<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Humanitas &#8211; DEPOK POS</title>
	<atom:link href="https://www.depokpos.com/kategori/humanitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<description>Medianya Orang Depok</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2026 10:41:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1792449405/cropped-depokpos-2/cropped-depokpos-2.jpg?_i=AA</url>
	<title>Humanitas &#8211; DEPOK POS</title>
	<link>https://www.depokpos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Laznas Dewan Dakwah Jangkau 1.476 Santri di 59 Pesantren, Rawat Harapan dari Penjuru Negeri</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/10/laznas-dewan-dakwah-jangkau-1-476-santri-di-59-pesantren-rawat-harapan-dari-penjuru-negeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2026 10:41:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=105467</guid>

					<description><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah berupaya menghadirkan dukungan yang menyentuh kebutuhan pendidikan dan fasilitas penunjang kehidupan pesantren]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Memaknai Hari Santri Nasional tidak hanya tentang menghargai perjuangan para santri, tetapi juga memastikan mereka memiliki kesempatan dan fasilitas yang memadai untuk menuntut ilmu. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah telah menjangkau 1.476 santri di 59 pondok pesantren di berbagai wilayah Indonesia melalui program beasiswa pendidikan, renovasi ruang kelas dan sekolah, bantuan air, serta dukungan sarana dan prasarana pesantren lainnya.</p>
<p>Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung keberlangsungan pendidikan pesantren sekaligus membantu memenuhi kebutuhan para santri dalam menjalani proses belajar. Melalui berbagai bentuk bantuan ini, Laznas Dewan Dakwah berupaya menghadirkan dukungan yang menyentuh kebutuhan pendidikan dan fasilitas penunjang kehidupan pesantren.</p>
<p>Di balik angka 1.476 santri tersebut, terdapat generasi muda yang tengah menempuh perjalanan panjang dalam menuntut ilmu. Mereka belajar, menghafal Al-Qur’an, mendalami ilmu agama, dan mempersiapkan diri untuk berkontribusi bagi masyarakat. Dukungan terhadap mereka menjadi bagian penting dalam menjaga agar kesempatan belajar dan cita-cita para santri terus tumbuh.</p>
<p>Hafidz, Komandan Tim Program Laznas Dewan Dakwah, mengatakan bahwa jangkauan program tersebut menjadi pengingat akan pentingnya memperluas manfaat bagi lebih banyak pesantren dan santri di Indonesia.</p>
<p>“Bagi kami, Laznas Dewan Dakwah hadir sebagai jembatan kebaikan yang menghubungkan kepedulian para donatur dengan kebutuhan nyata para santri dan pesantren. Setiap pesantren memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda, tetapi memiliki harapan yang sama, yakni agar para santri dapat terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi lebih banyak pihak agar manfaat ini bisa menjangkau lebih banyak santri dan pesantren,” ujar Hafidz.</p>
<p>Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan pesantren tidak dapat berhenti pada satu program atau satu periode penyaluran. Semakin luas kolaborasi yang terbangun, semakin besar pula peluang untuk menghadirkan manfaat bagi santri yang membutuhkan dukungan pendidikan dan fasilitas penunjang.</p>
<p>“Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, kami telah menjangkau 59 pesantren dengan total 1.476 santri. Ini menjadi langkah yang patut disyukuri, tetapi juga menjadi pengingat bahwa masih ada peluang untuk memperluas jangkauan kebaikan. Kami berharap, dengan dukungan masyarakat dan para donatur, ke depan semakin banyak pesantren dan santri yang bisa merasakan manfaat dari program-program Laznas Dewan Dakwah,” tambahnya.</p>
<p>Jangkauan program tersebut juga menegaskan bahwa dukungan terhadap santri perlu hadir dalam berbagai bentuk. Beasiswa membantu menopang perjalanan pendidikan, renovasi ruang kelas dan sekolah mendukung kelayakan tempat belajar, sementara bantuan air serta sarana dan prasarana lainnya menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan pesantren.</p>
<p>Momentum Hari Santri Nasional menjadi relevan untuk memperkuat kepedulian terhadap kehidupan santri dan keberlangsungan pendidikan pesantren. Di tengah proses belajar dan pembentukan karakter, para santri membutuhkan dukungan bersama agar dapat terus mengembangkan ilmu, kapasitas, dan potensi mereka.</p>
<p>Melalui program ini, Laznas Dewan Dakwah mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam mendukung pendidikan pesantren. Kolaborasi antara lembaga sosial, donatur, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan sehingga semakin banyak santri memperoleh kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.</p>
<p>Sebab, merawat masa depan santri bukan hanya tentang mendukung mereka hari ini, melainkan juga tentang membuka jalan bagi lahirnya generasi yang kelak membawa manfaat bagi umat, masyarakat, dan bangsa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_417,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1792665482/IMG-20261022-WA0009/IMG-20261022-WA0009.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Rumah Zakat dan FWJI Korwil Depok Salurkan Bingkisan untuk Yatim, Janda dan Dhuafa</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/10/kolaborasi-rumah-zakat-dan-fwji-korwil-depok-salurkan-bingkisan-untuk-yatim-janda-dan-dhuafa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 06:29:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[FWJI]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=105387</guid>

					<description><![CDATA[DEPOK – Rumah Zakat bersama Forum Wartawan Jaya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DEPOK – Rumah Zakat bersama Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJ Indonesia) berkolaborasi menyalurkan paket bingkisan kepada yatim, janda dan dhuafa di RW 02, Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok.</p>
<p>Kegiatan penyerahan bingkisan berlangsung pada Selasa (20/10) bertempat di sekretariat FWJ Indonesia Korwil Depok</p>
<p>Bingkisan tersebut diberikan kepada binaan Rumah Zakat yang berasal dari berbagai kalangan, di antaranya yatim, piatu, lansia dhuafa, penyandang disabilitas, berupa paket sembako.</p>
<p>Perwakilan Rumah Zakat, Dwi, menyampaikan bahwa penyaluran bingkisan ini menjadi bagian dari wujud kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada donatur yang mempercayakan kepada Rumah Zakat Depok untuk menyalurkan paket bingkisan kepada mereka yang membutuhkan, semoga menjadi amal baik dunia dan akhirat,&#8221; ujar Dwi.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, ketua Korwil FWJI Indonesia untuk wilayah Depok, Muhammad Iksan, mengapresiasi sebesar-besarnya atas kolaborasi tersebut demi sedikit meringankan beban hidup masyarakat di sekitar kantor wilayah FWJI Korwil Depok.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kolaborasi bisa berlanjut terus dan menjadi amal baik bersama dalam menebar kebaikan untuk semua pihak,&#8221; ujar Iksan.</p>
<p>Ditempat terpisah, Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya, atau yang akrab disapa Opan, memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk kolaborasi sosial ini.</p>
<p>&#8220;Semoga kolaborasi ini semakin meningkatkan sinergi antara lembaga sosial kemanusiaan dan organisasi wartawan untuk memberi manfaat yang lebih besar diluar tugas kejurnalistikan untuk orang banyak,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Tak lupa, Opan juga mendorong agar sekretariat FWJ Indonesia di wilayah lainnya juga semakin erat membina hubungan baik dan memberi manfaat bagi orang banyak dalam sisi apapun.</p>
