Bagini Cara Al-Qur’an Menjamin Hidupmu Sukses

(Istimewa)

“Hidup dengan Al-Qur’an bagaikan hidup dengan indahnya bintang-bintang, hidup dengan Al-Qur’an bagaikan hidup dalam dunia impian”. sebuah kutipan kata-kata yang sungguh membangun jiwa. Sahabat, zaman sekarang adalah zaman modern, dimana semua alternatif yang tersedia sudah canggih, semakin maju zaman, maka harus semakin maju pula intelektual kita. Sebuah fakta yang terjadi di zaman sekarang, banyak orang yang enggan akan sebuah kehidupan yang menurut mereka di batasi oleh aturan, keinginanya adalah kebebasan. Namun, kita sebagai ummat Islam tak bisa lari dari yang namanya aturan Islam, kita harus tetap ta’at dan mengikuti apa yang telah Allah SWT perintahkan.

Agama Islam merupakan agama yang mana di dalamnya terdapat sebuah aturan-aturan untuk menyelamatkan kehidupan, di dalamnya juga ada sebuah kumpulan-kumpulan ketenangan yang yang sukar untuk di ungkapkan, abstrak tapi terasa seperti halnya angin. Dalam ajaran Islam ini ada satu pedoman kehidupan yang wajib dan mutlak untuk dipatuhi, karena dengan berpedoman kepada inilah kita akan menjadi ummat yang selamat dunia dan akhirat. Lalu apakah pedoman tersebut ?, pedoman ini adalah Al-Qur’anul kariim, merupakan sebuah kitab yang diturunkan oleh Allah SWT kepada kekasihNya yaitu nabi Muhammad saw. Al-Qur’an inilah yang akan menuntun kita untuk menjalani kehidupan yang haqiqi, Al-Qur’an inilah yang akan menjadi sumber referensi dalam berbagai masalah, dengan Al-Qur’an lah kehidupa akan terasa nyaman, aman, adil dan tentram.

Fenomena yang terjadi dari zaman dahulu sampai sekarang, Al-Qur’an merupakan sumber utama dalam semua aspek kehidupan, mustajab nya Al-Qur’an sudah dirasakan oleh banyak kalangan, terkhusus bagi mereka yang keseharianya sibuk dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an sendiri melahirkan sebuah ketenangan dalam jiwa, Al-Qur’an adalah obat yang paling mujarab untuk berbagai penyakit, khususnya penyakit hati, Al-Qur’an juga adalah sebagai sebuah tuntunan dalam meraih kesuksesan.

BACA JUGA:  Merubah Kegagalan Menjadi Keberhasilan

Kejaiban-keajaiban Al-Qur’an dalam kehidupan sudah tidak asing lagi sahabat, dari zaman dahulu orang yang selalu bersama Al-Qur’an, selalu memuliakan Al-Qur’an, maka mereka akan memperoleh “ Hayatan Thoyyibah “ ( kehidupan yang baik ), itu merupakan janji Allah, dan ingatlah bahwa janji Allah itu pasti. Ulama-ulama yang terkenal, para kiayi-kiayi, seorang penafsir Al-Qur’an dan lain sebaginya,

Merupakan sebuah keberhasilan mereka dalam membumikan Al-Qur’an. realita yang terjadi saat ini, dengan buming nya para penghafal Al-Qur’an yang mana mereka dapat meraih kesuksesan dengan hafalanya, seperti halnya, mereka yang di umrohkan,
mereka yang dibutuhkan di berbagai negara untuk menjadi pengajar Al-Qur’an, mereka yang bisa kuliah baik dalam maupun luar negeri, mereka yang dapat haji maupun uang, dan mungkin masih banyak lagi, itu merupakan sebuah kejaiban dan keberkahan dari Al-Qur’an.

Sahabat, cobalah untuk merenung sebentar, kata Hadits Nabi bahwasanya orang yang membaca Al-Qur’an maka akan Allah balas dengan kebaikan, satu huruf saja sudah dapat sepuluh kebaikan, apalagi kalau membaca nya beribu-ribu huruf, kalikan saja berapa miliarkah kebaikan yang akan Allah lipat gandakan. Tidak kalah juga orang yang menghafalkan Al-Qur’an, kata Allah mereka merupakan keluarga Allah dibumi, selain itu balasan mereka nanti di akhirat kelak akan memberikan mahkota dan jubah kebesaran kepada para orang tua yang mana anaknya menghafal Al-Qur’an.

