<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kamera &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/kamera/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jun 2024 07:28:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>7 Tips Menyimpan Kamera yang Benar, Fotografer Wajib Tahu!</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/06/7-tips-menyimpan-kamera-yang-benar-fotografer-wajib-tahu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 07:28:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[canon eos r10]]></category>
		<category><![CDATA[Fotografer]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=70601</guid>

					<description><![CDATA[Pemilihan cara dan tempat penyimpanan kamera sangat penting untuk menjaga kondisi kamera agar tetap bagus]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEPOKPOS</strong> &#8211; Kamera adalah senjata utama bagi fotografer, sehingga wajib baginya untuk menjaga kamera dengan benar.</p>
<p>Namun masalahnya masih banyak yang belum menyadari betapa pentingnya perawatan dan penyimpanan kamera yang benar untuk menjaga kualitas hasil jepretan kamera itu sendiri.</p>
<p>Ada lho tips menyimpan kamera yang bisa Anda lakukan. Untuk menghindari berbagai masalah yang mungkin saja terjadi pada kamera akibat penyimpanan yang tidak benar.</p>
<p>Misalnya jika Anda sudah memiliki kamera terbaik seperti <span style="color: #000080;"><a style="color: #000080;" href="https://www.blibli.com/jual/canon-eos-r10">EOS R10</a></span>, maka lakukan perawatan dan simpan dengan baik kamera tersebut, agar tetap bagus dan menghasilkan jepretan yang indah.</p>
<h3>7 Tips Menyimpan Kamera yang Benar dan Aman</h3>
<p>Pemilihan cara dan tempat penyimpanan kamera sangat penting untuk menjaga kondisi kamera agar tetap bagus.</p>
<p>Beberapa produsen kamera ternama menyarankan untuk menyimpan kamera dengan tips menyimpan kamera seperti di bawah ini:</p>
<p><strong>1. Simpan di Dalam Tas Kamera Saat Bepergian</strong></p>
<p>Penyimpanan kamera tidak hanya perlu diperhatikan saat kamera berada di rumah, melainkan saat kamera dibawa bepergian juga harus diperhatikan. Ketika Anda traveling dan hunting foto gunakan tas kamera yang tepat untuk menyimpan kamera agar terhindar dari resiko kerusakan lensa dan tombol selama di perjalanan.</p>
<p><strong>2. Jangan Terlalu Lama Penyimpanan di Dalam Tas</strong></p>
<p>Sebaliknya, jika Anda berada di rumah sebaiknya jangan letakkan kamera di dalam tas kamera terlalu lama. Apalagi jika kondisi rumah memiliki kelembaban yang tinggi, kamera yang tetap diletakkan di dalam tas memiliki resiko berjamur. Seringlah mengeluarkan kamera dan angin-anginkan sesekali, agar kamera tidak berjamur.</p>
<p><strong>3. Bersihkan Kamera Secara Teratur</strong></p>
<p>Hal penting yang harus dilakukan sebelum menyimpan kamera adalah membersihkannya terlebih dahulu. Debu dan air bisa menyebabkan kamera berjamur, jadi jangan gunakan sabun sembarangan untuk membersihkan kamera. Gunakan cairan khusus yang dibuat untuk membersihkan kamera. Lakukan pembersihan kamera secara teratur untuk menjaganya tetap bersih.</p>
<p><strong>4. Simpan di Dalam Dry Box</strong></p>
<p>Kamera harus disimpan di dalam tempat yang kering agar tidak berjamur. Oleh sebab itu Anda bisa menyimpan kamera dalam dry box yang bisa dibeli di marketplace. Dry box akan menjaga kamera Anda agar tidak berjamur.</p>
<p><strong>5. Gunakan Silica Gel</strong></p>
<p>Silica gel adalah alat yang bisa digunakan untuk menyerap kelembaban. Agar kamera terjaga dari kelembabannya dan tidak berjamur, maka Anda bisa menggunakan silica gel saat menyimpannya.</p>
