<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FMIPA UGM &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/tag/fmipa-ugm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Feb 2024 03:08:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1792449405/cropped-depokpos-2/cropped-depokpos-2.jpg?_i=AA</url>
	<title>FMIPA UGM &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa KKN UGM Mengajarkan Tarian Tradisional Nusantara ke Anak-anak Konawe Selatan</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2024/02/mahasiswa-kkn-ugm-mengajarkan-tarian-tradisional-nusantara-ke-anak-anak-konawe-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 03:08:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[FMIPA UGM]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=65724</guid>

					<description><![CDATA[DUNIA KAMPUS &#8211; Gilang Nur Rochman, mahasiswa prodi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/kategori/dunia-kampus/"><strong>DUNIA KAMPUS</strong></a> &#8211; Gilang Nur Rochman, mahasiswa prodi Fisika FMIPA UGM, memiliki bakat menari sejak kecil. Di sela-sela kegiatannya menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, ia mengajarkan tari tradisional nusantara kepada anak-anak sekolah setempat.</p>
<p>Berbagai jenis tarian yang ia ajarkan diantaranya seperti tari Saman dari Aceh hingga tari Kecak dari Bali. Selain itu, ia juga mengajarkan tari-tarian yang kaya akan makna budaya, termasuk tari-tarian yang menggunakan lagu-lagu daerah seperti Sik Sik Sibatumanikam, Ampar Ampar Pisang, Cublak Cublak Suweng, dan RasaSayange. “Mereka belajar dengan antusias dan penuh semangat, mencoba menguasai gerakan-gerakan khas dari setiap tarian tersebut. Kita tidak hanya mengajarkan gerakan-gerakan tari, tetapi juga menjelaskan makna dari keempat lagu daerah tersebut,” kata Gilang dalam rilis yang dikirim Kamis (22/2).</p>
<p>Menurut Gilang, usahanya untuk mengajarkan tarian tradisional sejak dini pada anak-anak agar mereka bisa terus mewarisi dan menjaga warisan budaya Indonesia. Melalui program KKN ini, diharapkan semangat cinta terhadap budaya Indonesia tetap terjaga dan terus berkembang di kalangan generasi muda. “Dengan memahami makna lagu-lagu daerah, anak-anak diharapkan akan lebih mencintai budaya Indonesia dan menjaga keberagaman budaya di tanah air. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan oleh mahasiswa KKN lainnya di berbagai daerah, sehingga budaya Indonesia tetap hidup dan lestari,” harapnya.</p>
<p>Gilang menyebutkan anak-anak yang diajarkan tari tradisional ini merupakan siswa SMPN Satu Atap 1, Desa Namu, Konawe Selatan. Setelah satu bulan berlatih, tarian tradisional ini ditampilkan pada acara pelepasan mahasiswa KKN PPM UGM Unit SG008 dalam acara Festival Pesona Konawe Selatan dengan tema “Semarak Wisata Kemilau Budaya”yang dihadiri oleh Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Dr. Rustamaji, M.Kes., Setda Konawe Selatan, Chadidjah, S.Sos., M.Si., beberapa OPD Konawe Selatan, Camat Laonti, Palaki, S.Kom., M.Pd. dan Kades se-Kecamatan Laonti yang dilaksanakan pada 3 Februari lalu.</p>
<p>Gilang menerangkan, Bupati terkesima dengan penampilan anak-anak tersebut dan sangat mengapresiasi sekaligus memberikan pujian yang sangat tinggi. “Beliau bahkan tidak segan-segan mengatakan bahwa penampilan mereka layak untuk ditampilkan di tingkat provinsi. Pujian dari Bupati menjadi semangat tambahan bagi anak-anak ini. Mereka merasa bangga dan senang bisa mendapat apresiasi yang begitu besar dari pemimpin daerah mereka,” ujarnya.</p>
<p>Penulis : Gusti Grehenson</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UGM Buka Prodi S2 Elektronika dan Instrumentasi</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2023/11/ugm-buka-prodi-s2-elektronika-dan-instrumentasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 01:37:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[FMIPA UGM]]></category>
		<category><![CDATA[program studi]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=60484</guid>

					<description><![CDATA[Pendirian program studi Magister Elektronika dan Instrumentasi didukung oleh kerja sama baik di level nasional maupun internasional]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Pendirian program studi Magister Elektronika dan Instrumentasi didukung oleh kerja sama baik di level nasional maupun internasional</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM membuka program studi (prodi) magister baru yaitu Magister Elektronika dan Instrumentasi (Elins). Prodi ini telah mulai dibuka pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 di bawah Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (DIKE).</p>
