7 Amalan untuk Wanita Haid di Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan adalah saat yang paling di tunggu untuk menunaikan ibadah puasa. Setiap muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan.Tahun ini,1 Ramadhan 1440 H jatuh pada 6 Mei 2019. Selain menjalankan ibadah puasa, banyak pula amalan-amalan lain yang mendatangkan pahala bisa dilaksanakan di bulan Ramadhan, Ramadhan adalah bulan suci penuh berkah, umat muslim lantas berlomba-lomba mencari pahala dengan memperbanyak ibadah.Namun bagaimana dengan muslim khususnya perempuan yang tidak dapat melaksanakan ibadah puasa karena haid/nifas ?

Beberapa wanita seringkali merasa menyesal tidak dapat ikut melaksanakan ibadah bersama keluarga dan temen-temen sesama muslim. Banyak yang galau dan bersedih karena tidak dapat menunaikan rukun islam ketiga ini. Akan tetapi, penyesalan dan kesedihan adalah hal yang tidak baik. Kita harus percaya bahwa haid itu adalah anugerah yang di berikan Allah khususnya kepada kita kaum hawa dan itu adalah sebaik-baiknya yang Allah takdirkan kepada kita.

Perempuan yang sedang haid/nifas memang mendapat batasan untuk menunaikan ibadah, Namun, ia bisa melakukan ibadah-ibadah lain yang jumlahnya lebih banyak, dan anjurannya memang jelas dalam dalil-dalil yang bersifat umum.

Tentu ada amalan baik yang tetap dapat di lakukan oleh wanita yang sedang haid/nifas selama Ramadhan. Berikut 5 amalan baik yang dapat dilakukan oleh wanita dan dipraktikkan dan mudah-mudahan dapat berbuah pahala bagi yang mengamalkannya.

MENYIAPKAN HIDANGAN BERBUKA PUASA (Iftar)

Salah satu amalan yang dapat dilakukan oleh wanita yang sedang haid/nifas dan tidak dapat melaksanakan kewajiban puasa Ramadhan adalah membuat hidangan berbuka puasa. Diriwayatkan at-Tirmizi mengenai pahala orang yang menyediakan hidangan (iftar) untuk orang yang berpuasa.

Dari zaid bin khalid Al juhani berkata ;
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “ Barangsiapa yang memberi makan orang berbuka puasa,dia mendapat seperti pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun”
(H.R At-Tirmidzi)

MENCARI ILMU( Tholabul ‘ilmi)

Mencari ilmu menjadi pilihan bagus ibadah bagi perempuan yang sedang haid atau nifas, baik dilakukan secara langsung ataupun dengan membaca buku atau kitab, ataupun melalui bimbingan guru dengan menandatangani majelis-majelis ilmu.
Mencari ilmu dalam islam bersifat wajib(faridlah), manfaatnya yang sangat besar bagi diri sendiri dan orang lain membuat kegiatan tersebut masuk kategori ibadah, bahkan setara dengan setara dengan jihad.

“ Belajarlah ilmu, sesungguhnya belajar ilmu karena Allah adalah suatu bentuk ketakwaan. Mencari ilmu adalah ibadah, menelaahnya adalah tasbih, dan mengkajinya adalah jihad.”
(H.R Ad-Dailami). Sumber: (http://kaltim.tribunnews.com/amp/2019/05/06/haid-di-bulan-ramadhan-ini-4-amalan-yang-bisa-dilakukan-perempuan-agar-tetap-mendapat-pahala )

MEMBANTU ORANG LAIN (Khidmat)
Kata “ khidmat” berarti membantu atau melayani orang lain. Keutamaan dalam amalan ini yakni menolong orang lain dalam meringankan pekerjaan atau kesusahan yang di alaminya. Seperti diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kisah berikut.
Dari Anas radiallahu ‘anhu, ia berkata: dulu kami pernah bepergian bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan di antara kami ada yang tidak berpuasa. Kemudian di hari yang sangat terik itu kami berhenti di suatu tempat dan orang bisa berteduh hanyalah orang yang mempunyai pakaian, bahkan di antara kami ada orang berlindung dari sinar matahari hanya dengan tangannya saja. Maka orang-orang yang berpuasa pun berjatuhan. Maka orang yang tidak berpuasa bangkit, kemudian mendirikan tenda dan memberi minum hewan tunggangan mereka. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “ Hari mereka yang berbuka telah menuai pahala.” ( H.R. MUSLIM).

MEMBERI TAKJIL BAGI ORANG YANG BERPUASA

Meskipun sedang haid , kamu tetap bisa mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut, kamu cukup membagikan takjil kepada mereka yang berpuasa. Di bulan ramadhan banyak sekali masjid yang mengadakan buka bersama, tidak ada salahnya kamu menjadi donatur. Atau kamu juga dapat mentraktir saudara, sahabat atau keluarga kamu yang sedang berpuasa.

BERDZIKIR DAN DOA

Dzikir adalah perbuatan yang di anjurkan untuk siapa saja dan kapan saja. Dzikir adalah indikasi hidupnya hati. Rasulllah dalam hadist riwayat imam bukhari bersabda :
” perumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak seperti antara orang yang hidup dan mati.”
Para fuqoha sepakat bahwa tiga poin ibadah yaitu istighfar, dzikir,dan doa tidak di syaratkan yang melakukannya harus dalam keadaan suci dan hadas besar maupun hadas kecil. Artinya seorang wanita yang sedang haid, meskipun dia berhadas besar tidak ada larangan baginya untuk beristighfar, dzikir dan berdoa sepanjang waktu selama mampu.

MENDENGARKAN LANTUNAN AL-QUR’AN

Saat wanita sedang haid tidak bisa membaca Al-Qur’an seperti biasanya, tetapi tetap bisa mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an. Seperti saat ingin muroja’ah, dengan mendengarkan lantunan Al-qur’an kamu dapat banyak sekali manfaatnya seperti mendapatkan ketenangan hati dan di jauhkan dari hal-hal yang sia-sia.
Mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an bisa di mana saja dan kapan saja, seperti saat kamu memasak, membersihkan rumah, membaca buku, maupun saat dalam perjalanan.
Sumber : ( https://www.liputan6.com/citizen6/read/3971565/6-amalan-penuh-pahala-bagi-wanita-yang-haid-di-bulan-ramadhan )

MEMPERBANYAK SEDEKAH

Sedekah merupakan amalan baik yang mendatangkan pahala jariyah, yaitu pahala yang tidak ada putusnya. Terlebih sedekah itu dilakukan di bulan ramadhan . Kita bisa mencontoh teladan dan kedermawanan Rasulullah dengan memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan yang suci ini. Haid bukanlah hal yang dapat menghalangi kita untuk bersedekah, sehingga sisihkan lah sebagian hartamu untuk orang-orang yang membutuhkan maka kita akan mendapatkan keberkahan dan mendapat pahala yang besar.

Oleh : Hardilah Pausiyanti ( Mahasiswa STEI SEBI )

Komentar

Berita lainnya