhasil meyakinkan dunia internasional untuk mengakui kemerdekaan Indonesia, serta Mohammad Roem, &#8220;Singa Podium Muhammadiyah&#8221; yang menjadi arsitek Perundingan Roem-Royen yang mengakhiri agresi Belanda dan membuka jalan menuju Konferensi Meja Bundar. Lalu ada Ir. Djuanda, tokoh Muhammadiyah yang menjadi perumus Deklarasi Djuanda tentang Wawasan Nusantara dan menjabat sebagai Perdana Menteri.</p>
<p>Di medan fisik, K.H. Ahmad Badawi, tokoh Muhammadiyah berlatar belakang santri yang kuat, menjadi Imam II Angkatan Perang Sabil (APS) untuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan anggota Laskar Rakyat Mataram pada masa agresi militer Belanda kedua. Peran ganda sebagai pemimpin spiritual sekaligus komandan militer ini menunjukkan bahwa santri Muhammadiyah tidak hanya berjuang melalui dakwah dan pendidikan, tetapi juga siap mengangkat senjata mempertahankan kemerdekaan.</p>
<p>Penutup</p>
<p>Pesantren Muhammadiyah membuktikan bahwa menjadi santri tidak berarti ketinggalan zaman, dan menjadi intelektual tidak berarti meninggalkan akar keagamaan. Dari integrasi keduanya, lahirlah generasi pejuang yang tidak hanya berani di medan perang, tetapi juga cerdas di meja perundingan, negarawan dalam merumuskan dasar negara, dan ulama yang menjaga moral bangsa. Warisan perjuangan mereka menjadi kompas moral bagi generasi penerus untuk terus menjaga dan mengisi kemerdekaan Indonesia di masa kini dan masa depan.</p>
<p>Demikian dan terima kasih. Semoga bermanfaat.[odie].</p>
<p>Wallahua’lambishawab.</p>
<p>Pamulang, 08 Agustus 2026.<br />
Murodi al-Batawi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Bangun Mualaf Learning Center di Kota Depok</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/07/muhammadiyah-bangun-mualaf-learning-center-di-kota-depok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 02:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=102346</guid>

