<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemenperin &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/kemenperin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Oct 2024 10:43:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Unjuk Inovasi di Jepang, Industri Nasional Raup Kerja Sama Senilai USD 10 Juta</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/10/unjuk-inovasi-di-jepang-industri-nasional-raup-kerja-sama-senilai-usd-10-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 10:43:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=76998</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Indonesia menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Indonesia menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global dengan turut berpartisipasi dalam pameran internasional Manufacturing World Osaka (MWO) yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2024 di Jepang. Sebanyak 10 pelaku industri manufaktur Indonesia berkesempatan menjadi co-exhibitor pada ajang tersebut, dengan memperkenalkan beragam inovasi serta produk unggulan mereka kepada para pengunjung dari berbagai negara.</p>
<p>Kesepuluh peserta itu difasilitasi booth oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dengan mengusung tema “Making Indonesia 4.0”. Upaya ini diharapkan dapat mendorong implementasi teknologi industri 4.0 secara berkelanjutan sekaligus menarik investasi dari para penanam modal skala global.</p>
<p>“Keikutsertaan Indonesia dalam pameran internasional Manufacturing World Osaka tahun ini membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Melalui ajang tersebut, telah tercapai kesepakatan bisnis lebih dari USD10 juta dari kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Jepang,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/10).</p>
<p>Menperin mengemukakan, terjalinnya kerja sama itu membuktikan bahwa teknologi dan inovasi industri dalam negeri sudah semakin diakui secara global. “Kami optimistis, kolaborasi ini akan membuka peluang investasi yang lebih besar, mempercepat transformasi industri 4.0 di tanah air, dan meningkatkan daya saing industri Indonesia di kancah internasional,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, capaian kesepakatan sebesar USD10 juta merupakan langkah signifikan dalam mempromosikan industri Indonesia di kancah global. “Kesepakatan ini tidak hanya menunjukkan potensi produk Indonesia, tetapi juga kepercayaan dari pihak asing terhadap kualitas dan daya saing industri nasional. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pelaku industri untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” papar Agus.</p>
<p>Selama pameran, booth Indonesia berhasil menarik lebih dari 500 pengunjung yang terdiri dari pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Antusiasme pengunjung menunjukkan tingginya minat terhadap produk dan teknologi yang ditawarkan oleh pelaku industri Indonesia.</p>
<p>Lebih lanjut, para co-exhibitor tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga memperkenalkan keunggulan teknologi yang diterapkan dalam proses produksi. “Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional,” imbuh Plt. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto.</p>
<p>Plt Dirjen KPAII menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia merupakan salah satu upaya optimalisasi pemerintah dalam menarik investor asing, salah satunya dengan melakukan market sounding secara luas kepada calon investor mengenai potensi dan peluang investasi di Indonesia. “Yang tidak kalah penting adalah branding terkait advanced industry kepada perusahaan yang sudah existing di Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Untuk meningkatkan peluang kerja sama, para co-exhibitor juga aktif mengunjungi stan-stan perusahaan Jepang yang menjadi potential buyer. “Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk memahami lebih dalam mengenai kebutuhan pasar Jepang, serta tren terkini dalam industri manufaktur. Dengan pendekatan ini, diharapkan para pelaku industri Indonesia dapat lebih siap untuk memenuhi ekspektasi dan kebutuhan buyer internasional,” tandas Eko.</p>