<p>Penyerahan bingkisan disambut dengan penuh antusias oleh para binaan Rumah Zakat. Kebahagiaan terlihat dari wajah para peserta yang menerima bingkisan tersebut.</p>
<p>&#8220;Di kondisi yang serba sulit seperti sekarang, bantuan seperti ini sangat membantu kami. Alhamdulillah dan terimakasih orang baik, semoga mendapat balasan yang lebih besar lagi,&#8221; ucap Bu Acen mewakili dua anaknya yang yatim.</p>
<p>Melalui kolaborasi ini, FWJ Indonesia dan Rumah Zakat Depok berharap bingkisan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.</p>
<p>Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekitar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://fwjinews.com/go/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0015.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Baru Diresmikan, Masjid Annur Siti Aminah Jadi Pusat Pembinaan Mualaf di Pedalaman Donggala</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/10/baru-diresmikan-masjid-annur-siti-aminah-jadi-pusat-pembinaan-mualaf-di-pedalaman-donggala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 06:01:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Donggala]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=105121</guid>

					<description><![CDATA[Pelaksanaan salat Jumat perdana menjadi bagian penting dari pemanfaatan masjid tersebut sebagai sarana ibadah bersama]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DONGGALA, SULAWESI TENGAH</strong> &#8211; Masjid Annur Siti Aminah di Dusun II, Desa Bonemarawa, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, resmi diresmikan pada 9 Oktober 2026. Peresmian ini ditandai dengan pelaksanaan salat Jumat perdana, sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat mualaf setempat untuk memperkuat kehidupan beragama dan pembinaan keislaman.</p>
<p>Masjid yang diinisiasi melalui program dakwah dan pembangunan rumah ibadah LAZNAS Dewan Dakwah ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar tempat menunaikan salat.</p>
<p>Keberadaannya diharapkan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an, pendidikan dasar keislaman, pembinaan akidah, serta kegiatan dakwah yang berkelanjutan bagi masyarakat Muslim di pedalaman.</p>
<p>Bagi masyarakat Kampung Mualaf di Dusun II, Desa Bonemarawa, kehadiran masjid ini memiliki arti penting. Mereka telah memeluk Islam sejak 2007 dan selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pendampingan keagamaan. Akses menuju permukiman yang sulit, keterbatasan listrik, dan minimnya jaringan komunikasi menjadi tantangan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus dalam pelaksanaan dakwah.</p>
<p>Kecamatan Rio Pakava berada di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada kawasan yang berbatasan dengan Sulawesi Barat. Kondisi geografis dan persebaran permukiman di wilayah ini menjadi tantangan dalam menjangkau masyarakat di pelosok, termasuk komunitas mualaf di Desa Bonemarawa.</p>
<p>Di tengah kondisi tersebut, Dewan Dakwah terus mengupayakan keberlanjutan dakwah melalui penugasan dai muda untuk mendampingi masyarakat. Pendampingan ini diarahkan untuk membantu warga memahami ajaran Islam, mempelajari tata cara ibadah, membaca Al-Qur’an, dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>“Kehadiran Masjid Annur Siti Aminah memiliki arti penting bagi masyarakat mualaf yang membutuhkan pendampingan untuk memperdalam pemahaman dan praktik keislaman. Saudara-saudara Muslim di kampung tersebut telah memeluk Islam sejak 2007 dan membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Alpian, Komandan Program Dakwah LAZNAS Dewan Dakwah.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa keterbatasan akses, listrik, dan jaringan komunikasi menjadi tantangan dalam pelaksanaan dakwah di wilayah tersebut. Karena itu, kehadiran dai dan masjid diharapkan dapat memperkuat proses pembinaan serta membuka ruang belajar agama yang lebih terarah bagi masyarakat.</p>
<p>Pelaksanaan salat Jumat perdana pada 9 Oktober 2026 menjadi bagian penting dari pemanfaatan masjid tersebut sebagai sarana ibadah bersama. Ke depan, Masjid Annur Siti Aminah diharapkan menjadi tempat anak-anak belajar mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur’an, orang tua memperdalam pengetahuan agama, serta masyarakat mengikuti kegiatan pembinaan bersama para dai.</p>
<p>Peresmian masjid ini bukanlah akhir dari ikhtiar dakwah, melainkan langkah awal untuk memperkuat pendampingan masyarakat secara berkelanjutan. Manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan melalui tersedianya sarana ibadah, tetapi juga melalui tumbuhnya kegiatan pendidikan Al-Qur’an, pembinaan keluarga, dan penguatan pemahaman keislaman bagi generasi berikutnya.</p>
<p>Ke depan, LAZNAS Dewan Dakwah juga merencanakan penyediaan panel surya untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Rencana ini diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat serta menunjang keberlangsungan kegiatan dakwah dan pendidikan keislaman.</p>
<p>LAZNAS Dewan Dakwah mengajak masyarakat luas untuk turut mendukung ikhtiar dakwah dan pendidikan Islam di pedalaman agar pendampingan dai dan pembelajaran Al-Qur’an dapat terus berjalan.</p>
<p>Bagi masyarakat mualaf di Bonemarawa, Masjid Annur Siti Aminah menjadi ruang untuk menumbuhkan ilmu, memperkuat keimanan, dan membangun kebersamaan. Dukungan masyarakat luas diharapkan dapat menjaga keberlanjutan dakwah sehingga manfaat masjid ini terus dirasakan oleh masyarakat di pedalaman Donggala.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_470,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1792130114/IMG-20261016-WA0009/IMG-20261016-WA0009.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadir di Bale by BTN, LAZNAS Dewan Dakwah Mudahkan Umat untuk Berzakat dan Dukung Dakwah Pedalaman</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/10/hadir-di-bale-by-btn-laznas-dewan-dakwah-mudahkan-umat-untuk-berzakat-dan-dukung-dakwah-pedalaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2026 11:56:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=104825</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA — Menunaikan zakat kini semakin dekat dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> — Menunaikan zakat kini semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. Kini, melalui layanan digital, berzakat di Laznas Dewan Dakwah bisa ditunaikan melalui Bale by BTN yang juga menjadi peluang untuk memperluas partisipasi umat dalam mendukung program dakwah dan pembinaan masyarakat di berbagai pelosok negeri, termasuk kampung mualaf dan kawasan dengan populasi Muslim minoritas.</p>
<p>Bagi LAZNAS Dewan Dakwah, kemudahan menunaikan zakat bukan sekadar soal transaksi yang praktis. Di balik dana zakat yang ditunaikan, terdapat ikhtiar untuk menjaga keberlangsungan dakwah, mendukung para dai, serta hadir mendampingi saudara-saudara Muslim yang membutuhkan pembinaan keislaman secara berkelanjutan di wilayah pelosok dan pedalaman.</p>
<p>Dukungan zakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan dakwah, terutama di kampung mualaf dan wilayah dengan populasi Muslim minoritas.</p>
<p>Salah satu perjuangan tersebut terlihat di Kampung Mualaf Opang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Ustadz Riswan bersama istrinya rutin membimbing anak-anak mualaf belajar membaca Al-Qur’an selepas Ashar. Pembinaan ini dilakukan dengan sabar dan berkelanjutan agar mereka semakin mengenal Islam.</p>