					<description><![CDATA[Pembangunan Sekretariat Mualaf Learning Center Muhammadiyah di Depok diharapkan menjadi tonggak penguatan ekosistem pembinaan mualaf]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> – Ibu Tina Priatina secara resmi mengikrarkan wakaf tanah miliknya seluas 200 meter persegi yang berlokasi di Kalibaru, Kota Depok, kepada Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sabtu (25/7).</p>
<p>Prosesi ikrar wakaf berlangsung khidmat di hadapan pejabat Kementerian Agama Kota Depok dan didampingi oleh Sholahudin Al Ayubi, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Depok.</p>
<p>Acara tersebut turut disaksikan oleh jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Depok, KUA Kecamatan Cilodong yang membawahi wilayah Kalibaru, pengurus LDK PP Muhammadiyah, serta keluarga besar Ibu Tina Priatina selaku wakif.</p>
<p>Tanah wakaf tersebut diterima secara langsung oleh Muchamad Arifin, Ketua LDK PP Muhammadiyah yang juga menjabat sebagai Ketua Nazir berdasarkan Surat Keputusan Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 72/KEP/I.9/K/2026.</p>
<p>Dalam ikrar wakaf, Ibu Tina Priatina menyampaikan bahwa wakaf tersebut diniatkan sebagai amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas, khususnya dalam mendukung pembinaan mualaf.</p>
<p>“Tanah ini kami wakafkan agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat sesuai dengan kesepakatan, yaitu sebagai sekretariat dan pusat pembinaan mualaf,” ujar Tina Priatina di hadapan para saksi.</p>
<p>Di atas lahan wakaf tersebut, LDK PP Muhammadiyah berencana membangun Sekretariat Mualaf Learning Center (MLC) Muhammadiyah sebagai pusat koordinasi dakwah, pembinaan keislaman, pendampingan, pendidikan, serta pemberdayaan mualaf.</p>
<p>Kehadiran MLC diharapkan menjadi penguat layanan Muhammadiyah dalam mendampingi para mualaf agar semakin mantap dalam menjalankan ajaran Islam sekaligus memiliki kemandirian sosial dan ekonomi.</p>
<p>Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh wakif kepada Muhammadiyah. Menurutnya, wakaf ini merupakan amanah besar yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Ibu Tina Priatina beserta keluarga yang telah mewakafkan tanah ini kepada Muhammadiyah. Insyaallah amanah ini akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun Sekretariat Mualaf Learning Center Muhammadiyah sebagai pusat pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan mualaf,” katanya.</p>
<p>“Kami berharap keberadaan MLC dapat memberikan manfaat yang luas serta menjadi penguat gerakan dakwah Muhammadiyah dalam melayani masyarakat, khususnya saudara-saudara mualaf di berbagai daerah,” ujar Muchamad Arifin.</p>
<p>Ia menambahkan, gerakan wakaf produktif merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun peradaban umat. Melalui sinergi masyarakat dan institusi, aset wakaf dapat menjadi fondasi bagi lahirnya program-program dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan yang manfaatnya terus mengalir lintas generasi.</p>
<p>Pembangunan Sekretariat Mualaf Learning Center Muhammadiyah di Depok diharapkan menjadi tonggak penguatan ekosistem pembinaan mualaf yang lebih terpadu sekaligus menginspirasi semakin banyak masyarakat untuk menghidupkan budaya wakaf sebagai investasi amal jariyah yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi umat dan bangsa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musda Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu Digelar, Teguhkan Ideologi dan Kepemimpinan Negarawan</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/04/musda-pemuda-muhammadiyah-kepulauan-seribu-digelar-teguhkan-ideologi-dan-kepemimpinan-negarawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 23:04:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=99540</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Muhammadiyah Kepulauan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu resmi digelar dengan mengusung tema “Meneguhkan Ideologi dan Kepemimpinan Negarawan sebagai Suluh Peradaban Kepulauan Berkemajuan.” Kegiatan ini berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (25 April 2026).</p>
<p>Ketua Stering Commite Musyda PDPM Pulau Seribu, Dipo Khairul Islami, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Seribu menjadi momentum penting bagi perkembangan organisasi.</p>
<p>“Alhamdulillah, hadirnya Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Seribu ini adalah harapan besar bagi kami. Terlebih organisasi ini telah berusia 94 tahun. Kami berharap di bawah kepemimpinan yang baru nanti, dapat memberikan sumbangsih nyata bagi umat, bangsa, dan persyarikatan,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu dalam sambutan Ketua PDM Kepulauan Seribu, Ahmad Basahil, menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Musyda perdana ini. Ia menegaskan bahwa Musyda bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi sarana konsolidasi dan evaluasi organisasi.</p>
<p>“Musyda ini diharapkan mampu melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat Kepulauan Seribu. Kami juga berharap PDPM Kepulauan Seribu dapat menjadi pelopor gerakan yang berkemajuan,” ungkapnya.</p>
<p>Senada dengan Ketua PWPM DKI Jakarta, Zulfahmi Yasir Yunan, dalam sambutannya mengajak kader Pemuda Muhammadiyah untuk tidak hanya berhenti pada gagasan, tetapi mampu mengaktualisasikannya dalam tindakan nyata.</p>
<p>“Jadilah seperti dua tangan, bukan seperti dua telinga. Kita tidak kekurangan orang pintar, tidak kekurangan orang yang memiliki ide dan gagasan yang besar, akan tetapi menjadi persoalan adalah kurangnya tindakan. Jadilah tangan yang memberi dan bergerak, bukan hanya menyimpan hanya wacana,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu Zulfahmi juga menyoroti persoalan krisis air bersih yang berdampak pada penurunan permukaan tanah di Jakarta. Ia menyebutkan bahwa penurunan tanah terjadi sekitar 5–10 cm setiap tahunnya, yang menjadi tantangan serius bagi wilayah kepulauan dan pesisir.</p>
<p>“Pentingnya kepedulian terhadap isu lingkungan, khususnya di Jakarta dan wilayah kepulauan, seperti dampak eksploitasi tanah. Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah harus menjadi mitra strategis pemerintah dan stakeholder dalam membangun sinergi serta menghadirkan solusi nyata di Masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Harapannya melalui Musyda Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat dan bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pihak dalam mengembangkan potensi ekonomi wilayah.</p>
<p>Dalam Musyda ini, ditetapkan tujuh orang formatur, yaitu:</p>
<p>1. Rokip Andini<br />
2. Suroso<br />
3. Apriansyah<br />
4. Saiful Fahri<br />
5. Panji Raka<br />
6. M. Fahmi Aziz<br />
7. Ari Pramana Saputra</p>
<p>Hasil musyawarah menetapkan Rokip Andini sebagai Ketua dan Suroso sebagai Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kepulauan Seribu.</p>
<p>Ketua PDPM Jakarta Utara, Muhammad Rizki, turut mengapresiasi terselenggaranya Musyda ini. Ia mengingatkan bahwa sebelumnya Kepulauan Seribu masih berstatus sebagai cabang dari Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara.</p>
<p>“Sekarang telah terbentuk kepengurusan baru. Kami berharap di bawah komando Rokip Andini, Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu semakin berkembang, bersinar, dan menjadi suluh peradaban kepulauan yang berkemajuan,” tuturnya.</p>
<p>Musyda perdana ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memperkuat peran Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Seribu, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar Raker, Muhammadiyah Depok Fokuskan Program Kerja Kolaboratif</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/02/gelar-raker-muhammadiyah-depok-fokuskan-program-kerja-kolaboratif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 01:13:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=97642</guid>

					<description><![CDATA[Rakerpimda ini merupakan langkah strategis agar gerakan Muhammadiyah di Depok tetap terarah dan dapat mencapai target yang dirumuskan Pimpinan Pusat]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok resmi menggelar Rapat Kerja Pimpinan Daerah (Rakerpimda) yang melibatkan seluruh majelis, lembaga, dan organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah se-Kota Depok, Ahad (15/2/2026). Bertempat di MTs Muhammadiyah 1 Kota Depok, agenda ini fokus merumuskan program kerja kolaboratif untuk periode 2026.</p>
<p>​Ketua PDM Kota Depok H. Ali Wartadinata dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda Rakerpimda ini merupakan langkah strategis agar gerakan Muhammadiyah di Depok tetap terarah dan dapat mencapai target yang dirumuskan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.</p>
<p>​&#8221;Kita mengusung tiga strategi utama: Berkemajuan, Bermarwah, dan Berkepastian Masa Depan. Tahun 2025 (yang lalu) adalah tahun yang luar biasa bagi majelis dan lembaga, namun kita harus terus mengevaluasi apa yang belum dikerjakan menjelang muktamar yang akan datagn,&#8221; ujar Ali, Ahad (15/2).</p>
<p>​Ali menjelaskan bahwa kekuatan aset Muhammadiyah di Depok yang kini memiliki 30 sekolah, 60 masjid dan mushala, serta sejumlah klinik kesehatan. Ia berharap potensi ini dapat disinergikan lebih maksimal dengan Pemerintah Kota Depok dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Depok.</p>
<p>​Turut hadir sebagai narasumber dalam Rakerpimda, Kepala Bapperida Kota Depok Drs. Dadang Wihana M.Si, yang memberikan apresiasi atas langkah PDM Depok dalam melakukan sinkronisasi program kerja ke depan. Menurut dia, Muhammadiyah Kota Depok memiliki branding yang kuat di masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan dan kiprah yang tinggi di Kota Depok.</p>
<p>Kepala Bapperida Depok memaparkan 20 program unggulan yang dimiliki Pemkot Depok. Hal ini menurut dia dapat dikolaborasikan karena Muhammadiyah memiliki banyak potensi kerja sama di berbagai bidang.</p>
<p>​&#8221;Muhammadiyah (Kota Depok) sudah berkolaborasi dengan Bapperida, salah satunya melalui Lazismu dalam penanganan stunting. Ke depan, kami ingin mengajak Muhammadiyah (Kot Depok) untuk memperkuat kolaborasi di bidang riset dan pemberdayaan UMKM,&#8221; ungkap Dadang.</p>
<p>​Dadang juga menyoroti potensi Gen Z dan Milenial di Depok yang menurut data Bappeda Kota Depok mendominasi populasi penduduk di Kota Depok. Ia juga mendorong aktivis muda Muhammadiyah untuk melahirkan start-up melalui Depok Creative Hub. Selain itu, ia menawarkan peluang kerja sama di sektor pendidikan vokasi yang menghubungkan lulusan SMK ke dunia kerja.</p>
<p>​&#8221;Kami memiliki program Depok Maju Go Global. Kami berharap SMK Muhammadiyah bisa mengevaluasi kurikulum agar sesuai dengan pasar kerja, khususnya di bidang IT dan hospitality yang sudah kami kerjasamakan dengan kementerian terkait,&#8221; katanya menambahkan.</p>
<p>Dadang mengusulkan agar PDM Kota Depok juga melakukan kolaborasi dengan dinas-dinas terkait untuk mengoptimalkan 20 program unggulan Kota Depok yang sudah ada. Dia berharap Rakerpimda ini mampu melahirkan program nyata yang mendukung visi Depok sebagai kota yang nyaman dan religius</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan Muhammadiyah Beri Layanan Spesialistik di Daerah Terisolasi Bencana</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/01/relawan-muhammadiyah-beri-layanan-spesialistik-di-daerah-terisolasi-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 07:38:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=96516</guid>