<p>Menurut Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional (ASDIPI) Syahroni Ahmad, keberhasilan dalam pameran ini adalah langkah signifikan bagi Indonesia dalam upaya mendorong industri manufaktur nasional agar lebih berdaya saing. “Dengan dukungan penuh dari Kemenperin, diharapkan industri dalam negeri dapat terus berinovasi dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar internasional,” terangnya.</p>
<p>Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Indonesia siap menghadapi tantangan industri global dan terus berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para investor asing. “Kemenperin berkomitmen untuk terus mendukung pelaku industri dalam mengeksplorasi peluang global. Partisipasi Indonesia di pameran internasional seperti MWO merupakan langkah penting dalam mempromosikan inovasi dan meningkatkan investasi, sehingga dapat mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat industri manufaktur yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan,” pungkas Syahroni.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelaran IHYA 2024 Sinergikan Pengembangan dan Pemberdayaan Industri Halal</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/08/gelaran-ihya-2024-sinergikan-pengembangan-dan-pemberdayaan-industri-halal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 00:31:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[IHYA 2024]]></category>
		<category><![CDATA[industri halal]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74375</guid>

					<description><![CDATA[Potensi besar ekonomi syariah dan industri halal ditunjukkan oleh peningkatan jumlah pengeluaran konsumen muslim]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Posisi ekonomi syariah Indonesia di kancah global pun terus meningkat</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><b>JAKARTA </b></a>&#8211; Perkembangan ekonomi syariah dan gaya hidup halal dipandang sebagai salah satu elemen penting dalam pengembangan sumber-sumber pendorong pertumbuhan ekonomi baru dan berkelanjutan. Industri halal di Indonesia semakin menunjukkan kinerja yang positif, dengan pertumbuhan sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) pada Triwulan I – 2024 sebesar 1,94% (y-o-y), didukung oleh pertumbuhan tinggi pada sektor makanan dan minuman halal serta modest fashion, masing-masing sebesar 5,87% (yoy) dan 3,81% (yoy).</p>
<p>“Hal ini menunjukkan bahwa ke depannya pertumbuhan ekonomi nasional mampu didominasi oleh pertumbuhan ekonomi syariah melalui pertumbuhan industri halal,” ujar Sekretaris Jenderal Eko S.A Cahyanto yang mewakili Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Kick-off Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2024 di Jakarta, Senin (26/8).</p>
<p>Potensi besar ekonomi syariah dan industri halal ditunjukkan oleh peningkatan jumlah pengeluaran konsumen muslim sebesar 9,5%, dari USD2 triliun pada 2021 menjadi USD2,29 triliun pada 2022 (berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report (SGIER) 2023/24).</p>
<p>Di samping itu, populasi penduduk muslim dunia diperkirakan akan bertambah hingga mencapai 2,2 miliar jiwa atau 26,5% dari total populasi dunia di tahun 2030 (berdasarkan Pew Research Center’s Forum on Religion and Public Life).</p>
<p>Karenanya, Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, yang mencapai 235,6 juta jiwa, memiliki potensi pasar yang sangat menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal.</p>
<p>Posisi ekonomi syariah Indonesia di kancah global pun terus meningkat. Secara keseluruhan, Indonesia berhasil naik satu peringkat menjadi posisi ketiga pada Global Islamic Economy Indicator.</p>
<p>Kenaikan tersebut ditopang oleh tiga indikator, yaitu sektor industri farmasi dan kosmetik halal yang naik dari peringkat delapan ke peringkat lima, sektor industri makanan halal yang menempati peringkat kedua, serta sektor modest fashion yang menempati peringkat ketiga.</p>
