5 Tips Ringan Menjadi Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

“Menjadi mahasiswa adalah impian setiap generasi muda Indonesia, maka bermimpilah setinggi langit dan wujudkan mimpi-mimpimu dengan segala kreativitas dan prodiktivitasmu untuk ngrimu. Taklukan dunia dengan karya-karyamu untuk membangun Indonesia tercinta di mata dunia”

Kreativitas merupakan bagian tak terpisahkan dari pemikiran sivitas akademika kampus terutama mahasiswa, dimana kreativitas merupakan kemampuan untuk menghasilkan hal baru yang belum pernah ada sebelumnya. Proses untuk menghasilkan hal baru tersebut dapat berasal dari proses imajinatif dari penciptanya sendiri, dapat juga berasal dari informasi dan pengalaman sebelumnya mengenai hal yang akan diciptakan, kemudian pencipta melakukan penggabungan dan pembaharuan dari karya maupun gagasan yang pernah ada untuk menghasilkan karya maupun gagasan yang baru, dan berbeda dengan karya yang telah ada sebelumnya. Kreativitas sebagai sebuah proses atau kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas) dan orisinalitas dalam berpikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkaya, memperinci) suatu gagasan. Pengertian ini lebih menekankan aspek proses perubahan (inovasi dan variasi).

Berikut menjadi mahasiswa yang kreatif inovatif dan mempunyai soft skill tinggi seperti dikutip dari uns.ac.id :

Komitmen dan Keyakinan

BACA JUGA:  Gerakan Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa UI Gelar Aksi Simpatik di CFD

Komitmen dan keyakinan menjadi mahasiswa yang sukses sebagai modal utama. Orang tua, dan seluruh sivitas akademika harus mampu berkolaborasi untuk membantu para mahasiswa Indonesia memiliki komitmen dan keyakinan untuk dapat menjadi mahasiswa yang cerdas, kreatif, produktif, dan berbudi luhur. Para mahasiswa di seluruh NKRI harus memiliki komitmen dan keyakinan bahwa mereka akan menjadi calon-calon pemimpin masa depan yang kreatif dan inovatif dalam berbagai perspektif.

Percaya Diri dan Ketekunan

Percaya diri dan ketekunan  menjadi kunci kedua untuk membangun NKRI dan menaklukan dunia. Para mahasiswa harus memiliki rasa percaya diri untuk dapat menumbuhkembangkan kemampuanhardskill dan softskill. Ketekunan untuk belajar dengan memanfaatkan segala fasilitas kampus, seperti laboratorium, perpustakan, klinik-klinik pembeljaran, dan segala fasilitas indoor dan outdoor kampus yang mendukung dapat dijadikan sarana mahasiswa untuk dapat memiliki reportoar bahasa dan pengetahuan sebagai salah satu kunci sukses untuk membangun rasa percaya diri. Ketekunan dan kesabaran akan menjadikan para mahasiswa lebih dewasa, tidak mudah putus asa, dan berhasil untuk mewujudkan mimpi-mimpi besarnya untuk NKRI tercinta.

BACA JUGA:  Gerakan Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa UI Gelar Aksi Simpatik di CFD

Kerativitas dan Produktivitas Mahasiswa

Kerativitas dan produktivitas mahasiswa sebagai kunci ketiga untuk mewujudkan mimpi-mimpi besarnya sebagai calon pemimpin bangsa. Segala kreativitas dan produktivitas mahasiswa sebagai bentuk pengembangan kompetensi hardskill dan softskill yang harus dimiliki oleh para mahasiswa. Hal ini sebagai bentuk implementasi segala teori dan temuan yang dilakukan oleh para mahasiswa, baik di kampus maupun luar kampus. Segala kreativitas dan produktivitas mahasiswa telah difasilitasi oleh kampus dan pemerintah .Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap para mahasiswa dan generasi Indonesia sebagai calon-calon pemimpin bangsa yang kreatif dan produktif.

BACA JUGA:  Gerakan Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa UI Gelar Aksi Simpatik di CFD

Berani

Kesuksesan hanya milik orang-orang yang berani, berani menghadapi tantangan demi cita-cita besar yang ingin di capai. Berani bukan tanpa ilmu dan pemahaman. Justru berani disini adalah kita mulai dengan mengenal siapa diri kita, kemampuan dan kapasitas kita dihadapkan dengan tantangan yang ada di depan kita. Hanya dengan keberanianlah tantangan-tantangan di depan kita akan terasa lebih ringan.

Mengatur Waktu dan Peran Kita Dengan Bijak

Carilah orang dalam satu tim organisasi kita apabila kita yang bisa mem-back up tugas-tugas organisasi kita apabila kita berhalangan, begitu kuga saat kuliah mencari partner yang mengerti peran kita, kesibukan kita dam mai membantu kita sangat penting karena saat peran kita harus optimal dalam organisasi ,ala partner kita di kelaslah yang pertama paling mengerti dan siap memberi bantuan kepada kita. (Isti Nur Oktafiani)

Komentar

Berita lainnya