					<description><![CDATA[Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melalui Tim Emergency Medical Team (EMT) memberikan layanan kesehatan spesialistik untuk masyarakat terdampak bencana di daerah terisolasi di wilayah Kabupaten Aceh Timur]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<a href="https://www.depokpos.com/"><strong>ACEH</strong> </a>&#8211; Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melalui Tim Emergency Medical Team (EMT) memberikan layanan kesehatan spesialistik untuk masyarakat terdampak bencana di daerah terisolasi di wilayah Kabupaten Aceh Timur.



&#8220;Kita menembus dan memperluas jangkauan layanan kemanusiaan hingga ke wilayah paling sulit diakses untuk memberikan layanan medis kepada masyarakat,&#8221; kata Pimpinan Tim EMT Muhammadiyah, dr M Irfan Rizaldy dalam keterangannya di Aceh Timur, Sabtu.



Dalam upaya memberikan bantuan kemanusiaan ini, Tim EMT Muhammadiyah menjangkau wilayah terisolasi di Dusun Sarah Raja, Desa Sah Raja serta Dusun Sijuk Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.



Layanan medis ini merupakan bagian dari misi besar MDMC DI Yogyakarta di Aceh Timur, yang melibatkan tenaga profesional dari RS PKU Muhammadiyah Sleman, RS AMC, PKU Bantul, PKU Gombong, serta Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.



Dia mengatakan, perjalanan menuju lokasi pengungsian di Dusun Sarah Raja menuntut perjuangan fisik karena harus melewati medan yang tidak dapat dijangkau kendaraan biasa.



Kata M Irfan, mobilisasi tim dilakukan secara estafet, diawali dengan penggunaan kendaraan 4&#215;4 untuk melintasi jalan berlumpur, kemudian dilanjutkan dengan motor trail berkat dukungan komunitas IMTRAX untuk menembus jalur sempit dan licin.



&#8220;Karena akses darat terputus oleh sungai dan genangan air, tim kemudian menggunakan perahu untuk menyeberang sebelum melanjutkan perjalanan berjalan kaki menanjak menuju tenda-tenda pengungsian warga,&#8221; ujarnya.



M Irfan menegaskan, meski berada di lokasi terpencil dengan fasilitas yang sangat terbatas, MDMC tetap menghadirkan layanan medis memadai, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis kulit dan dokter umum.



Kehadiran mereka disambut haru oleh masyarakat yang sudah berminggu-minggu mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan.



Ia menyampaikan, dalam kegiatan kemanusiaan ini sebanyak 86 pasien telah menerima penanganan medis dengan keluhan yang didominasi penyakit kulit akibat buruknya sanitasi pascabanjir, infeksi saluran pernapasan, hipertensi, serta kelelahan ekstrem.



Mereka juga memberikan obat-obatan dan edukasi kesehatan kepada para pengungsi di sana.



“Kondisi di sana cukup memprihatinkan, karena letaknya yang benar-benar terputus. Tapi, melihat semangat dari 86 pasien yang kami layani, rasa lelah tim terbayar lunas,&#8221; katanya.



&#8220;Kami hadir untuk memastikan bahwa warga di pelosok, terdalam sekalipun tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah ini,” tambah M Irfan.



MDMC merupakan lembaga penanggulangan bencana Persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak dalam kegiatan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, serta rehabilitasi pascabencana di seluruh Indonesia.



Hingga saat ini, respons MDMC Muhammadiyah telah melayani lebih dari 900 warga di berbagai daerah di Aceh Timur, dan masih terus berlanjut dengan sistem rotasi relawan di lapangan.