<p><strong>6. Lepas Baterai dan Kartu Memori</strong></p>
<p>Menurut produsen kamera ternama, melepas baterai dan kartu memori wajib dilakukan sebelum menyimpan kamera. Hal ini dapat mencegah kamera dari kerusakan akibat kebocoran baterai serta mengurangi resiko kehilangan data yang tersimpan dalam memori.</p>
<p><strong>7. Jangan Diletakkan Sembarangan di Atas Meja</strong></p>
<p>Kamera adalah barang mahal yang harus dijaga agar tetap baik. Jadi jangan letakkan kamera Anda secara sembarangan di atas meja untuk menghindari lensa rusak atau bodi terkena debu.</p>
<p>Mengetahui tips menyimpan kamera yang benar akan membantu Anda menjaga kamera tetap dalam kondisi terbaik dalam jangka waktu yang lama. Lakukan dengan tekun perawatan dan penyimpanan kamera terbaik yang Anda miliki agar tidak timbul masalah di kemudian hari.</p>
<p>Bagi Anda yang ingin upgrade kamera dengan kamera terbaik seperti EOS R10 dari Canon, bisa Anda dapatkan di Blibli. Ada berbagai tipe kamera dari Canon yang tersedia di Official Store di Blibli. Dapatkan kamera original dan bergaransi resmi dan nikmati diskon ongkirnya jika Anda order kamera di Blibli.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga dan Spesifikasi 3 Lensa RF Terbaru dari Canon</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/01/harga-dan-spesifikasi-3-lensa-rf-terbaru-dari-canon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 10:29:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Canon]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=64560</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Dalam dunia fotografi dan videografi memiliki...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dalam dunia fotografi dan videografi memiliki beragam genre, seperti olahraga, wildlife, portrait, landscape, wedding, fashion, food dan masih banyak lagi. Di setiap genre fotografi membutuhkan lensa pamungkasnya masing-masing agar hasil gambar yang dihasilkan bisa sesuai dengan kebutuhan. Memahami hal tersebut, Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digitalnya di Indonesia menghadirkan 3 lensa RF terbaru, yaitu RF24-105 f/2.8L IS USM Z, RF200-800mm f/6.3-9 IS USM dan RF-S10-18mm f/4.5-6.3 IS STM. Ketiga lensa ini memiliki keunggulannya masing-masing sesuai dengan kebutuhan penggunanya.</p>
<p>“Canon memahami kebutuhan para fotografer dan videographer yang membutuhkan lensa dengan berbagai pilihan focal length. Oleh karena itu, kehadiran tiga lensa dengan mounting RF ini diharapkan mampu memberikan keleluasaan bagi para fotografer dan videografer untuk memilih lensa sesuai dengan kebutuhannya dalam mengambil gambar tanpa hambatan karena pilihan lensa dengan focal length yang kurang memadai,” ujar Iqbal Rifqi Prayoga – Canon Business Unit Director PT Datascrip.</p>
<h3>RF24-105 f/2.8L IS USM Z</h3>
<p>Lensa ini, memiliki rentang fokus lebar dan kualitas optik yang luar biasa serta aperture maksimum yang besar. RF24-105mm f/2.8 L IS USM Z memiliki aperture maksimum f/2.8 pada seluruh rentang fokus 24-105mm, dengan kualitas gambar menakjubkan untuk mendukung fotografi resolusi tinggi dan video hingga resolusi 8K. Pengguna juga dapat menikmati fleksibilitas lebih besar dalam pengaturan komposisi dan eksposur pada beragam subjek, terutama saat memotret dalam kondisi minim cahaya atau membuat efek bokeh.</p>
<p>Pada saat yang sama, lensa ini juga memperkenalkan fitur desain baru yang memenuhi kebutuhan pembuatan video profesional, seperti cincin iris pertama pada jajaran lensa RF, sebuah fitur yang biasanya ditemukan pada lensa sinema Canon. Fitur ini memungkinkan kontrol aperture yang senyap dan intuitif dengan torsi halus, ideal untuk menyesuaikan eksposur dan efek bokeh selama perekaman video.</p>