<p>Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, menyatakan keputusan untuk membuka program studi baru ini sebagai upaya menanggapi permintaan dari alumni dan industri. Magister Elektronika dan Instrumentasi adalah program studi yang mencakup pembangunan dan pengembangan telaah-telaah arus lemah dalam pengembangan cyber-physical system, sistem tertanam, dan robotika untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan dunia nyata.</p>
<p>Ia optimis program studi baru ini bisa terus berkembang karena saat ini permintaan ahli di bidang cyber-physical system, sistem tertanam, dan robotika terus meningkat. Diharapkan Magister Elektronika dan Instrumentasi ke depan dapat memberikan kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di bidang ini dengan lulusan-lulusan master yang unggul.</p>
<p>“Selain itu juga bisa menghasilkan karya penelitian maupun pengabdian yang memberikan pengaruh dan manfaat yang besar bagi bangsa dan negara,”harapnya, Kamis (9/11).</p>
<p>Ketua Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM, Wahyono, Ph.D., mengungkapkan bahwa elektronika dan instrumentasi sudah menjadi salah satu program studi sarjana pada Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika. Karenanya bidang ilmu dan riset mengenai elektronika dan instrumentasi bukan sesuatu yang baru lagi.</p>
<p>“Sejauh ini kami sudah memiliki 3 Profesor di bidang elektronika dan instrumentasi, 1 Profesor di bidang Ilmu Komputer dan Elektronika, dan 1 Profesor di bidang Ilmu Komputer dan Jaringan. Total terdapat 14 Doktor yang yang mendukung program studi ini,”urainya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa pendirian program studi Magister Elektronika dan Instrumentasi didukung oleh kerja sama baik di level nasional maupun internasional. Di level nasional beberapa industri yang sudah bekerja sama diantaranya adalah Toyota, Pertamina, Stechoq, BMKG, BRIN, GoTo, YPTI, LEN, Tatonas, dan PGN. Sementara level internasional terdapat peluang student exchange di beberapa perguruan tinggi di Malaysia, Taiwan, Belanda, Austria, maupun Inggris.</p>
<p>Sementara Ketua Program Studi Magister Elektronika dan Instrumentasi, Prof. Ahmad Ashari, menambahkan prodi ini memiliki berbagai infrastruktur terkini seperti infrastruktur cybersecurity (Hardware Security Module), Robot Manipulator dan miniatur pabrik standar industri, Automated Guided Vehicle (AGV), UAV, Remotely Operated underwater Vehicle (ROV), PCB maker 8 layer, dan super komputer DGX A100.</p>
<p>Sedangkan lapangan pekerjaan lulusan prodi Magister Elektronika dan Instrumentasi tersedia di bidang akademik, industri, dan pemerintahan. Di bidang akademik, lulusan dapat menempati posisi sebagai pengajar dan peneliti. Lalu berbagai bidang industri, di antaranya bidang industri perminyakan dan gas, transportasi, dan pertambangan, dibutuhkan lulusan untuk menempati posisi-posisi antara lain sebagai perekayasa senior, manajer perekayasa, instrumentation designer, electronic instrumentation specialist, lead instrumentation designer, dan lead electronics designer. Di bidang pemerintahan, lulusan dapat menempati posisi pada jabatan fungsional perekayasa ahli pertama.</p>
<p>Ahmad Ashari menyebutkan prodi ini menerima baik mahasiswa yang reguler, by Research, dan juga membuka kelas akhir pekan (Sabtu). Program by research dapat dilakukan di tempat mahasiswa bekerja. Diharapkan berbagai alternatif ini dapat memberi kesempatan kepada akademisi dan praktisi industri yang masih terikat ikatan dinas atau bagi mereka yang tidak selalu dapat meninggalkan pekerjaannya.</p>
<p>Penerimaan mahasiswa baru prodi Magister Elektronika dan Instrumentasi pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 dibagi dalam dua gelombang. Gelombang 1 telah berlangsung pada 25 Oktober-7 November 2023. Lalu pendaftaran gelombang 2 akan dibuka pada 19 Desember 2023-2 Januari 2024. Informasi lebih lanjut bisa diakses di http://mei.mipa.ugm.ac.id atau http://um.ugm.ac.id.</p>
<p>Penulis: Ika</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