]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencanangan SM Tower Banten Cermin Keberanian Muhammadiyah Daerah Kelola Aset Secara Produktif dan Jangka Panjang</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/01/pencanangan-sm-tower-banten-cermin-keberanian-muhammadiyah-daerah-kelola-aset-secara-produktif-dan-jangka-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 07:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=96513</guid>

					<description><![CDATA[Apresiasi tersebut disampaikan Deni Asy’ari saat memberikan kuliah umum dalam Rapat Kerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Serang]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media (Suara Muhammadiyah), Deni Asy’ari, MA, Dt Marajo, mengapresiasi pencanangan pembangunan SM Tower Banten sebagai langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat kemandirian ekonomi persyarikatan di wilayah Banten.</p>
<p>Apresiasi tersebut disampaikan Deni Asy’ari saat memberikan kuliah umum dalam Rapat Kerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Serang yang digelar di Aula Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten, Sabtu (17/01/2026).</p>
<p>Menurut Deni, pencanangan SM Tower Banten mencerminkan keberanian Muhammadiyah daerah dalam mengelola aset secara produktif dan berorientasi jangka panjang. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat Suara Muhammadiyah dalam mengembangkan unit-unit usaha berbasis kemandirian dan kekuatan internal persyarikatan.</p>
<p>“Pembangunan seperti SM Tower ini adalah contoh bagaimana aset Muhammadiyah tidak hanya diam, tetapi diolah menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi umat,” ujar Deni.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Deni juga berbagi pengalaman Suara Muhammadiyah yang berhasil mengembangkan berbagai unit usaha—mulai dari media literasi, perhotelan, hingga ritel Logmart tanpa bergantung pada hutang perbankan. Ia menegaskan bahwa model pembiayaan berbasis investasi internal dan partisipasi warga persyarikatan terbukti mampu memperkuat kedaulatan ekonomi Muhammadiyah.</p>
<p>Ia mencontohkan pembangunan Hotel Aisyiyah Tower di Klaten yang berhasil menghimpun dana melalui skema investasi internal. Model serupa, menurutnya, sangat relevan diterapkan dalam pembangunan SM Tower Banten.</p>
<p>Deni juga menekankan bahwa unit bisnis Muhammadiyah harus memiliki keberpihakan sosial. Karena itu, ia mendorong agar usaha-usaha yang dikembangkan, termasuk SM Tower Banten ke depan, memberi ruang bagi UMKM warga Muhammadiyah, khususnya Aisyiyah, sebagai bagian dari ekosistem ekonomi persyarikatan.</p>
<p>Melihat posisi strategis Kota Serang yang dekat dengan pelabuhan, Deni menilai SM Tower Banten berpotensi dikembangkan tidak hanya sebagai pusat aktivitas organisasi, tetapi juga sebagai simpul ekonomi, logistik, dan jejaring bisnis Muhammadiyah di wilayah barat Pulau Jawa hingga Sumatera.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswi Muhammadiyah Ini Borong 6 Medali di Ajang Internasional</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/01/siswi-muhammadiyah-ini-borong-6-medali-di-ajang-internasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 01:29:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Carlen Faiza Urlist]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=95589</guid>

					<description><![CDATA[Prestasi Internasional kembali diperoleh oleh siswi SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta Carlen Faiza Urlist]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>MALAYSIA</strong></a> – Prestasi Internasional kembali diperoleh oleh siswi SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Carlen Faiza Urlist atau yang akrab disapa sebagai Carlen, siswa SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini berhasil memborong prestasi dalam ajang The 11th Miri International Dance Championship 2025 yang di gelar di Grand Ballroom Meritz Hotel Miri Sarawak Malaysia.</p>
<p>Tak tanggung-tanggung, dalam ajang yang digelar oleh Broadway Dance Studio itu, Carlen berhasil memborong 5 emas dan 1 perak. Tentu ini merupakan suatu kebanggaan yang begitu besar khususnya bagi pihak orang tua maupun sekolah.</p>
<p>Dalam kiriman redaksi, Selasa, (30/12), Hidayati selaku Kepala SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta berharap agar berbagai prestasi yang diukir dapat terus memotivasi para siswa. Dengan begitu, ia berharap siswa akan terus semangat mengasah bakatnya melalui berbagai kompetisi yang diadakan.</p>
<p>“Dengan kompetisi, Anak akan terus terasah bakatnya dan terus mengukir prestasi baik untuk diri pribadi maupun untuk sekolahnya. Tentu itu satu hal yang membanggakan,” ungkap Hidayati.</p>
<p>Sementara, Heni Sulistyowati selaku orang tua Carlen, turut mengungkap rasa syukurnya telah meraih penghargaan kelas internasional ini. Heni menyebut, bahwa kompetisi ini merupakan kompetisi Internasional ke-4 yang diikuti oleh Carlen.</p>
<p>“Senang sekali Carlen bisa mewakili Indonesia dan alhamdulillah semua berjalan lancar dan membawa nama harum Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Di kompetisi ke-4 nya ini, Carlen mengikuti event Standard Ballroom Open (Waltz, Tango, Quick Step, Slow Foxtrot, Venniese Waltz) dan Latin Open (Cha Cha Cha).</p>
<p>The 11th Miri International Dance Championship 2025 diikuti oleh beberapa negara diantaranya Indonesia, China, Singapura, Malaysia, dan Philipina di mana sistem pembagian kategori dalam ajang internasional ini dibagi berdasarkan usia dan tingkat kesulitan koreo, termasuk juga teknik yang digunakan.</p>
<p>Sebuah kebanggaan bagi Indonesia, khususnya bagi Persyarikatan Muhammadiyah. Prestasi Carlen menjadi bukti bahwa Muhammadiyah melalui lembaga pendidikannya terus konsisten membentuk dan melatih generasi muda yang unggul, berkarakter, serta mampu berprestasi di tingkat global. Sekolah Muhammadiyah tidak hanya menjadi ruang pendidikan akademik, tetapi juga wadah pengembangan bakat dan minat siswa agar mampu bersaing di kancah internasional.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kyai Muhammad Jazir</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/12/pp-muhammadiyah-sampaikan-duka-cita-atas-wafatnya-kyai-muhammad-jazir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 02:59:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kyai Muhammad Jazir]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=95076</guid>