<p>Perjuangan serupa dijalani Ustadz Sukarman, dai Dewan Dakwah yang bertugas di Tana Toraja, wilayah dengan populasi Muslim sekitar 18 persen. Ia menempuh perjalanan sulit untuk berdakwah, menjadi imam dan khatib Jumat, bahkan di masjid yang hanya dihadiri lima jamaah.</p>
<p>Dua kisah tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan dakwah tidak hanya berkaitan dengan kehadiran seorang dai. Keberlanjutan pembinaan juga memerlukan dukungan bersama, termasuk melalui zakat yang ditunaikan umat dan dikelola secara amanah untuk membantu program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Direktur Program LAZNAS Dewan Dakwah, Ramdani, menegaskan pentingnya dukungan umat bagi keberlangsungan dakwah pedalaman. Melalui kemudahan kanal pembayaran digital, diharapkan semakin banyak masyarakat dapat mengambil bagian dalam ikhtiar tersebut.</p>
<p>“Kami berharap kemudahan pembayaran zakat melalui layanan digital dapat semakin mendekatkan umat dengan berbagai program dakwah dan pelayanan masyarakat. Insyaallah, zakat yang ditunaikan dan dikelola sesuai ketentuan akan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menguatkan pembinaan umat, termasuk di kampung mualaf, wilayah minoritas muslim dan kampung-kampung kecil di pedalaman,” demikian pesan yang dapat menjadi semangat bersama dalam mendukung dakwah di pelosok negeri.</p>
<p>Kehadiran kanal digital seperti Bale by BTN juga menjadi bagian dari perkembangan layanan keuangan yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. Dengan memanfaatkan teknologi, pembayaran zakat diharapkan dapat dilakukan secara lebih praktis, tanpa mengurangi perhatian terhadap ketepatan penyaluran dan amanah pengelolaannya.</p>
<p>Bagi LAZNAS Dewan Dakwah, dukungan zakat memiliki arti penting dalam menjaga keberlangsungan berbagai program dakwah, pendidikan, pemberdayaan umat, serta pelayanan sosial. Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya mendampingi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap pembinaan keagamaan.</p>
<p>Karena itu, masyarakat diajak untuk memanfaatkan kemudahan layanan digital dalam menunaikan zakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap saudara-saudara Muslim di berbagai penjuru negeri. Dari pembinaan anak-anak mualaf yang belajar Al-Qur’an hingga perjuangan dai di kawasan minoritas, setiap dukungan yang dikelola sesuai peruntukannya dapat menjadi bagian dari ikhtiar memperluas kebermanfaatan zakat.</p>
<p>Kini, dukung perjuangan dakwah hingga pelosok negeri melalui zakat LAZNAS Dewan Dakwah di Bale by BTN.</p>
<p>Tata Cara Menunaikan Zakat melalui Bale by BTN<br />
1. Buka Aplikasi Bale by BTN<br />
2. Pilih Menu Lifestyle<br />
3. Pilih Menu Donasi &amp; Zakat<br />
4. Pilih LAZNAS Dewan Dakwah<br />
5. Pilih Menu Donasi Sosial Lalu Pilih Zakat<br />
6. Selesaikan Transaksi</p>
<p>Dengan kemudahan teknologi dan kepedulian yang terus tumbuh, zakat diharapkan tidak berhenti sebagai kewajiban yang ditunaikan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan pembinaan, menguatkan para dai, serta menjaga keberlanjutan dakwah hingga ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://www.askara.co/assets/images/news/2026/10/20261013050031_normal.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UBN Ajak Masyarakat jadi Bagian dari Misi Kemanusiaan ke Gaza</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/10/ubn-ajak-masyarakat-jadi-bagian-dari-misi-kemanusiaan-ke-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 22:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[SAJID]]></category>
		<category><![CDATA[UBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=104588</guid>

					<description><![CDATA[Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan dalam misi kemanusiaan tersebut]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Ketua Umum DPP Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID) Ustaz Bachtiar Nasir atau karib disapa UBN mengajak para jurnalis, pimpinan organisasi nonpemerintah (NGO), relawan, dan masyarakat luas untuk terlibat dalam program kemanusiaan menuju Gaza dan Tepi Barat.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan UBN sebagai bagian dari upaya kemanusiaan untuk menembus blokade Gaza dan membangun koridor kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.</p>
<p>“Izinkan saya mengajak seluruh teman-teman jurnalis untuk menjadi bagian dari perjalanan kemanusiaan menembus blokade Gaza dan Tepi Barat,” kata UBN, Rabu (7/10/2026) di Jakarta.</p>
<p>Ia juga mengajak para pimpinan NGO untuk turut bergabung dalam program tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan dalam misi kemanusiaan tersebut.</p>
<p>“Juga saya mengajak teman-teman pimpinan-pimpinan NGO untuk bergabung dalam program ini,” ujar UBN yang juga Pembina Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).</p>
<p>UBN juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi relawan meski tidak tergabung dalam organisasi nonpemerintah.</p>
<p>“Dan saya juga mengajak teman-teman yang siap menjadi relawan, yang tidak tergabung di dalam NGO mana pun, saya mengajak ayo bergabung,” katanya.</p>
<p>Selain jurnalis, NGO, dan relawan, UBN mengajak masyarakat luas memberikan dukungan terhadap program kemanusiaan tersebut.</p>
<p>“Kepada masyarakat luas, mari menjadi bagian yang mendukung program ini,” tutur dia.</p>
<p>UBN mengatakan misi tersebut diarahkan untuk menembus blokade Gaza, membangun koridor kemanusiaan, serta membantu masyarakat yang berada dalam kondisi terancam.</p>
<p>“Kita akan menembus blokade Gaza. Kita akan membangun koridor kemanusiaan. Kita akan menyelamatkan nyawa-nyawa yang terancam kematian. Kita akan menyelamatkan anak-anak yang hampir kehilangan masa depannya bersama Global Peace Convoy Indonesia,” kata UBN. []</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_351,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1791497821/IMG-20261009-WA0001/IMG-20261009-WA0001.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laznas Dewan Dakwah Salurkan 24.200 Liter Air Bersih untuk Korban Gempa Flores</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/10/laznas-dewan-dakwah-salurkan-24-200-liter-air-bersih-untuk-korban-gempa-flores/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2026 05:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=104420</guid>

					<description><![CDATA[BNPB mencatat masih ada 24.027 warga yang tinggal di pengungsian]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>FLORES</strong></a> &#8211; Laznas Dewan Dakwah menyalurkan 24.200 liter air bersih dan 1.615 liter air minum untuk warga yang mengungsi akibat gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Air ini dibagikan selama empat hari, pada 21 hingga 24 September 2026, untuk ribuan warga di pengungsian, termasuk di Kampung Waso, Desa Satar Kampas. Hingga kini, Laznas Dewan Dakwah masih terus mengirim air bersih ke lokasi pengungsian.</p>
<p>Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa ini menewaskan 156 orang. Sebanyak 48 orang meninggal saat gempa terjadi, sedangkan 108 orang lainnya meninggal di pengungsian.</p>
<p>Hingga 28 September 2026 pukul 10.00 WIB, BNPB mencatat masih ada 24.027 warga yang tinggal di pengungsian dan 1.620 orang yang terluka atau sakit. Sudah lebih dari sebulan mereka bertahan di tempat yang serba terbatas, dan air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang paling sulit dipenuhi.</p>
<p>Di banyak tempat di NTT, warga sudah kesulitan mendapat air bersih jauh sebelum gempa. Untuk mengambil air, mereka harus berjalan jauh masuk ke hutan. Setelah gempa, keadaannya makin berat, karena banyak orang berkumpul di satu tempat pengungsian dan kebutuhan air ikut bertambah.</p>