<p>Kondisi tersebut berkorelasi dengan upaya yang dilakukan Kementerian Perindustrian dalam pemberdayaan industri halal. Kemenperin menjalankan kebijakan pemberdayaan industri halal melalui penyusunan kebijakan industri halal, penguatan infrastruktur industri halal, penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), dan pemberian insentif fiskal dan non-fiskal industri halal.</p>
<p>Selanjutnya, kerja sama internasional dalam rangka akses bahan baku halal, perluasan akses pasar, literasi, edukasi, kampanye, sosialisasi, serta promosi peningkatan pemasyarakatan industri halal melalui penghargaan dan fasilitas pameran industri halal baik tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Secara rutin, Kemenperin menyelenggarakan Indonesia Halal Industry Awards yang pada 2024 ini telah memasuki tahun keempat. Kemenperin menggelar Kick-off IHYA 2024 sebagai bagian dari rangkaian penganugerahan IHYA. Pada penyelenggaraan IHYA 2023, sebanyak 693 peserta turut berpartisipasi, naik pesat dari jumlah peserta di tahun pertama penyelenggaraannya yang sebanyak 155 peserta.</p>
<p>“Harapan kami, jumlah peserta yang mendaftar IHYA 2024 akan kembali bertambah. Kami mengajak para stakeholder terkait mengambil momen ini untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan dan pemberdayaan industri halal nasional demi mewujudkan cita-cita: Indonesia sebagai Produsen Halal Terkemuka di Dunia,” kata Sekjen Kemenperin.</p>
<p>Kepala Pusat Pemberdayaan Industri Halal Nila Kumalasari memaparkan, penyelenggaraan IHYA 2024 bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada para pemangku kepentingan, meliputi para pelaku usaha industri, pakar, kementerian, instansi pemerintah nonkementerian, dan/atau pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga jasa keuangan, yang telah berperan aktif dan/atau melakukan inovasi terus menerus di bidang penumbuhan, pengembangan, dan pemberdayaan industri halal nasional.</p>
<p>IHYA 2024 akan menganugerahkan penghargaan dalam delapan kategori, yaitu Inovasi Halal Terbaik, Program Sosial Kemasyarakatan Terbaik, Rantai Pasok Halal Terbaik, Industri Kecil Terbaik, Kawasan Industri Halal Terbaik, Ekspansi Ekspor Terbaik, Dukungan Finansial Terbaik, serta Dukungan Program Halal Terbaik. Nila menginformasikan, registrasi peserta IHYA 2024 dibuka hingga batas waktu tanggal 13 September 2024 pukul 23.59 WIB melalui laman ihya.kemenperin.go.id.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menperin: Kinerja Industri Bisa Lebih Melejit Jika Dua Kebijakan Ini Berjalan Baik</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/01/menperin-kinerja-industri-bisa-lebih-melejit-jika-dua-kebijakan-ini-berjalan-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 12:13:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=62974</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Deru mesin manufaktur di tanah air...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS </strong></a>&#8211; Deru mesin manufaktur di tanah air semakin menggemuruh hingga akhir tahun 2023, tanda para pelaku industri nasional kian optimistis dalam menjalankan usahanya di tengah berbagai dampak geopolitik dan geoekonomi global. Kepercayaan diri ini tercermin dari capaian positif Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&amp;P Global, pada bulan Desember berada di posisi 52,2 atau naik 0,5 poin dibanding bulan November yang menempati level 51,7.</p>
<p>“Alhamdulillah, PMI Manufaktur Indonesia tetap berada dalam fase ekspansi selama 28 bulan berturut-turut. Capaian ini hanya Indonesia dan India yang mampu mempertahankan level di atas 50 poin selama lebih dari 25 bulan. Kinerja baik ini tentu harus kita jaga dan tingkatkan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (2/1).</p>
<p>Menperin mengemukakan, kondisi sektor manufaktur di Indonesia terus membaik lantaran juga didukung dari beragam kebijakan strategis pemerintah yang telah berjalan secara on the right track. “Laju industri manufaktur kita bisa lebih cepat di akhir tahun 2023. Kami juga optimistis di tahun 2024 bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.</p>