					<description><![CDATA[YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>YOGYAKARTA</strong></a> – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Kyai Muhammad Jazir ASP, Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan sekaligus Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jogokariyan yang meninggal dunia pada Senin (22/12) di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.</p>
<p>Haedar Nashir mengenang almarhum sebagai kader Muhammadiyah yang gigih dan istiqamah dalam berjuang di Persyarikatan. Menurutnya, Almarhum merupakan sosok yang memiliki etos pengabdian yang sangat baik, khususnya dalam membangun, mengembangkan, dan memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat.</p>
<p>“Almarhum adalah kader Muhammadiyah yang dikenal tekun, gigih, dan memiliki komitmen kuat dalam menggerakkan dakwah Persyarikatan di tingkat akar rumput. Kiprahnya dalam membangun dan mengembangkan Masjid Jogokariyan menjadi teladan bagi gerakan masjid di Indonesia,” ungkap Haedar pada Senin (22/12).</p>
<p>Haedar menambahkan, dedikasi Kyai Muhammad Jazir ASP dalam memakmurkan Masjid Jogokariyan tidak hanya berdampak pada aspek ritual keagamaan, tetapi juga pada penguatan fungsi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan transformasi sosial.</p>
<p>“Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan keluarga besar Persyarikatan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” lanjut Haedar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah dan King Salman Relief Siapkan Kerja Sama Kemanusiaan Internasional</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/12/muhammadiyah-dan-king-salman-relief-siapkan-kerja-sama-kemanusiaan-internasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 04:02:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=94302</guid>

					<description><![CDATA[Pertemuan tersebut membahas penguatan peran dunia Islam dalam bantuan kemanusiaan global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>RIYADH</strong></a> – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, bertemu dengan Assistant General Supervisor for Operations and Programs King Salman Relief, Eng. Ahmed bin Ali Al-Baiz untuk membahas penguatan peran dunia Islam dalam bantuan kemanusiaan global.</p>
<p>Pertemuan yang berlangsung pada Senin (1/12) di Kantor Pusat King Salman Relief, Riyadh, turut dihadiri Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, serta Ketua dan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.</p>
<p>Menurut Muhammad Sayuti, diskusi berjalan hangat mengingat kedua lembaga memiliki kiprah luas dalam misi kemanusiaan internasional. King Salman Relief menyampaikan berbagai bentuk dukungan bagi warga terdampak konflik dan bencana di berbagai negara. Sementara itu, Muhammadiyah memaparkan pengalaman penanganan kemanusiaan di Turki, Palestina, Myanmar, Bangladesh, Pakistan, hingga Filipina. Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan bahwa Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah telah terverifikasi oleh World Health Organization (WHO) sebagai satu-satunya EMT dari Indonesia.</p>
<p>Sayuti menjelaskan bahwa Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga menegaskan bahwa tradisi kerelawanan dan respons kemanusiaan di Muhammadiyah telah dimulai sejak 1917, saat erupsi Gunung Kelud. Sejak saat itu Muhammadiyah bergerak melakukan mobilisasi relawan dan pengumpulan bantuan untuk korban bencana.</p>
<p>Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan langkah menuju kerja sama formal di bidang kemanusiaan, meliputi penanganan tanggap darurat, pemulihan pascabencana, hingga program kesehatan untuk masyarakat miskin di berbagai negara.</p>
<p>Penguatan kolaborasi King Salman Relief dan Muhammadiyah dinilai sangat strategis mengingat keduanya menjadi bagian penting dari dunia Islam yang aktif dan berpengaruh dalam layanan kemanusiaan global.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Bojongsari Adakan Kerjasama dengan Bank Danamon Syariah</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/12/muhammadiyah-bojongsari-adakan-kerjasama-dengan-bank-danamon-syariah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 03:31:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Bojongsari]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=94196</guid>

					<description><![CDATA[Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari adakan kerjasama dengan Bank Danamon Syariah di sela-sela Kegiatan Fun Walk sebagai rangkaian Perayaan Milad Muhammadiyah ke 113]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a>&#8211; &#8211; Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari (PCM Bojongsari) adakan kerjasama dengan Bank Danamon Syariah di sela-sela Kegiatan Fun Walk sebagai rangkaian Perayaan Milad Muhammadiyah ke 113 oleh PCM Bojongsari dan PCM Sawangan, di Lapangan Perumahan Garden Bojongsari, Minggu (30/11).</p>
<p>“Kehadiran Bank Danamon Syariah di kegiatan Milad Muhammadiyah ke 113 oleh PCM Bojongsari dan PCM Sawangan ini, sebagai salah satu bukti dan kontribusi nyata bahwa kami telah menjadi mitra strategis PP Muhammadiyah,” ungkap Merci Santi Adriani, Syariah Funding Business Head, yang juga turut hadir Bersama Warga Muhammadiyah Bojongsari dan Sawangan.</p>
<p>Merci Santi Adriani mengungkapkan bahwa Bank Danamon Syariah telah melakukan MoU dengan PP Muhammadiyah terkait beberapa hal, salah satunya ialah mitra strategis digitalisasi. Hal tersebut sebagai upaya sinergitas antara industri perbankan syariah dengan Muhammadiyah.</p>
<p>“MoU yang sudah terlaksana di tingkat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Bank Danamon Syariah, akan kami lanjutkan dengan Cabang ataupun Ranting Muhammadiyah. Sehingga sinergitas yang ada benar-benar memberikan banyak kebermanfaatan bagi masyarakat,” tambah Merci Santi Adriani di sela-sela kegiatan Fun Walk.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Dr. Zamah Sari, M.Ag., Ketua PCM Bojongsari sangat berterimakasih atas kerjasama yang baru saja terlaksana antara Bank Danamon Syariah dengan PCM Bojongsari. Kerjasama tersebut diharapkan dapat menambah kekuatan dakwah Muhammadiyah di akar rumput.</p>
<p>“Kami sangat berharap, kerjasama ini akan banyak mendatangkan kebermanfaatan untuk PCM Bojongsari. Lebih-lebih, di tempat kami ini ada beberapa sarana dakwah yang masih butuh akan finansial, salah satunya ialah cicilan pembayaran tanah Masjid At-Tanwir PCM Bojongsari. Kami akan sangat berterimakasih, misalnya bila ada danan non-halal dari Bank Danamon Syariah diserahkan ke kami,” ungkap Zamah Sari sembari tersenyum tipis, di sela-sela kegiatan Fun Walk sebagai rangkaian Milad Muhammadiyah ke 113.</p>
<p>Menurut Zamah Sari, PCM Bojongsari siap mengelola dana non-halal, bila seandainya Bank Danamon Syariah memberikan kepercayaan. Lebih-lebih, Masjid At-Tanwir PCM Bojongsari sebagai satu-satunya Masjid Muhammadiyah di Bojongsari, saat ini telah termanfaatkan oleh warga dan masyarakat umum.</p>
<p>“Masjidnya sudah dibangun melalui bantuan dari Timur Tengah. Sementara tanahnya kami warga Muhammadiyah Bojongari beli dengan harga Rp 1 M yang dicicil. Tahun ini sudah masuk tahun kedua pembayaran cicilan, yang kurang sekitar Rp 150-an juta untuk pembayaran tanahnya,” pungkas Zamah Sari.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Terjunkan Ratusan Relawan Bantu Penyintas Korban Banjir Sumatera</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/12/muhammadiyah-terjunkan-ratusan-relawan-bantu-penyintas-korban-banjir-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 14:37:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=94165</guid>