<p>Fahri, relawan Laznas Dewan Dakwah di lokasi, mengatakan air adalah keluhan yang paling sering ia dengar dari warga.</p>
<p>&#8220;Waktu kami datang, warga kekurangan air untuk minum, masak, sampai untuk wudu. Banyak juga yang sakit, jadi air bersih sangat dibutuhkan. Kalau airnya kurang, warga terpaksa pakai air seadanya, dan itu bisa bikin makin banyak yang sakit,&#8221; kata Fahri.</p>
<p>Selain mengirim air, Laznas Dewan Dakwah juga memasang 10 toren air di 10 titik pengungsian. Sebagian besar toren ditempatkan di masjid dan musala, karena tempat-tempat inilah yang sekarang dipakai warga untuk tinggal sementara.</p>
<p>Menurut Fahri, setelah toren terpasang, warga tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mengambil air. &#8220;Ibu-ibu bisa masak, anak-anak bisa mandi, dan warga bisa wudu di masjid tanpa harus antre lama atau cari air ke tempat lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Direktur Eksekutif Laznas Dewan Dakwah, Ustadz Idris Yusuf, mengatakan air dipilih sebagai bantuan utama karena kebutuhannya paling mendesak di lapangan.</p>
<p>&#8220;Di pengungsian, air dipakai untuk semua hal: minum, masak, mandi, mencuci, dan ibadah. Kalau air tidak cukup, warga mudah sakit. Karena itu kami dahulukan air bersih dan air minum, lalu kami pasang toren supaya warga punya tempat menyimpan air di dekat mereka. Pengiriman air ini tidak berhenti di sini. Selama warga masih di pengungsian, kami akan terus mengirim air,&#8221; kata Ustadz Idris Yusuf.</p>
<p>Laznas Dewan Dakwah juga mengirim Ustadz Raja, dai muda asal Aceh lulusan STID Mohammad Natsir, untuk tinggal bersama warga di Kampung Waso. Selain membimbing warga dalam urusan ibadah, ia mendata kebutuhan warga dan ikut menyalurkan bantuan di lokasi.</p>
<p>Laznas Dewan Dakwah berterima kasih kepada para donatur yang sudah ikut membantu. Semua air bersih, air minum, dan toren yang sampai ke pengungsian berasal dari sumbangan mereka.</p>
<p>Hingga saat ini, tim Laznas Dewan Dakwah di lapangan masih terus mengirim bantuan ke pengungsian. Karena masih banyak warga yang belum bisa pulang ke rumah, kebutuhan air diperkirakan akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_351,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1791177462/IMG-20261005-WA0008_copy_800x450/IMG-20261005-WA0008_copy_800x450.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semarak Hari Jantung Sedunia, Rumah Zakat Gelar Cek Metabolik Gratis untuk Ojol</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/semarak-hari-jantung-sedunia-rumah-zakat-gelar-cek-metabolik-gratis-untuk-ojol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 10:03:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=104297</guid>

					<description><![CDATA[pemeriksaan kesehatan metabolik gratis bagi pengemudi ojek online (ojol) di Shelter Ojek Online Stasiun Depok Baru]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Dalam semarak Hari Jantung Sedunia, Rumah Zakat mengadakan pemeriksaan kesehatan metabolik gratis bagi pengemudi ojek online (ojol) di Shelter Ojek Online Stasiun Depok Baru, Selasa (29/9/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Rumah Zakat terhadap para pengemudi ojol yang sehari-hari bekerja dengan mobilitas tinggi dan waktu kerja yang panjang. Aktivitas di jalan yang padat, pola kerja yang tidak selalu teratur, serta tuntutan untuk terus berkendara membuat perhatian terhadap kondisi kesehatan menjadi hal yang penting bagi para ojol.</p>
<p>Sebanyak 100 pengemudi ojol ditargetkan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu para peserta mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus menjadi langkah awal untuk lebih memperhatikan kesehatan di tengah rutinitas bekerja.</p>
<p>Salah satu peserta, Sudjana (61), mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan seperti ini membantu para pengemudi ojol mengetahui kondisi tubuh mereka tanpa harus meninggalkan aktivitas terlalu jauh dari tempat bekerja.</p>
<p>Hal senada disampaikan Rojak (56). Ia mengapresiasi kepedulian Rumah Zakat yang menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung di lokasi para pengemudi ojol beraktivitas.</p>
<p>“Terima kasih Rumah Zakat, semoga sehat selalu,” ujar Rojak.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat berharap semakin banyak pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojol, yang memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sebab, menjaga kesehatan bukan hanya tentang mengobati ketika sakit, tetapi juga mengenali kondisi tubuh lebih awal agar dapat melakukan langkah pencegahan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UMKM Perempuan di Bandung Didorong Naik Kelas</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/umkm-perempuan-di-bandung-didorong-naik-kelas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 07:34:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Baitulmaal Muamalat]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=104010</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Bagi sebagian perempuan, usaha bukan sekadar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Bagi sebagian perempuan, usaha bukan sekadar sumber penghasilan. Dari dapur rumah, kios kecil, hingga lapak sederhana, usaha menjadi cara untuk menopang kebutuhan keluarga sekaligus membuka peluang untuk tumbuh dan mandiri.</p>
<p>Potensi tersebut terlihat di Kota Bandung, di mana menurut data dari Dinas Koperasi dan Perempuan, sebanyak 64,5% pelaku UMKM merupakan perempuan yang bergerak di sektor kuliner, fesyen, perdagangan, dan kerajinan tangan (handicraft). Melihat potensi tersebut, PT Sun Life Financial Indonesia &#8211; Unit Usaha Syariah (Sun Life Syariah) bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) menghadirkan Program UMKM Naik Kelas di Kecamatan Antapani, Kota Bandung, yang didukung melalui dana infak PT Sun Life Financial Indonesia &#8211; Unit Usaha Syariah (Sun Life Syariah).</p>
<p>Kecamatan Antapani dipilih karena memiliki potensi ekonomi mikro yang besar dengan lebih dari 2.500 unit UMKM yang didominasi sektor kuliner. Sekitar 40% pelaku UMKM kuliner di wilayah tersebut merupakan perempuan. Namun, di balik potensi itu, pelaku usaha masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal kerja, pencatatan keuangan yang belum konsisten, kesulitan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), keterbatasan legalitas dan standardisasi produk, serta akses pemasaran digital yang masih terbatas.</p>
<p>Program ini melibatkan 15 pelaku UMKM binaan sebagai penerima manfaat utama dengan masa pendampingan selama 12 bulan. Pendekatan yang digunakan bukan bantuan lepas, melainkan penguatan kapasitas (capacity building) agar peserta mampu mengelola dan mengembangkan usahanya secara lebih mandiri dan berkelanjutan.</p>
<p>Pendampingan mencakup pelatihan pencatatan keuangan, penyusunan proposal bisnis, perhitungan HPP, Business Model Canvas (BMC), fasilitasi legalitas dan perizinan, penyusunan SOP produksi, foto produk, hingga strategi pemasaran online dan offline melalui platform Shopee dan TikTok. Peserta juga difasilitasi mengikuti bazar UMKM untuk memperluas akses pasar dan jejaring usaha.</p>
<p>Dampak program kemudian diukur menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Mengacu pada A Guide to Social Return on Investment dari The SROI Network, metode ini mengukur perubahan yang dirasakan pemangku kepentingan dengan memonetisasi outcome dan membandingkannya dengan investasi yang dikeluarkan.</p>