<p>Namun, Agus menjelaskan, terdapat kebijakan yang belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan sektor industri, antara lain penerapan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Masih banyak perusahaan industri yang belum menerima manfaat harga gas USD6 per MMBTU. “Pada tahun 2023, hanya 76,95 persen di Jawa Bagian Barat atau hanya sekitar 939,4 BBTUD dibayar dengan harga USD 6,5 per MMBTU, sisanya harus dibayar dengan harga normal sebesar USD 9,12 per MMBTU,” sebutnya.</p>
<p>Tak hanya itu, dalam pelaksanaannya masih banyak sektor industri yang memperoleh volume gas lebih rendah atau tidak sesuai dengan jumlah yang sudah menjadi kontrak antara industri dan pihak penyedia. &#8220;Kebijakan HGBT memang dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan yang kami inginkan, jauh dari ideal di mata kami. Oleh karenanya, carut marut terkait HGBT ini tentu mengurangi daya saing industri kita,” papar Agus.</p>
<p>Menperin menambahkan, kebijakan lainnya yang dibutuhkan adalah pengendalian impor. “Kami meyakini, PMI kita bisa jauh lebih tinggi apabila pelaksanaan HGBT berjalan baik, dan pengendalian impor berjalan baik. Sebab, ada opportunity lost yang dihadapi sektor manufaktur kita akibat kedua hal tersebut. Selain itu, perlu didukung kebijakan untuk menjaga ketersediaan bahan baku sehingga sektor industri manufaktur kita tetap berproduksi dengan baik dalam memenuhi pasar domestik dan ekspor,” imbuhnya.</p>
<p>Catatan positif PMI Manufaktur Indonesia pada akhir tahun sejalan dengan hasil Indeks Kepercayaan Industri (IKI) di Desember 2023 yang telah dilansir sebelumnya oleh Kementerian Perindustrian, dengan mencapai 51,32 poin atau konsisten selama lebih dari 13 bulan sejak diluncurkan IKI, masih berada dalam fase ekspansi. Kemenperin membidik target pertumbuhan industri pengolahan manufaktur sebesar 5,80 persen pada 2024 atau Tahun Naga Kayu, lebih tinggi dari target 4,81 persen di tahun 2023.</p>
<p>Dalam laporannya, S&amp;P Global menyatakan, ekspansi PMI Manufaktur Indonesia pada bulan terakhir 2023 karena adanya permintaan yang cukup tinggi, termasuk dari luar negeri. Ini mendorong pertumbuhan produksi lebih cepat dan penambahan jumlah tenaga kerja.</p>
<p>Jingyi Pan selaku Economics Associate Director S&amp;P Global Market Intelligence menyampaikan bahwa sektor manufaktur Indonesia menutup triwulan terakhir pada tahun ini dengan catatan positif karena permintaan baru yang akan datang dan output keduanya mengalami ekspansi pada tingkat solid. Hal ini memperkuat aktivitas pembelian dan mendorong kenaikan berkelanjutan pada ketenagakerjaan di seluruh sektor produksi barang, mendukung perbaikan lebih jauh pada aktivitas perekonomian.</p>
<p>&#8220;Indikator PMI pada masa mendatang, termasuk indeks penumpukan pekerjaan dan output masa depan juga menunjukkan tren positif. Terutama keseluruhan kepercayaan diri bisnis naik ke posisi tertinggi kedua dalam kurun waktu satu tahun, sementara sedikit akumulasi penumpukan pekerjaan menggambarkan perbaikan kondisi permintaan,” tuturnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RI-AS Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi SDM Industri</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2023/11/ri-as-jalin-kerja-sama-tingkatkan-kompetensi-sdm-industri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 12:11:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[PIDI 4.0]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Industri Digital Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=60904</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Pusat Industri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI 4.0) menjalin kerja sama untuk mengakselerasi penerapan industri 4.0 dengan pelaku dan asosiasi industri dari Amerika Serikat seperti American Society for Testing and Materials (ASTM), Intel, Amazon Web Services (AWS), dan McKinsey.</p>