					<description><![CDATA[Muhammadiyah menggerakkan dukungan berskala nasional untuk merespon bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOKPOS</strong></a> – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggerakkan dukungan berskala nasional untuk merespon bencana alam di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).</p>
<p>Dampak Siklon Seyar yang memicu hujan ekstrim, banjir, dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar pada 25 November 2025 menyebabkan kerusakan luas dan korban jiwa, sehingga menuntut respons cepat dan terkoordinasi dari berbagai unsur MDMC di tingkat pusat sampai wilayah.</p>
<p>Sebagai langkah awal, MDMC telah mengirimkan tim asistensi tanggap darurat sekaligus mengoordinasikan pengerahan tim-tim profesional MDMC se-Regional Sumatera dan MDMC se-Jawa. Pola penempatan dukungan ditata berdasarkan wilayah terdampak.</p>
<p>Dalam mendukung respons di Sumbar, dikerahkan MDMC dari provinsi-provinsi di Sumatera yang tidak terdampak langsung, yakni Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, dan Jambi.</p>
<p>Sementara itu, dukungan untuk Sumut difokuskan melalui penguatan tim dari MDMC Jawa Tengah dan MDMC Jawa Timur yang akan bertugas di wilayah Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, hingga Langkat.</p>
<p>Adapun untuk respon di Aceh, MDMC Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan MDMC Jawa Barat ditempatkan di wilayah Lhokseumawe dan Bireuen.</p>
<p>Masing-masing MDMC wilayah pendukung tersebut ditugaskan mendirikan pos pelayanan dengan rincian 7 lokasi pos pelayanan di Sumatera Barat, 4 lokasi pos pelayanan di Sumut dan 3 lokasi pos pelayanan di Aceh.</p>
<p>Data tersebut menurut Wakil Sekretaris LRB PP Muhammadiyah, Budi Santoso akan terus berkembang sesuai kebutuhan dan kecukupan sumberdaya. Dia menjelaskan, pos pelayanan ini menyediakan beberapa jenis layanan utama, antara lain layanan kesehatan, dukungan psikososial, penyediaan air bersih, hunian darurat, pendidikan darurat, serta distribusi bantuan permakanan dan logistik nonpangan.</p>
<p>“Pendekatan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan mendesak penyintas sekaligus menjaga keberlangsungan layanan dasar di lokasi terdampak,” katanya.</p>
<p>Pada kloter pertama, sedikitnya 240 personel relawan dikerahkan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Tahap awal ini terdiri dari Tim Emergency Medical Team (EMT) MDMC yang berasal dari 13 RS Muhammadiyah–’Aisyiyah, tim psikososial, tim logistik, tim manajemen posko koordinasi dan data-informasi (datin), serta Tim SAR Muhammadiyah.</p>
<p>&#8220;Seluruhnya akan bersinergi dengan pemerintah daerah, lembaga penanggulangan bencana, dan jaringan kemanusiaan lainnya di lapangan,” imbuhnya.</p>
<p>Masa penugasan relawan MDMC pada fase Tanggap Darurat Muhammadiyah ditetapkan hingga 5 Januari 2026, dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di masing-masing daerah. Seluruh operasi darurat ini didukung sepenuhnya oleh Lazismu.</p>
<p>Melalui pengerahan kekuatan regional Sumatera dan dukungan lintas pulau dari DIY, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk hadir bersama warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puncak Milad ke-113, Muhammadiyah Depok Gelar Tabligh Akbar</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/11/puncak-milad-ke-113-muhammadiyah-depok-gelar-tabligh-akbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 01:52:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=93629</guid>