<p>Hasil kajian menunjukkan bahwa Program UMKM Naik Kelas memperoleh nilai SROI sebesar 3,81 dengan rasio 1:3,81. Artinya, setiap Rp1 investasi program menghasilkan nilai manfaat sosial dan ekonomi yang diperhitungkan sebesar Rp3,81.</p>
<p>Nilai tersebut menunjukkan bahwa investasi melalui dana infak tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk dukungan sesaat, tetapi diarahkan untuk menciptakan perubahan yang lebih luas melalui peningkatan kapasitas dan kemandirian pelaku UMKM.</p>
<p>Melalui kolaborasi PT Sun Life Financial Indonesia &#8211; Unit Usaha Syariah (Sun Life Syariah) dan BMM, Program UMKM Naik Kelas diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaku usaha mikro, khususnya perempuan, agar semakin mampu mengelola usaha secara profesional, memperluas pasar, dan membangun keberlanjutan usaha.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://assets.bmm.or.id/uploads/berita-kegiatan/sun-life-syariah-dan-bmm-dorong-umkm-perempuan-di-bandung-naik-kelas-1789965744.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadir di myBCA, LAZNAS Dewan Dakwah Mudahkan Umat Tunaikan ZIS untuk Dakwah Pedalaman</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/hadir-di-mybca-laznas-dewan-dakwah-mudahkan-umat-tunaikan-zis-untuk-dakwah-pedalaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 11:23:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103901</guid>

					<description><![CDATA[Dakwah pedalaman merupakan salah satu fokus utama LAZNAS Dewan Dakwah]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>  &#8211; Kabar baik bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan mudah. Kini, LAZNAS Dewan Dakwah hadir sebagai salah satu pilihan lembaga penerima ZIS di aplikasi myBCA, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyalurkan dana kebaikan melalui kanal digital.</p>
<p>Kehadiran LAZNAS Dewan Dakwah di myBCA menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam menunaikan ZIS. Dengan layanan digital yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari, umat dapat menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara lebih praktis.</p>
<p>Bagi LAZNAS Dewan Dakwah, kemudahan pembayaran tersebut bukan sekadar menghadirkan pilihan kanal transaksi. Bahkan setiap dana yang dititipkan umat menjadi bagian dari ikhtiar memperluas kebermanfaatan bagi masyarakat, termasuk mendukung gerakan dakwah pedalaman.</p>
<p>Dakwah pedalaman merupakan salah satu fokus utama LAZNAS Dewan Dakwah. Melalui program tersebut, dukungan umat diupayakan untuk memperkuat keberadaan para dai yang mengabdi di berbagai wilayah pedalaman dan pelosok negeri.</p>
<p>Para dai pedalaman hadir di tengah masyarakat untuk menjalankan pembinaan keislaman, pendidikan, pelayanan sosial, serta mendampingi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari ikhtiar estafet dakwah yang telah dimulai sejak lama oleh Pak M. Natsir dan melanjutkan semangat itu agar nilai-nilai Islam dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses pembinaan keagamaan.</p>
<p>“Dengan hadirnya LAZNAS Dewan Dakwah di aplikasi myBCA, kami berharap masyarakat, khususnya umat Islam, semakin mudah dalam menunaikan kewajiban berzakat, juga dalam berinfak, dan sedekah. Insyaallah, amanah yang dititipkan melalui LAZNAS Dewan Dakwah akan menjadi bagian dari gerakan dakwah dan pelayanan umat, termasuk menguatkan dakwah di wilayah pedalaman,” ujar Ramdani, Direktur Program Laznas Dewan Dakwah.</p>
<p>Kehadiran LAZNAS Dewan Dakwah di myBCA juga menjadi momentum untuk mengajak lebih banyak masyarakat memanfaatkan kemudahan teknologi dalam berbagi. Di tengah perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin digital, akses pembayaran ZIS melalui aplikasi perbankan dapat membantu umat menunaikan kewajiban dan berbagi kebaikan tanpa harus datang langsung ke kantor lembaga amil zakat.</p>
<p>Lebih jauh, ZIS yang dihimpun LAZNAS Dewan Dakwah diarahkan untuk mendukung berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah keberlanjutan dakwah pedalaman yang membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.</p>
<p>Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan umat memiliki arti penting bagi keberlangsungan program dakwah. Dari dukungan tersebut, para dai dapat terus hadir di tengah masyarakat, membangun pembinaan keagamaan, mendukung pendidikan, dan menghadirkan pelayanan bagi masyarakat di pelosok negeri.</p>
<p>Karena itu, LAZNAS Dewan Dakwah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan pembayaran ZIS melalui aplikasi myBCA. Dengan beberapa langkah sederhana, masyarakat dapat menyalurkan dana kebaikan sekaligus mengambil bagian dalam perjuangan dakwah hingga ke pedalaman.</p>
<p>Cara Menunaikan ZIS melalui LAZNAS Dewan Dakwah di myBCA :<br />
&#8211; Buka aplikasi myBCA.<br />
&#8211; Pilih menu “Bayar dan Isi Ulang”.<br />
&#8211; Pilih menu “Donasi &amp; Zakat”.<br />
&#8211; Cari dan pilih “Dewan Dakwah”.<br />
&#8211; Pilih jenis ZIS dan masukkan nominal yang akan ditunaikan.<br />
&#8211; Lengkapi data yang diperlukan.<br />
&#8211; Konfirmasi dan selesaikan pembayaran.</p>
<p>Dengan hadirnya LAZNAS Dewan Dakwah di myBCA, menunaikan ZIS kini semakin mudah. Dari kemudahan di genggaman, umat dapat ikut menghadirkan manfaat hingga pelosok negeri dan menjadi bagian dari perjuangan dakwah pedalaman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://dashboard.laznasdewandakwah.or.id/storage/thumbnails/2022/8/profil-laznas-dewan-dakwah1661226169.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jaga Generasi Gaza, ASAR Humanity Ajak Masyarakat Bangun 100 Ruang Kelas Sementara di Gaza</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/jaga-generasi-gaza-asar-humanity-ajak-masyarakat-bangun-100-ruang-kelas-sementara-di-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 08:31:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[ASAR Humanity]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103879</guid>

					<description><![CDATA[Menurut UNICEF, 97 persen sekolah di Gaza telah hancur atau mengalami kerusakan parah akibat konflik]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Hampir tiga tahun sejak eskalasi konflik pada Oktober 2023, anak-anak di Gaza masih menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan pendidikan. Di tengah situasi kemanusiaan yang berkepanjangan, ruang belajar menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang perlu kembali dihadirkan.</p>
<p>Menurut UNICEF, 97 persen sekolah di Gaza telah hancur atau mengalami kerusakan parah akibat konflik. Kondisi tersebut membuat sebagian besar anak kehilangan akses terhadap lingkungan belajar yang aman dan layak. UNICEF juga menyebut pendidikan sebagai salah satu kebutuhan paling mendesak bagi anak-anak dan keluarga di Gaza, sekaligus bagian penting dalam proses pemulihan dan upaya mengembalikan kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>Kerusakan fasilitas pendidikan bukan hanya membuat anak-anak kehilangan tempat untuk belajar. Mereka juga kehilangan ruang untuk berinteraksi dengan teman sebaya, mendapatkan dukungan dari guru, menjalani rutinitas, serta mengembangkan kemampuan dan potensi mereka.</p>
<p>Kondisi inilah yang mendorong Laznas ASAR Humanity menginisiasi program “Jaga Generasi Gaza”, dengan mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama membangun 100 ruang kelas sementara di berbagai lokasi di Gaza.</p>
<p><strong>Pendidikan Anak Gaza Tidak Boleh Terhenti</strong></p>
<p>Bagi anak-anak, sekolah bukan sekadar bangunan. Sekolah merupakan ruang untuk belajar, bermain, berinteraksi, dan bertumbuh.</p>