<p>Berkat optimalisasi kontrol optik, mekanis, dan elektrik yang baik termasuk penerapan Dual Nano USM yang bisa digerakkan secara individual. Lensa ini juga menawarkan kontrol yang lebih baik terhadap pergerakan autofocus yang cenderung terjadi selama zoom. Sehingga pengguna dapat menikmati autofocus yang lebih stabil dan konsisten saat melakukan zoom saat proses merekam video atau pengambilan gambar burst kecepatan tinggi.</p>
<p>Ada juga built-in image stabilizer (IS) Optik yang mampu mengoreksi guncangan kamera hingga 5,5 stop dan jika dikombinasikan dengan bodi kamera yang memiliki In-Body IS, performa meningkat hingga 8 stop. Sehingga mampu menghasilkan gambar yang tajam dan stabil, bahkan pada kecepatan shutter speed yang lambat.</p>
<p>Dengan kemampuan dan fleksibilitasnya yang luar biasa, lensa ini sangat mumpuni untuk berbagai macam kebutuhan foto maupun video seperti halnya, portrait, event, wedding, foto jurnalis, bahkan olahraga indoor sekalipun. Tidak kalah penting, lensa ini semakin tangguh karena dilengkapi dengan struktur bodi yang tahan akan debu, cipratan air, serta flourine coating pada elemen depan lensa untuk mencegah goresan, debu menempel dan memudahkan para penggunanya untuk membersihkan elemen depan lensa.</p>
<h3>RF200-800 f/6.3-9 IS USM</h3>
<p>RF200-800mm f/6.3-9 IS USM merupakan lensa zoom super telephoto mounting RF pertama dari Canon yang memiliki focal length hingga 800mm berukuran portabel. Jika digunakan dengan RF Extender 2x, cakupan lensa diperluas hingga 1600mm (2560mm pada kamera APS-C) cocok digunakan untuk genre olahraga, wildlife dan astrofotografi. Meskipun memiliki rentang zoom yang menakjubkan, lensa ini hanya memiliki bobot 2kg sehingga memudahkan mobilitas pengguna yang harus bergerak atau berpindah tempat dengan cepat.</p>
<p>Lensa ini juga memiliki built-in IS hingga 5,5 stop yang efektif meredam guncangan kamera yang lebih sering terjadi saat digunakan pada rentang fokus yang panjang, sehingga dapat menghasilkan gambar yang tajam dan stabil hingga 1/20 detik bahkan jika digunakan pada rentang fokus terpanjang 800mm.</p>
<p>Dirancang khusus untuk menangkap aksi berkecepatan tinggi, lensa ini dilengkapi dengan Nano USM yang mampu memungkinkan pemfokusan yang cepat dan akurat untuk gambar diam, serta pemfokusan yang halus dan senyap untuk video jika digunakan pada kamera yang kompatibel.</p>
<p>Kontrol yang cepat dan intuitif juga mencakup pengoperasian lensa – selain cincin fokus/kontrol yang dapat disesuaikan, terdapat dua tombol fungsi lensa yang dapat diubah menjadi shortcut untuk mengatur fungsi AF atau kontrol eksposur.</p>
<p>Dengan kemampuannya yang ciamik, lensa ini akan selalu diandalkan dalam berbagai jenis lapangan, tidak terkecuali pada lapangan dengan kondisi ekstrim. Meskipun dilengkapi dengan banyak tombol, bodi pada lensa ini sudah dibekali dengan desain dan kontruksi yang dust and weather resistant.</p>
<h3>RF-S10-18mm f/4.5-6.3 IS STM</h3>
<p>Berbeda dengan kedua lensa di atas, lensa ini merupakan lensa zoom ultra-wide berukuran ringkas yang dirancang khusus untuk kamera APS-C EOS R. Didesain ringkas dan ringan agar sesuai dengan bodi kamera APS-C EOS R, lensa ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan lensa EF-S dan EF-M. Walaupun ringan, lensa ini memiliki rentang fokus setara lensa full-frame dengan rentang focus 16mm hingga 29mm, menawarkan cakupan ultra-wide yang ideal untuk merekam momen saat travelling, hiking, foto pemandangan dan pengambilan gambar di ruang sempit.</p>