					<description><![CDATA[Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dan memberikan tausiyah, antara lain: Prof. Dr. Din Syamsuddin (Ketua PP Muhammadiyah 2005–2015),]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Muhammadiyah pada tahun ini menapaki usia ke-113 sejak berdiri di Kauman, Yogyakarta pada tahun 1912. Dengan mengusung tema nasional “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran dalam memajukan masyarakat melalui penguatan kesejahteraan sosial-ekonomi yang berkeadilan.</p>
<p>Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-113, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok akan menggelar Puncak Acara Milad Muhammadiyah berupa Tabligh Akbar pada Sabtu, 22 November 2025, mulai Pukul 07.00 WIB, bertempat di Lapangan Balaikota Depok</p>
<p>Kegiatan puncak ini menjadi momentum syiar Milad yang tidak hanya menumbuhkan semangat kebersamaan, tetapi juga menghadirkan spirit pencerahan bagi masyarakat Kota Depok.</p>
<p>Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dan memberikan tausiyah, antara lain: Prof. Dr. Din Syamsuddin (Ketua PP Muhammadiyah 2005–2015), Supian Suri (Wali Kota Depok), Ali Wartadinata (Ketua PDM Depok).</p>
<p>Kehadiran para tokoh tersebut akan menutup rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Kota Depok. Acara ini diperkirakan akan diikuti oleh puluhan ribu warga Muhammadiyah se-Kota Depok. Tabligh Akbar juga akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni dan budaya dari pelajar Muhammadiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta persembahan angklung dari Aisyiyah Kota Depok.</p>
<p>Sebelumnya, rangkaian Milad telah diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Senam Anak Indonesia Hebat bersama Mendikdasmen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, lomba futsal, pencak silat, kesenian, serta beragam kegiatan tingkat cabang dan ranting di seluruh Depok.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan Tabligh Akbar ini, Muhammadiyah Kota Depok berharap dapat memperkuat silaturahmi, meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menegaskan komitmen Persyarikatan dalam membangun karakter dan kesejahteraan bangsa. Muhammadiyah terus berupaya memberikan pencerahan demi terwujudnya Indonesia Berkemajuan. (Aunurrofiq F)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OKI Apresiasi Muhammadiyah Atas Peran Global dan Kemanusiaan</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/11/oki-apresiasi-muhammadiyah-atas-peran-global-dan-kemanusiaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 09:27:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[OKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=93542</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Asisten...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>JAKARTA</strong></a> – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Asisten Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), sekaligus Utusan khusus Sekjen OKI untuk afghanistan, Tarig Ali Bakheet di Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng Raya, Jakarta Pusat.</p>
<p>Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq A Mughni, bersama dengan Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim, dan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Bunyan Saptomo.</p>
<p>Dalam sambutannya, Syafiq menyampaikan bahwa jalinan kerja sama kedua pihak sangatlah penting. Syafiq menilai, Muhammadiyah yang memiliki peran sentral untuk berkontribusi terhadap isu-isu yang terjadi di seluruh dunia perlu untuk terus mengibarkan dan memperluas jejaring kerja samanya dengan berbagai pihak.</p>
<p>“Perbantuan untuk Afghanistan ini penting. Jadi Muhammadiyah, sesuai dengan kapasitasnya sebagai organisasi sosial keagamaan, akan memberikan kontribusi di dalam mengembangkan dan memberdayakan masyarakat Afghanistan, baik melalui KBRI maupun OKI,” jelasnya pada Jumat, (14/11).</p>
<p>Syafiq menambahkan, Muhammadiyah selama ini juga telah menyediakan bantuan beasiswa bagi mahasiswa Palestina dan Afghanistan. Hal ini tentu menjadi komitmen Muhammadiyah sekaligus komitmen bersama untuk terus berkiprah dalam sektor pendidikan dan kemanusiaan global.</p>
<p>Selanjutnya, Tarig Ali Bakheet yang telah melakukan kunjungan keduanya ke kantor PP Muhammadiyah Jakarta menyampaikan apresiasinya sekaligus dukungan dan penerimaan atas kunjungan persahabatan ini.</p>
<p>Tarig menegaskan bahwa pihaknya akan senantiasa mempromosikan moderasi keagamaan dan konsisten dalam memperkuat jalinan kerjasama, serta memberdayakan masyarakat dan komunitas muslim secara positif.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syiar Milad 113, Muhammadiyah Depok Gelar “Senam Anak Indonesia Hebat”</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/11/syiar-milad-113-muhammadiyah-depok-gelar-senam-anak-indonesia-hebat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 13:34:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=93220</guid>

					<description><![CDATA[Dalam rangka menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok akan menyelenggarakan kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Muhammadiyah pada 18 November 2025 ini genap berusia 113 tahun sejak kelahirannya di Kauman Yogyakarta pada tahun 1912. Tahun ini Muhammadiyah mengangkat tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”.</p>
<p>Dengan tema ini mengandung maksud Muhammadiyah melalui gerakannya semakin memperkuat dan memperluas usaha dalam memajukan kesejahteraan masyarakat yang berorientasi pada kesejahteraan sosial-ekonomi yang memiliki tumpuan pada kesejahteraan rohaniah dan juga jasmani bagi seluruh masyarakat, sehingga melahirkan kesejahteraan yang utuh lahir dan batin.</p>
<p>Dalam rangka menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok akan menyelenggarakan kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat. Acara ini akan dilaksanakan pada Ahad, 9 November 2025 pukul 06.30 WIB di Lapangan Bola PSP Sawangan, Depok. Kegiatan ini menjadi bagian dari syiar Milad Muhammadiyah yang tidak hanya menumbuhkan semangat kebersamaan dan kebugaran jasmani, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemandirian, disiplin, dan semangat cinta tanah air kepada generasi muda.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan ini antara lain Prof.Dr. Abdul Mukti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Supian Suri, Wali Kota Depok, Ali Wartadinata Ketua PDM Depok. Ketiganya dijadwalkan memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.</p>
<p>Selain itu, acara ini akan diikuti oleh ribuan anak dan pelajar Muhammadiyah se Kota Depok, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga menengah. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi, memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan Muhammadiyah dengan berbagai pihak baik di Depok maupun tingkat Nasional, serta menegaskan komitmen Persyarikatan Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan karakter dan kesejahteraan bangsa melalui pendidikan dan juga olah raga.</p>
<p>Melalui kegiatan “Senam Anak Indonesia Hebat”, Muhammadiyah Depok berharap dapat menghadirkan semangat hidup sehat dan berkemajuan bagi anak-anak Indonesia, sejalan dengan visi besar Muhammadiyah untuk membangun umat yang berdaya, berilmu, dan berakhlak mulia dan menuju Indonesia Berkemajuan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Sumpah Pemuda, Pemuda Muhammadiyah DKI Kukuhkan Komitmen Wujudkan Jakarta Kota Dunia</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2025/10/peringati-sumpah-pemuda-pemuda-muhammadiyah-dki-kukuhkan-komitmen-wujudkan-jakarta-kota-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 13:21:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=93009</guid>