<p>Di tengah konflik dan perpindahan yang berkepanjangan, keberadaan ruang belajar juga dapat membantu menghadirkan kembali rutinitas dan rasa aman bagi anak-anak. Karena itu, pemulihan pendidikan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya kemanusiaan untuk Gaza.</p>
<p>Bagi ASAR Humanity, perhatian terhadap pendidikan juga sejalan dengan ruh program lembaga. Pendidikan merupakan salah satu bidang yang menjadi bagian dari ikhtiar ASAR Humanity dalam menghadirkan manfaat, termasuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Palestina.</p>
<p>Melalui Jaga Generasi Gaza, ASAR Humanity ingin mengajak masyarakat melihat bahwa anak-anak Gaza tidak hanya membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan mereka hari ini. Mereka juga membutuhkan kesempatan untuk tetap belajar, bertumbuh, dan memiliki ruang untuk menatap masa depan.</p>
<p>“Anak-anak Gaza tetap memiliki hak untuk belajar dan memiliki cita-cita. Ketika sebagian besar fasilitas pendidikan mereka rusak atau tidak dapat digunakan, kita perlu bersama-sama menghadirkan kembali ruang belajar bagi mereka. Melalui Jaga Generasi Gaza, kami mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama membangun 100 ruang kelas sementara di berbagai lokasi di Gaza,” ujar Noval Eriansyah, Ketua Yayasan ASAR Humanity.</p>
<p><strong>Bersama Bangun 100 Ruang Kelas di Berbagai Lokasi Gaza</strong></p>
<p>Melalui program Jaga Generasi Gaza, ASAR Humanity membawa satu ikhtiar utama, yaitu membangun 100 ruang kelas sementara di berbagai lokasi di Gaza.</p>
<p>Ruang-ruang kelas tersebut ditujukan untuk membantu menghadirkan kembali akses belajar bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan fasilitas pendidikan.</p>
<p>Setiap ruang kelas diharapkan dapat menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali membaca, menulis, belajar bersama guru dan teman, serta mengembangkan kemampuan mereka di tengah kondisi yang serba terbatas.</p>
<p>Bagi ASAR Humanity, membangun ruang kelas bukan semata tentang menghadirkan sebuah bangunan. Lebih dari itu, setiap ruang belajar merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjaga kesempatan anak-anak Palestina memperoleh pendidikan dan tetap memiliki harapan akan masa depan.</p>
<p>Satu ruang kelas berarti satu ruang untuk belajar.<br />
Satu ruang untuk bertumbuh.<br />
Satu ruang untuk menjaga cita-cita.</p>
<p><strong>Soft Launching Jaga Generasi Gaza di Masjid At Thohir</strong></p>
<p>Sebagai langkah awal untuk menggaungkan gerakan ini, ASAR Humanity menggelar soft launching program Jaga Generasi Gaza pada Jumat, 18 September 2026, di Masjid At Thohir, Jakarta.</p>
<p>Melalui momentum Salat Jumat, ASAR Humanity mengajak para jamaah untuk bersama-sama menyuarakan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di Gaza. Momentum ini menjadi ruang untuk mengingatkan bahwa di tengah situasi kemanusiaan yang masih berlangsung, anak-anak Gaza tetap membutuhkan kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.</p>
<p>Soft launching ini sekaligus menjadi bagian dari upaya ASAR Humanity untuk mengajak lebih banyak masyarakat terlibat dalam gerakan Jaga Generasi Gaza, baik melalui dukungan, kolaborasi, maupun penyebarluasan pesan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Palestina.</p>
<p><strong>Dari Kepedulian Menjadi Gerakan Bersama</strong></p>
<p>Program Jaga Generasi Gaza membuka ruang kolaborasi bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari sekolah, kampus, masjid, komunitas, kreator, media, lembaga, perseorangan, hingga perusahaan.</p>
<p>UNICEF mencatat bahwa ketika sekolah rusak atau tidak dapat digunakan, anak-anak kehilangan lebih dari sekadar kesempatan belajar. Mereka juga kehilangan ruang perlindungan, kesempatan untuk berkembang bersama teman sebaya, serta sejumlah layanan pendukung yang biasanya tersedia melalui lingkungan sekolah.</p>
<p>Karena itu, menghadirkan kembali ruang belajar menjadi bagian penting dari upaya menjaga generasi anak-anak Gaza.</p>
<p>ASAR Humanity mengajak masyarakat Indonesia untuk mengambil bagian dalam ikhtiar tersebut melalui program Jaga Generasi Gaza.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar, Menabung, Raih Cita-Cita: ASAR Humanity, Pegadaian, dan Cimory Dairyland Ajak 500 Anak Yatim-Dhuafa Kenal Literasi Keuangan</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/asar-humanity/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 06:35:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[ASAR Humanity]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103872</guid>

					<description><![CDATA[Sebanyak 500 anak yatim dan dhuafa diajak mengikuti rangkaian wisata edukasi di Dairyland Farm Theme Park Puncak]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOGOR</strong> – Menabung mungkin terdengar sederhana bagi orang dewasa, tetapi bagi anak-anak, kebiasaan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk belajar merencanakan masa depan. Semangat itulah yang diangkat Laznas ASAR Humanity melalui kolaborasi bersama Pegadaian dan Dairyland dalam kegiatan Belajar, Menabung, Raih Cita-Cita pada Minggu, 13 September 2026.</p>
<p>Sebanyak 500 anak yatim dan dhuafa diajak mengikuti rangkaian wisata edukasi di Dairyland Farm Theme Park Puncak. Selain menikmati suasana rekreasi, anak-anak kelas 1–6 SD mendapatkan pengalaman belajar mengenai literasi keuangan dengan cara yang ringan, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Melalui sesi edukasi bersama Pegadaian, anak-anak diperkenalkan pada konsep dasar mengenai uang, pentingnya menabung, serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Anak-anak juga dikenalkan secara sederhana pada emas sebagai salah satu aset yang memiliki nilai.</p>
<p>Alih-alih menghadirkan pembelajaran dalam suasana kelas formal, materi dikemas melalui storytelling, permainan, tanya jawab, dan aktivitas menuliskan cita-cita. Pendekatan tersebut membuat anak-anak tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif terlibat dalam proses pembelajaran.</p>
<p>Perwakilan Divisi ESG Kantor Pusat Pegadaian, Heni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam menghadirkan edukasi yang mencakup aspek sosial dan lingkungan.</p>
<p>“Kami ingin memberikan pengalaman kepada teman-teman untuk belajar mengenal alam, mengenal hewan-hewan, dan mendapatkan berbagai pengetahuan lainnya. Jadi, hari ini bukan hanya tentang bermain, tetapi juga ada pembelajaran yang bisa didapatkan,” ujar Heni.</p>
<p>Tak berhenti pada literasi keuangan, kegiatan ini juga mengajak anak-anak belajar melalui pengalaman langsung di Dairyland Farm Theme Park Puncak. Mereka diperkenalkan pada dunia peternakan, berbagai jenis hewan, manfaat susu dan nutrisi, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat.</p>
<p>Perwakilan Dairyland, Vivi, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda dari keseharian mereka.</p>
<p>“Dairyland merupakan destinasi wisata dengan komponen edukasi yang kuat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan kegiatan mereka sehari-hari. Mereka bisa berinteraksi langsung dengan hewan sekaligus mendapatkan edukasi literasi dari Pegadaian,” tutur Vivi.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman langsung tersebut diharapkan dapat menjadi kenangan positif bagi anak-anak setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.</p>
<p>“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, anak-anak dapat pulang dengan membawa kenangan baru yang berkesan,” lanjut Vivi.</p>