<p>RF-S10-18mm f/4.5-6.3 IS STM mampu menghasilkan gambar yang lebih tajam dan stabil berkat built-in Optical Image Stabilizer (Optical IS) yang mampu meredam guncangan kamera hingga 4 stop, mengurangi kemungkinan hasil gambar blur bahkan saat menggunakan shutter speed yang lambat. Bila dipadukan dengan kamera yang memiliki In-Body IS seperti EOS R7, Coordinated Control IS meningkatkan hingga 6 stop.</p>
<p>Meskipun bodinya ringan, lensa ini mampu menghasilkan kualitas gambar yang melampaui lensa EF-S yang lebih besar mounting RF yang lebih pendek sehingga mengoptimalkan kualitas gambar sekaligus meminimalkan jumlah elemen, menjaga ghosting, aberasi kromatik, dan kualitas warna yang tetap terkendali.</p>
<p>Autofocus pada lensa ini digerakkan oleh STM tipe leadscrew, yang membuat transisi fokus yang lebih mulus selama perekaman video. Lensa ini juga mendukung Focus Breathing Correction, yang secara digital mengoreksi perubahan sudut pandang yang mengganggu akibat pergerakan fokus saat merekam video.</p>
<h3>Harga</h3>
<p>Saat ini seluruh kamera mirrorless dan lensa EOS R System telah bergaransi 2 tahun. Apabila konsumen memiliki masalah dapat langsung membawanya ke service center yang tersebar di kota–kota besar di Indonesia. Layanan ini memberikan nilai lebih untuk konsumen agar semakin aman dan nyaman dalam menggunakan produk Canon.</p>
<p>PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia memasarkan:<br />
Lensa Canon RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dengan harga Rp66.499.000,-<br />
Lensa Canon RF200-800 f/6.3-9 IS USM dengan harga Rp38.199.000,-<br />
Lensa Canon RF-S10-18mm f/4.5-6.3 IS STM dengan harga Rp7.439.000,-</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Teknik Fotografi Bulb (Long Exposure)</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2017/05/cara-mudah-teknik-fotografi-bulb/</link>
					<comments>https://www.depokpos.com/2017/05/cara-mudah-teknik-fotografi-bulb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 May 2017 17:20:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<category><![CDATA[teknik fotografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=12454</guid>

					<description><![CDATA[Fotografi sudah menjadi hal biasa di era modern...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_12455" aria-describedby="caption-attachment-12455" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/arsip/2017/05/cara-mudah-teknik-fotografi-bulb/lrm_export_20161118_000556-copy/" rel="attachment wp-att-12455"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-post-12454 wp-image-12455" src="http://www.depokpos.com/go/wp-content/uploads/2017/05/LRM_EXPORT_20161118_000556-copy.jpg" alt="" width="700" height="394" /></a><figcaption id="caption-attachment-12455" class="wp-caption-text">(Foto: Tutut Hasti)</figcaption></figure>
<p>Fotografi sudah menjadi hal biasa di era modern saat ini. Karena hampir semua orang dapat melakukan aktivitas fotografi pada saat ini. Baik itu sebagai hobi, pekerjaan, atau pun hanya sebatas foto selfie untuk di unggah ke media sosial. Sehingga, muncullah teknik-teknik dasar fotografi menggunakan kamera digital. Salah satunya adalah teknik memotret Bulb (Long Exposure).</p>
<p>Menurut Ferdiansyah, S.sn, dosen disalah satu universitas negeri ternama mengatakan teknik dasar fotografi itu adalah Segitiga Fotografi. Ada aperture, shutter speed, dan ISO. Elemen inilah yang dipakai secara bersamaan sehingga dapat menghasilkan foto yang menarik dan memiliki komposisi yang pas.</p>