<p>Di Negeri Paman Sam, telah otomatisasi proses manufaktur tradisional menggunakan teknologi robotik, Internet of Things (IoT), analisa big data, artificial intelligence, dan teknologi lainnya menunjukkan peningkatan efisiensi.</p>
<p>“Kami telah melakukan penandatanganan MoU antara PIDI 4.0 dengan ASTM dari Amerika Serikat tentang Pengembangan SDM Industri dan Transformasi Industri 4.0,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan di Jakarta, Rabu (22/11).</p>
<p>Cakupan kerja sama BPSDMI dan ASTM antara lain kolaborasi pelatihan Industri 4.0 untuk upskilling, reskilling, dan cross-skilling bagi sumber daya manusia industri (SDM) di Indonesia dalam bidang desain untuk manufaktur aditif, keamanan manufaktur aditif, jaminan mutu manufaktur aditif logam, kualifikasi dan sertifikasi manufaktur aditif, dan proses laser powder bed fusion logam tingkat lanjut.</p>
<p>“Selain itu, kerja sama juga meliputi proyek penelitian dan pengembangan industri 4.0 yang dapat didukung oleh Additive Manufacturing Center of Excellence (AM CoE), workshop, konferensi, simposium, serta berbagai program potensial lainnya,” ujar Masrokhan.</p>
<p>ASTM akan memberikan bantuan kepada organisasi lokal melalui pengembangan dokumen panduan, pelatihan khusus, penyiapan fasilitas Industri 4.0 yang sesuai dengan standar internasional, penyiapan sistem manajemen mutu, serta penyusunan kerangka kualifikasi dan sertifikasi di industri 4.0.</p>
<p>Selain penandatanganan MoU dengan pihak ASTM, perwakilan BPSDMI juga mengunjungi Departemen Komersialisasi US dan Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST) Amerika Serikat pada Kamis (16/11). “Saya ingin menekankan bahwa NIST dan BPSDMI (PIDI 4.0) memiliki tujuan yang sama yaitu mendorong inovasi dan daya saing industri dengan memajukan teknologi sebagai upaya peningkatan ketahanan ekonomi,” imbuhnya.</p>
<p>Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama yang dapat dijalin oleh Indonesia dan NIST terkait transformasi industri atau sektor lain yang terkait. Masrokhan yakin bahwa diskusi tentang transformasi digital dan advanced manufacturing akan memberikan inspirasi bagi para pihak untuk dapat mengidentifikasi potensi kolaborasi antara PIDI 4.0 dengan NIST.</p>
<p>“Berangkat diskusi bilateral tersebut, kami akan membangun kemitraan antara BPSDMI (PIDI 4.0) dengan NIST melalui pelaksanaan program dan kegiatan kolaboratif,” tutur Masrokhan.</p>
<p>PIDI 4.0 diluncurkan pada awal Desember 2021 dengan misi menjadi one stop solution penerapan industri 4.0 di Indonesia. Saat ini PIDI 4.0 telah memiliki 44 mitra dari dalam maupun luar negeri yang terdiri dari industri, asosiasi, hingga unit pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenperin dan Dekranas Selenggarakan Pameran Asta Karya Nusa</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2023/10/kemenperin-dan-dekranas-selenggarakan-pameran-asta-karya-nusa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 02:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=59572</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) terus berupaya mendorong promosi dan meningkatkan awareness terhadap potensi kriya dan wastra Nusantara. Salah satu upaya yang ditempuh adalah melalui kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk menyelenggarakan Pameran Asta Karya Nusa yang telah resmi dibuka hari ini, Senin (17/10) di Jakarta.</p>
<p>Penyelenggaraan pameran ini didasari pada fakta bahwa Indonesia kaya akan budaya dan telah melahirkan berbagai produk warisan budaya, termasuk kriya dan wastra, dengan ragam dan nilai filosofinya masing-masing. Kriya dan wastra merupakan cerminan dari keterampilan tangan, rasa estetika, imajinasi, tradisi, dan kreativitas masyarakat Indonesia, serta memegang peranan penting dalam mempertahankan koneksi dengan akar budaya lokal dalam dunia yang semakin dinamis seiring perkembangan ilmu dan teknologi.</p>