<p>Junior Officer Divisi ESG Pegadaian, Pingkan Podung, yang menjadi narasumber dalam sesi literasi keuangan, mengapresiasi kolaborasi tersebut serta antusiasme peserta selama mengikuti kegiatan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Laznas ASAR Humanity yang telah mengakomodasi anak-anak beserta para pendamping untuk mengikuti kegiatan tersebut.</p>
<p>“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada ASAR Humanity yang sudah mengakomodasi adik-adik bersama para pendamping. Ini menjadi salah satu kegiatan dengan jumlah peserta terbanyak yang kami temui. Mereka juga sangat interaktif selama sesi literasi berlangsung,” ujar Pingkan.</p>
<p>Selain mendapatkan materi literasi keuangan, anak-anak juga diajak menikmati berbagai aktivitas edukatif di area Dairyland Farm Theme Park Puncak. Proses belajar tidak hanya berlangsung melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan beragam aktivitas kreatif.</p>
<p>Konsep belajar langsung dari alam menjadi salah satu pengalaman yang dirasakan para peserta. Anak-anak dapat mengenal hewan secara langsung, melihat proses pemerahan susu sapi, hingga mengikuti aktivitas kreatif seperti membuat kerajinan bunga origami.</p>
<p>Bagi anak-anak, rangkaian aktivitas tersebut menghadirkan kesan tersendiri. Zibran, 8 tahun, mengaku senang dapat melihat berbagai hewan dan mencoba memerah susu sapi.</p>
<p>“Tadi lihat-lihat hewan dan memerah susu sapi. Senang banget, gembira. Semoga bisa ke sini lagi sama keluarga,” kata Zibran.</p>
<p>Kesan serupa disampaikan Rangga, 15 tahun. Selain melihat hewan dan mencoba memerah susu sapi, ia juga menikmati pertunjukan sulap yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.</p>
<p>“Tadi lihat-lihat hewan, terus ada pertunjukan sulap dan memerah susu sapi. Walaupun capek, tapi senang. Mau ke sini lagi sama keluarga,” ujar Rangga.</p>
<p>Sementara itu, Yas Ali, 6 tahun, paling menikmati pengalaman saat memerah susu sapi. Ia juga antusias ketika melihat sejumlah hewan seperti ular, buaya, dan domba.</p>
<p>“Tadi memerah susu sapi, lihat ular sama buaya, lihat domba juga. Yang paling senang pas memerah susu sapi,” tuturnya.</p>
<p>Kolaborasi Laznas ASAR Humanity, Pegadaian, dan Dairyland ini membawa pesan bahwa mempersiapkan masa depan anak dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Kebiasaan belajar, menabung, menjaga kesehatan, mengenal lingkungan, dan berani memiliki cita-cita merupakan bekal yang dapat ditanamkan sejak dini.</p>
<p>Melalui Belajar, Menabung, Raih Cita-Cita, Laznas ASAR Humanity tidak hanya ingin menghadirkan momen kebersamaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa, tetapi juga memberikan pengalaman yang dapat meninggalkan pengetahuan dan nilai positif. Sementara itu, keterlibatan Pegadaian dan Dairyland menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan edukasi yang relevan sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.</p>
<p>Sebanyak 500 anak yatim dan dhuafa menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh para pendamping, relawan, tim medis, tim dokumentasi, dan panitia untuk memastikan seluruh rangkaian aktivitas berjalan dengan baik.</p>
<p>Pada akhirnya, cita-cita besar tidak selalu dimulai dari langkah yang besar. Bagi anak-anak, semuanya dapat dimulai dari satu buku yang dibaca, satu pengetahuan baru yang dipelajari, atau satu kebiasaan kecil untuk menyisihkan uang dan menabung.</p>
<p>Melalui Belajar, Menabung, Raih Cita-Cita, Laznas ASAR Humanity bersama Pegadaian dan Dairyland ingin menanamkan pesan sederhana: masa depan dapat dipersiapkan sejak hari ini, dan setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar, bermimpi, dan tumbuh meraih cita-citanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_351,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1789713208/IMG-20260918-WA0008_copy_800x450/IMG-20260918-WA0008_copy_800x450.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Rumah Zakat dan Superindo Berbagi Bingkisan Kebahagiaan untuk Warga Depok</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/kolaborasi-rumah-zakat-dan-superindo-berbagi-bingkisan-kebahagiaan-untuk-warga-depok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 07:50:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103708</guid>

					<description><![CDATA[Bingkisan tersebut diberikan kepada binaan Rumah Zakat yang berasal dari berbagai kalangan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29, Superindo bersama Rumah Zakat menyalurkan paket bingkisan kebahagiaan kepada masyarakat Kota Depok. Kegiatan penyerahan bingkisan berlangsung pada Sabtu (12/9) di Majelis Taklim Nurus Syamsi, Ratujaya, Kota Depok.</p>
<p>Bingkisan tersebut diberikan kepada binaan Rumah Zakat yang berasal dari berbagai kalangan, di antaranya lansia dhuafa, pelaku UMKM binaan, mentor belajar binaan, serta masyarakat prasejahtera lainnya.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Ratujaya, Jayadi, Program Leader Rumah Zakat, Fahru, serta perwakilan Superindo Limo, Heru.</p>
<p>Perwakilan Superindo Limo, Heru, menyampaikan bahwa penyaluran bingkisan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Superindo ke-29 sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat di sekitar.</p>
<p>Penyerahan bingkisan disambut dengan penuh antusias oleh para binaan Rumah Zakat. Kebahagiaan terlihat dari wajah para peserta yang menerima bingkisan tersebut.</p>
<p>Melalui kolaborasi ini, Superindo dan Rumah Zakat berharap bingkisan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.</p>
<p>Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekitar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_311,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1789371456/IMG-20260914-WA0002_copy_640x319/IMG-20260914-WA0002_copy_640x319.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Zakat Kolaborasi dengan Dinsos dan Pramuka Peduli Depok Salurkan 800 Paket Masker</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/rumah-zakat-kolaborasi-dengan-dinsos-dan-pramuka-peduli-depok-salurkan-800-paket-masker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 06:46:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103599</guid>

					<description><![CDATA[Rumah Zakat berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Depok dan Pramuka Peduli Kota Depok menyalurkan sebanyak 800 paket masker]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.depokpos.com">DEPOK</a></strong> – Rumah Zakat berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Depok dan Pramuka Peduli Kota Depok menyalurkan sebanyak 800 paket masker kepada masyarakat di kawasan Simpang Ramanda, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pada Selasa (08/09/2026).</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat menyusul abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang turut tersebar hingga wilayah Kota Depok. Masker dibagikan sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat, khususnya pengguna jalan, dalam melindungi saluran pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan diawali dengan briefing bersama yang dipimpin oleh Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Alam dan Sosial, Sutadi. Dalam briefing tersebut, tim mendapatkan arahan terkait teknis pelaksanaan pembagian masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Simpang Ramanda.</p>
<p>Setelah briefing, tim gabungan kemudian membagikan masker secara langsung kepada masyarakat yang melintas. Pembagian diprioritaskan kepada pengendara sepeda motor yang belum menggunakan masker, mengingat mereka beraktivitas langsung di ruang terbuka dan terpapar kondisi udara di sepanjang perjalanan.</p>