Ada sebuah kisah nyata yang menceritakan tentang seorang penghafal Al-Qur’an yang mana dia dapat meraih impianya hanya karena Al-Qur’an. Dea ( nama samaran ) adalah anak ke dua dari delapan bersaudara, seorang anak yang terlahir dari keluarga yang kurang mampu, ayahnya hanya seorang buruh lepas, ibu nya tidak bekerja melainkan hanya menjadi Ibu rumah tangga biasa saja, dia mempunyai adik enam, sedangkan kaka satu. Hidupnya serba kekurangan, terkadang untuk makan saja orang tua nya harus ngutang dulu ke orang lain, lauk pauk nya pun dengan alakadarnya. Dea merupakan satu-satunya anak yang peka dengan keadaan dibandingkan saudara-saudara nya yang lain, dia berkeinginan besar untuk bisa merubah kehidupan keluarganya menjadi lebih baik, dia ingin bersekolah tinggi sampai ke jenjang perkuliahan.

BACA JUGA:  Ini Kata Orang Korea Terhadap Jilbab dan Puasa

Pada suatu hari, setelah dea lulus dari sekolah SMP, dia ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya yaitu SMA. Namun di luar ekspetasi, orang tua dea tidak membolehkan karena alasan tidak ada nya biaya, seketika itu langit terasa mendung, menurunkan hujan yang sangat lebat, tetapi dea tidak pantang menyerah, prinsip “ man jadda wa jadda “ itu pasti benar. Selang beberapa waktu kemudian qudarullah dea bisa sekolah SMA dengan bantuan donatur yang di carikan oleh guru nya. Singkat cerita akhirnya dea lulus juga dari SMA, dan guru dea menyuruh dea untuk ikut GP2Q ( Gerakan Penghafal Dan Pengkajian Al-Qur’an ), dengan khidmat dea pun mengikuti apa yang disarankan oleh gurunya.

Dengan berjalanya waktu, akhirnya dea dapat menyelesaikan hafalanya dalam waktu kurang lebih 14 bulan, dan alhamdulillah dia adalah orang kedua yang khotam dari seluruh peserta yang berjumlah 360 orang tersebut. Sebuah anugerah yang sangat luar biasa dari Allah untuk dea, Allah telah memberikan kepercayaan kepada dea untuk menjadi “haamilul Qur’an” ( para pemikul Al-Qur’an ). Ternyata bukan hanya apresiasi dari Allah saja yang dea dapatkan, melainkan dari mahlukya pun sama. Berhubung program tersebut merupakan program bupati, maka pada saat itu bupati memberikan apresiasi kepada dea dengan memberikan uang sebesar 5 juta rupiah atas kecepatan hafalanya. Sungguh, nikmat manakah yang akan kita dustakaan?, dari situ dea tidak berhenti-berhenti mengucap syukur atas apa yang telah Allah karuniakan kepadanya, Allah yang maha baik.

BACA JUGA:  Menjadi Wanita yang "Mahal"

Pada akhirnya, dea pun ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi yaitu ke perguruan tinggi, dengan jalan Allah dan berkah dari pada Al-Qur’an dea bisa berkuliah di salah satu kampus yang berada di kota depok. Selain itu, karena orang tua dea sudah lepas tangan dalam hal memberikan materi kepada dea, akhirnya dea pun harus berusaha keras mencari rizki di kota orang, lagi-lagi Allah membantu dea dengan wasiilah ( jalan ) menjadi pengajar Al-Qur’an di salah satu pondok yang ada di depok, semua karena Al-Qur’an. Sungguh benar janji Allah itu, dimanapun orang yang selalu bersama Al-Qur’an maka Allah akan menanggung semua beban nya dan mencukupi semua kebutuhanya. Sampai saat ini kehidupan dea selalu diliputi dengan rasa syukur, bahagia, dan penuh ketenangan.

Sahabat, terlalu sempit jika kita hanya berfikir bahwa semua masalah, bahagia, kesedihan dan semua beban kehidupan tidak mampu kita pikul, karena pada hakikatnya Allah SWT sudah menjanjikan bahwa “ Allah tidak akan menguji seseorang di luar batas mampunya”, dan “ Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan mencarikanya jalan keluar dari setiap permasalahan “. jadi apapun yang menimpa kita, baik itu kebahagiaan maupun kesedihan , maka kembalilah pada Al-Qur’an dengan begitu cahaya ketenangan akan nampak dalam hati. (Deudeu Maryani)

Comments

comments

Komentar

News Feed