<p>“Sesuai arahan Ibu Iriana Joko Widodo selaku Pembina dan Ibu Wury Ma’ruf Amin selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, penting bagi kita semua untuk melestarikan dan menghargai kriya dan wastra, serta memberikan dukungan kepada para perajin yang telah meluangkan waktu dan energi mereka untuk menciptakan karya seni yang indah,” ujar Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional, Tri Tito Karnavian saat pembukaan pameran Asta Karya Nusa.</p>
<p>Ia melanjutkan, salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan ruang ekspresi dan promosi dalam bentuk pameran produk unggulan kriya dan wastra nusantara yang dilaksanakan hari ini.</p>
<p>Pameran Asta Karya Nusa diselenggarakan oleh Dekranas dan Kementerian Perindustrian selaku Ex-Officio Bidang Daya Saing Dekranas dengan mengusung tema “Kriya Unggul, Indonesia Maju” yang bertujuan untuk mengembangkan potensi produk kriya dan wastra Nusantara sehingga semakin unggul dan berdaya saing.</p>
<p>Pameran ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para perajin kriya dan wastra Nusantara untuk dapat memamerkan hasil karya, kreativitas, serta dedikasi dalam menciptakan produk-produk berkualitas tinggi, serta menjadi peluang bagi para perajin untuk membangun jejaring, menjalin kolaborasi, serta saling bertukar wawasan dan pengalaman.</p>
<p>“Salah satu upaya untuk mendukung perkembangan serta pelestarian produk kriya dan wastra Nusantara yaitu dengan membeli dan menggunakan produk kriya dan wastra Indonesia dalam berbagai kesempatan. Mari kita bangga menggunakan produk buatan bangsa Indonesia,” Ketua Harian Dekranas menyampaikan.</p>
<p>Tri mengungkapkan bahwa Ibu Pembina dan Ibu Ketua Umum selalu tegas menyampaikan komitmen Dekranas untuk terus mendukung perkembangan industri kriya dan wastra di Indonesia dengan terus aktif bekerja sama dan sinergi berkolaborasi. “Kolaborasi dan sinergi dilakukan dengan para stakeholder seperti pemerintah pusat dan daerah, Kementerian/Lembaga/Instansi terkait, akademisi, pemerhati kriya dan wastra, komunitas perajin, media, dan seluruh pihak terkait dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung perkembangan industri kriya dan wastra,” jelasnya.</p>
<p>Wakil Ketua Harian I Dekranas, Loemongga Agus Gumiwang mengatakan, Pameran Asta Karya Nusa bukan hanya merupakan wadah untuk memamerkan produk-produk kriya dan wastra, tetapi juga sebuah sarana untuk memahami arti dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. “Kami mengimbau kepada seluruh peserta pameran agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menjaring pengetahuan dan kesempatan sebanyak mungkin,” tambahnya.</p>
<p>Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita, selaku Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional, menyampaikan pada laporannya, Pameran Asta Karya Nusa diselenggarakan pada tanggal 17 &#8211; 20 Oktober 2023 di Plasa Pameran Industri, Gedung Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto 52-53, Jakarta Selatan dan pameran akan diikuti oleh 40 Industri Kecil dan Menengah (IKM), yang terdiri dari 20 IKM kriya dan 20 IKM wastra binaan Kemenperin, Dekranas dan Dekranasda.</p>
<p>Pembukaan pameran hari ini dihadiri oleh jajaran kepengurusan Dekranas dan Dekranas Daerah, jajaran pejabat Kementerian Perindustrian, Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM), Asosiasi Kerajinan, IKM peserta pameran, dan tamu undangan lainnya. Pembukaan juga dimeriahkan dengan pertunjukan hiburan dari artis penyanyi Rossa, serta fashion show oleh desainer mitra Kemenperin dan Dekranas, di antaranya adalah Ria Miranda, Priyo Oktaviano, Purana, dan Kami.</p>
<p>“Selain kegiatan pameran, Asta Karya Nusa juga menampilkan berbagai rangkaian kegiatan berupa Talkshow dengan topik “Mengidentifikasi Peluang Pasar Global dalam Bisnis Online” dari Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), workshop dengan topik “Strategi Promosi melalui Digital Content” oleh Bramantya Eka, Workshop Pembuatan Jam Tangan Kayu oleh Eboni Watch, Workshop Pengolahan Serat Kayu menjadi Aksesoris Fashion Eksklusif oleh Studio Seratan, penampilan musik dan stan kuliner, serta doorprize menarik untuk para pengunjung,” pungkas Dirjen IKMA.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