<p>Kolaborasi antara Rumah Zakat, Dinas Sosial Kota Depok, dan Pramuka Peduli Kota Depok ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam merespons kondisi yang terjadi serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah adanya paparan abu vulkanik.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, Rumah Zakat berharap bantuan masker yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menggunakan pelindung pernapasan ketika beraktivitas di luar ruangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/v1788849449/IMG-20260908-WA0010_copy_800x600/IMG-20260908-WA0010_copy_800x600.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lima Bahaya Tindakan Bullying</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/lima-bahaya-tindakan-bullying/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 00:57:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Bullying]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103547</guid>

					<description><![CDATA[Menjadi Remaja Kuat dan Menguatkan Ditengah Maraknya Bullying]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Pemerhati Remaja Uswatun Hasanah atau biasa disapa Kak Uswa menegaskan setidaknya ada lima bahaya tindakan bullying atau perundungan.</p>
<p>Hal tersebut diungkapnya dalam Kajian Remaja, Menjadi Remaja Kuat dan Menguatkan Di Tengah Maraknya Bullying, Jumat (28/08/2026) di salah satu SMK di Depok.</p>
<p>Adapun kelima bahaya tersebut yakni: Pertama, kehilangan rasa kepercayaan diri. “Korban menjadi kehilangan rasa kepercayaan diri hingga mempertanyakan kelayakan dirinya sendiri,” ungkapnya di hadapan puluhan siswi.</p>
<p>Kedua, takut bersosialisasi. “Korban takut bersosialisasi dan menutup diri karena takut mendapatkan luka yang sama akibat bully,” tuturnya.</p>
<p>Ketiga, merasa tidak berharga. “Korban merasa dirinya tidak berharga karena penindasan yang diterima membuatnya mempertanyakan harga dirinya dan kelayakan dirinya,” sebutnya.</p>
<p>Keempat, korban sulit percaya pada orang lain. “Korban menjadi lebih mudah trust issue atau sulit percaya pada orang lain sehingga sulit bagi korban untuk meminta bantuan atau pertolongan,” jelasnya.</p>
<p>Kelima, korban kehilangan semangat belajar atau aktivitas. “Dalam bullying, korban mendapatkan luka yang mempengaruhi korban hingga kehilangan semangat belajar atau aktivitas. Selain itu, luka tersebut dapat menghambat korban untuk menggali dan menemukan potensi terbaik diri korban,” terangnya.</p>
<p><strong>Faktor Pemicu</strong></p>
<p>Lebih lanjut Kak Uswa juga menjelaskan ada beberapa faktor pemicu yang menjadikan seseorang mejadi pelaku tindakan bullying.</p>
<p>“Pertama, pernah melihat orang lain melakukan tindakan kekerasan. Kedua, kurang perhatian dari keluarga dan orang sekitarnya. Ketiga, kurang edukasi dan empati. ‘Mereka gak tahu. Eh, ini tuh bercanda kayak gini tuh boleh gak ya? Oh, batasnya bercanda tuh kayak gimana ya?’,” ujarnya.</p>
<p>Adapun yang keempat, lanjutnya, kesalahan pola asuh keluarga yang terlalu keras. kelima, pernah menjadi korban bully, keenam, ingin berkuasa dan memegang kekuasaan, ketujuh, ingin dianggap populer dan kedelapan, pengaruh game yang dimainkan.</p>
<p><strong>Cara Merespons</strong></p>
<p>Dalam kesempatan ini, Kak Uswa juga menjelaskan kepada para siswi bagaimana merespon ketika menjadi korban bullying.</p>
<p>“Hal pertama yang harus dilakukan ketika menjadi korban bullying adalah jangan menyalahkan diri sendiri. Kita harus sadar bahwa diri kita sudah cukup, jaga jarak dan bangun batasan dari pelaku, simpan semua bukti kalau memang terjadi secara digital, ceritakan kepada orang yang dipercaya, jangan membalas bully, jika ada ancaman atau kerasan, segera cari bantuan orang dewasa yang bertanggung jawab dan terakhir, jangan jadi sedih, jangan menyalahkan diri sendiri,” bebernya.</p>
<p>Kak Uswa pun mengingatkan kepada para siswi juga jangan jadi sedih, jangan menyalahkan diri sendiri. Pasalnya, menurutnya, di surah al-Baqarah ayat 286 mengatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.</p>
<p>“Ketika kita ada masalah, bullying misalnya. Masalah itu membuat kita memiliki ruang untuk bertumbuh. Untuk jadi lebih sabar, lebih berani, lebih tegas, lebih mandiri, semakin dekat dengan Allah. Karena bisa jadi, kita dibully, kita dianggap rendah, karena kita merendahkan diri kita sendiri,” pungkasnya.[Eka]</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/11/05/ilustrasi-bullying_169.jpeg?w=1200" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerbong Literasi KAI Logistik Hadirkan Kebahagiaan untuk Siswa SD Master Depok</title>
		<link>https://www.depokpos.com/2026/09/gerbong-literasi-kai-logistik-hadirkan-kebahagiaan-untuk-siswa-sd-master-depok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 09:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=103467</guid>

					<description><![CDATA[Program Gerbong Literasi KAI Logistik menghadirkan total sekitar 1.700 buku]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOK</strong></a> – Sebanyak kurang lebih 300 paket buku diberikan kepada siswa SD Master Depok melalui program Gerbong Literasi yang diinisiasi oleh KAI Logistik bersama Rumah Zakat. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis (03/09/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi dan akses bahan bacaan bagi anak-anak.</p>
<p>Program Gerbong Literasi KAI Logistik menghadirkan total sekitar 1.700 buku yang disalurkan kepada berbagai penerima manfaat. Melalui kolaborasi bersama Rumah Zakat, sebagian paket buku tersebut diberikan kepada para siswa SD Master Depok yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas.</p>
<p>Literasi memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Selain membantu meningkatkan kemampuan membaca dan memahami informasi, kebiasaan membaca juga dapat membuka wawasan serta menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar. Karena itu, dukungan terhadap akses literasi menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak.</p>
<p>Kegiatan penyaluran buku di SD Master Depok dipandu oleh Ibu Lianty selaku Kepala Sekolah SD Master. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KAI Logistik atas perhatian yang diberikan kepada para siswa.</p>
<p>“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada KAI Logistik atas program yang diberikan. Anak-anak SD Master memiliki latar belakang yang beragam dan sebagian berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan secara ekonomi. Ada pula anak-anak yang sejak usia dini turut membantu perekonomian keluarganya melalui berbagai aktivitas untuk mendapatkan penghasilan,” ujar Ibu Lianty.</p>
<p>Menurutnya, bantuan berupa buku tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi siswa, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar dan kecintaan anak terhadap membaca.</p>
<p>Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang menerima paket buku. Salah satunya Aqso (8), yang mengaku senang mendapatkan buku dari program Gerbong Literasi.</p>
<p>“Terima kasih KAI Logistik sudah memberikan buku untuk kami,” ujar Aqso.</p>
<p>Hal senada disampaikan Riski (10). Ia turut mengungkapkan rasa senangnya atas buku yang diterima dan berharap dapat memanfaatkan buku tersebut untuk belajar dan membaca.</p>
<p>Melalui program Gerbong Literasi, KAI Logistik bersama Rumah Zakat berharap semakin banyak anak mendapatkan kesempatan untuk mengenal dunia melalui buku. Dukungan terhadap literasi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih baik dan membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_470,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1788425647/IMG-20260903-WA0012/IMG-20260903-WA0012.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