<p>Long Exposure atau yang sering dikenal dengan Bulb adalah sebuah mode dalam kamera, yang memungkinkan untuk mengatur bukaan rana secara manual. Selama tombol shutter speed pada kamera masih ditekan, maka kamera tidak akan tertutup. Hal ini, membuat cahaya terus masuk ke dalam kamera. Teknik ini menggunakan medium cahaya yang bergerak untuk membuat foto ini menjadi lebih artistik.</p>
<p>Dilansir dari Buku Fotografi untuk Pemula dan Orang Awam yang ditulis oleh Rangga Aditiawan, teknik ini hampir sama dengan motion blur, bedanya adalah bulb menggunakan medium cahaya yang bergerak. Gambar yang dihasilkan seperti sinar laser.</p>
<p>Objek yang digambarkan, nantinya akan membentuk suatu garis seperti sinar laser atau gambar yang berbentuk dari sumber cahaya yang digunakan. Teknik ini berasal dari efek natural, seperti lampu kendaraan di jalanan. Sehingga menghasilkan bentuk secara tidak sengaja yang berasal dari cahaya tersebut.</p>
<p>Perlu diketahui Bulb adalah teknik foto menggunakan shutter speed yang sangat lambat. Karena speed yang lambat akan mengakibatkan foto rawan shaking atau tidak fokus. Kamera akan sangat sensitif terhadap getaran. Teknik ini bisa dikatakan susah susah gampang.</p>
<p>Oleh karena itu, sebelum memotret siapkan alat bantu agar kamera bekerja dengan stabil, tanpa ada shaking atau handuk shake, alat yang di butuhkan, yaitu:</p>
<ul>
<li>Tripod, digunakan untuk dudukan kamera agar tidak shaking. Sebelum memasang tripod, perhatikan terlebih dahulu bentuk tanah yang akan dipijaki, apakah sama rata atau tidak rata.</li>
<li>Remote shutter release (remote control).</li>
<li>Lensa, hindari menggunakan lensa tele 70-300 mm.</li>
</ul>
<p>Sebelum pemotretan, buatlah konsep yang matang dan usahakan carilah objek, pencahayaan serta floorplan yang sesuai dengan konsep.</p>
<p>Pemilihan waktu untuk melakukan bulb secara umum pada malam hari. Tetapi saat subuh atau menjelang malam adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukan bulb. Karena akan mendapatkan awan yang lebih indah. Apabila memilih waktu di siang hari carilah lokasi yang minim cahaya, tidak terkena matahari langsung, dan gunakan filter CPL untuk meredupkan cahaya yang masuk.</p>
<p>Berikut adalah langkah-langkah setting kamera untuk melakukan teknik Bulb :</p>
<ul>
<li>Dirikan tripod, lalu pasang kamera dan juga remote Shutter release.</li>
<li>Putar tombol mode-dial kamera dan letakan ke mode manual (M).</li>
<li>Masuk ke pengaturan shutter speed, lalu turunkan sampai mendapat mode bulb.</li>
<li>Setting diafragma ke bukaan f9 atau lebih besar.</li>
<li>Gunakan ISO serendah mungkin.</li>
<li>Jika memotret lintasan jalan raya, sebaiknya pilihlah waktu dimana masih banyak kendaraan yang lewat dan usahakan kedua lampu kendaraan terlihat.</li>
<li>Tekan remote shutter untuk mulai memotret dengan mode bulb. Jangan lepas sampai waktu yang diinginkan. Jika tidak memiliki remote shutter, maka cukup tekan tombol shutter kamera dengan cara yang sama yaitu jangan lepaskan jari. Tetapi tanpa bantuan remote bisa berpotensi terjadinya shake atau getaran oleh tangan yang dapat menyebabkan hasil gambar blur keseluruhan.</li>
<li>Terus ulangi pemotretan sampai mendapat hasil foto yang bagus dan sesuai dengan keinginan.</li>
</ul>
<p>Dengan kreatifitas, kemauan belajar dan usaha yang keras akan mendapatkan foto Bulb yang bagus. Coba terus hingga mendapatkan foto yang sesuai dengan keinginan. (Tutut Hasti/PNJ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.depokpos.com/2017/05/cara-mudah-teknik-fotografi-bulb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
