Peneliti UI Rekomendasikan Pembentukan Lembaga Khusus Mengatur Ekonomi Digital

DEPOK – Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia menyelenggarakan kegiatan Seminar dengan tema Teknologi dan Indonesia 2030: Tantangan Ekonomi Digital Indonesia di Auditorium Komunikasi FISIP UI, Depok (6/3). Kegiatan ini menghadirkan Tommy Bong dari Go-Pay, Yosamartha dari Fintech Office Bank Indonesia, serta Tim Peneliti Teknologi dan Indonesia 2030 FISIP UI. Seminar yang dibuka oleh Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional UI, Nurul Isnaeni, ini merupakan publikasi hasil penelitian kolaboratif antara peneliti yang berasal dari FISIP Universitas Indonesia dan FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta.

BACA JUGA:  Sekolah Islam Ruhama Depok Gelar Penggalangan Dana Untuk Palestina

“Melalui kegiatan seminar ini Tim Peneliti hendak menyampaikan bahwa, terlepas dari keberhasilan pembangunan ekonomi digital di Indonesia hingga menjadi yang terdepan di Asia Tenggara, masih banyak tantangan yang harus diselesaikan untuk memastikan keberhasilan tersebut berkelanjutan,” demikian disampaikan oleh Ketua Tim Penelitian Teknologi dan Indonesia 2030, Broto Wardoyo.

Beginda Pakpahan sebagai salah satu anggota tim peneliti menyampaikan bahwa perlu ditemukan titik temu antara kebutuhan untuk melakukan pengaturan digitalisasi pada sektor ekonomi dengan fleksibilitas yang diperlukan oleh para pelaku ekonomi digital di Indonesia.

BACA JUGA:  Jaga Stabilitas Harga, Disdagin Depok Gelar Pasar Murah di 6 Kelurahan

“Pemerintah harus dapat menemukan formulasi kebijakan yang dapat memenuhi rasa keamanan publik tanpa terlalu membatasi ruang gerak pelaku ekonomi digital. Selain itu infrastruktur digital harus dibangun lebih merata di seluruh wilayah Indonesia, program Palapa Ring adalah awal yang sangat baik,” ucap Beginda.

Tim Peneliti Teknologi dan Indonesia 2030 menemukan bahwa salah satu tantangan dari penataan ekonomi digital di Indonesia adalah masih terlalu banyaknya instansi yang terlibat dalam mengatur digitalisasi ekonomi di Indonesia. “Saat ini digitalisasi ekonomi di Indonesia diatur oleh beberapa lembaga negara mulai dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta juga kementerian-kementerian teknis. Pemerintah harus secara serius mengkaji opsi bagi pembentukan lembaga tersendiri yang secara khusus bertugas untuk melakukan pengaturan dan mengawal digitalisasi sektor ekonomi di Indonesia”, demikian salah satu rekomendasi dari Tim Peneliti Teknologi dan Indonesia 2030.

Komentar

Berita lainnya