					<description><![CDATA[Ketua Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta, Zulfahmi Yasir Yunan, dalam sambutannya menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan hanya refleksi, tetapi juga panggilan untuk bertindak nyata]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sinergi dengan organisasi kepemudaan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) muda yang tangguh dan berdaya saing menghadapi tantangan era Industri 5.0. Wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat dalam Diskusi Publik bertema “Menyongsong Era Industri 5.0: Siapa yang Bertanggung Jawab Menyiapkan SDM Muda Indonesia”, yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Pemuda <a href="https://www.depokpos.com/2025/10/pp-muhammadiyah-keluarkan-maklumat-penetapan-awal-ramadan-dan-syawal-1447-h/">Muhammadiyah</a> DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/10).</p>
<p>Acara ini dihadiri lebih dari 200 peserta, terdiri dari mahasiswa, pelajar, aktivis pemuda, hingga masyarakat umum. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, DPRD, dan dunia industri dalam menyusun langkah konkret menyiapkan generasi muda Jakarta yang siap menghadapi disrupsi teknologi dan tantangan kemanusiaan di era digital.</p>
<p>Turut hadir Sekretaris Jenderal Pemuda Muhammadiyah Najih Prasetiyo, Ketua PWM DKI Jakarta Dr. Akhmad H. Abu Bakar, serta tiga narasumber utama: Arifin (perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta), Farah Savira (anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta), dan H. Kus Junianto, S.E. (Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APKLINDO).</p>
<p>Ketua Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta, Zulfahmi Yasir Yunan, dalam sambutannya menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan hanya refleksi, tetapi juga panggilan untuk bertindak nyata. Ia menekankan pentingnya peran kolaboratif antar sektor untuk menghadirkan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>“Tantangan generasi muda bukan lagi sekadar menguasai teknologi, tapi bagaimana menghadirkan kemanusiaan dalam kemajuan teknologi. Pemerintah, dunia industri, pendidikan, dan pemuda harus berkolaborasi. Tidak ada pihak yang bisa berjalan sendiri,” ujar Zulfahmi.</p>
<p>Lebih jauh, Zulfahmi menegaskan komitmen Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta untuk menjadi mitra strategis Pemprov DKI dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Global yang mendunia.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya memaknai ulang semangat Sumpah Pemuda dalam konteks modern.</p>
<p>“Jika dahulu perjuangan pemuda adalah melawan penjajahan fisik, maka kini tantangan kita adalah melawan disrupsi digital dan globalisasi. Jadilah pemuda yang kritis, kreatif, kolaboratif, dan kontributif. Bukan sekadar pengguna teknologi, tetapi pencipta solusi,” tambahnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pemuda Muhammadiyah yang terus mendorong dialog dan kolaborasi produktif antara pemuda dan pemerintah. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bagian penting dari upaya membangun SDM unggul di ibu kota.</p>
<p>“Saya sungguh bersyukur Balai Kota menjadi tempat diskusi dengan tema penting ini. Forum semacam ini adalah ruang strategis untuk melahirkan gagasan baru dalam menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan,” ujar Gubernur Pramono.</p>
<p>Gubernur juga menyoroti berbagai capaian Jakarta dalam proses transformasi menuju kota global. Menurutnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat, pertumbuhan ekonomi stabil, serta inflasi terkendali. Bahkan, Jakarta berhasil naik dari posisi ke-74 menjadi ke-71 dalam Global City Index tahun 2025, dan ditargetkan masuk dalam 50 kota global terbaik dunia pada 2030.</p>
<p>Sebagai bentuk komitmen membangun SDM, Pemprov DKI terus memperluas akses pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II bagi 707.513 peserta didik, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 bagi 16.920 mahasiswa, serta pemutihan ijazah untuk 3.297 peserta.</p>
<p>“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga berinvestasi pada kapasitas manusia sebagai penggerak kemajuan kota,” tegas Pramono.</p>
<p>Selain itu, Pemprov DKI juga mendorong program pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi, memperkuat link and match antara pendidikan dan industri, serta mengembangkan inkubator bisnis untuk mendukung wirausaha muda dan startup digital.</p>
<p>Dalam bidang sosial, Pemprov DKI turut memperkuat kebijakan transportasi publik ramah lingkungan. Layanan Transjakarta kini diperluas menjadi Transjabodetabek, diiringi penyediaan transportasi gratis bagi 15 golongan masyarakat, serta penerapan Hari Rabu sebagai hari wajib transportasi umum bagi ASN DKI Jakarta.</p>
<p>Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya mobilitas berkelanjutan, mengurangi polusi, dan membentuk karakter warga kota yang disiplin serta peduli terhadap lingkungan.</p>
<p>Menutup acara, Gubernur Pramono menyampaikan pesan agar seluruh elemen masyarakat terus memperkuat sinergi dalam membangun SDM muda yang unggul dan berkarakter.</p>
<p>“Pembentukan generasi muda yang kompeten adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi seperti ini harus terus dijaga untuk mewujudkan generasi muda Jakarta yang cerdas, inovatif, dan berakhlak,” tutup Gubernur Pramono.</p>
<p>Diskusi publik ini diharapkan menjadi tonggak kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan dalam menghadapi tantangan Industri 5.0, sekaligus menjadikan Jakarta sebagai pusat pengembangan SDM unggul Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
