Menjaga Kesucian Hati dari Berbagai Benalu yang Dapat Merusaknya

Ilustrasi. (Istimewa)

Manusia adalah makhluk ciptaan Allah Swt yang paling sempurna diantara makhluk lainnya, karenanya manusia memiliki Akal dan Hati. Hati yang dimaksud bukanlah semata hati dalam bentuk jasmani melainkan ihwal ruhaniah (dasar spiritual).

Di kutip dari buku Benalu-benalu kalbu bahwasannya “ Hati inilah yang nanti akan memberikan komando berupa perintah dan larangan serta bergerak dan diamnya seluruh organ tubuhnya sedangkan organ tubbuh hanyalah pasukan yang siap selalu menanti intruksi dari sang pemimpin,semua organ tubuh berada di perbudakan hati dan dibawah kehendaknya.”

Dapat disimpulkan bahwasannya hati yang baik dan bersih akan mendorong kita pada perbuatan baik dan terpuji sedangkan hati yang buruk dan kotor hanya akan mendorong kita kepada perbuatan yang tercela yang tentu hanya akan merugikan kita. Seperti pada sabda Rasulullah Saw.

BACA JUGA:  Hedonisme? Katakan No!

“Ketahuilah bahwa di dalam tubuh terdapat segumpal darah, jika ia baik maka baik pula seluruh tubuh, jika ia buruk maka buruk pulala seluruh tubuh, ketahuilah dia itu adalah Hati.”

Kadang kala hati bisa berhenti bersamaan dengan cahanyanya, Analoginya seperti cahaya tidak dapat masuk menembus suatu ruangan karena terhalang oleh benda yang begitu tebal menghalanginya, oleh karena itu kita harus senantiasa menjaga hati kita dari Penyakit-Penyakit hati yang dapat membuat hati menjadi kotor dan mengeras, penyakit hati dapat merusak presepsi kebenaran akibatnya ia tidak bisa melihat kebenaran sebagai kebenaran ia menilai kebenaran sebagai keburukan.

BACA JUGA:  Hedonisme? Katakan No!

Hasad dan dengki menjadikan hidup kita tidak senang melihat orang lain lebih dari kita, itulah yang membuat hidup kita terasa susah dan terus terbelenggu kegelisahan, Penyakit hati inilah yang dapat membuat hidup kita menjadi buruk dan membuat hati kita semakin kotor,untuk menjaga hati dari penyakit-penyakit hati kita senantiasa harus menjauhkan, mengurahi dan menghilangkan penyakit hati dari hati kita seperti menjauhkan kesombongan yang ada dalam diri kita yakni kesombongan terhadap tuhan,kebenaran dan manusia, dengan menyadari bahwa allah akan memberi hukuman terhadap orang-orang yang sombong seperti terdapat dalam suatu Hadist.

“Tidak akan masuk surga orang yang didalam hatinya ada kesombongan seberat zarrah dalam hatinya.”(HR.Muslim)

BACA JUGA:  Hedonisme? Katakan No!

Begitu pula dengan penyakit hati lainnya seperti Riya,Ujub,Kikir,Dusta Allah Swt akan memberi hukuman bagi hati yang mengindap penyakit hati tersebut,itulah yang akan membuat hati kita kotor, terpuruk, buruk, membatu dan mengeras.

Untuk itu berusahalah mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan melakukan hal-hal yang disukai-Nya seperti membaca dan menyimak al-qur’an yang akan membuat hati kita lepas dari gundah dan gelisah karena dengan menyimak ayat suci al-qur’an merupakan suatu jalan untuk menghidupkan hati nurani,dan perbanyaklah berdzikir kepada Allah Swt karena dzikir dapat memperlunakan hati sehingga hati manusia dapat melihat kebenaran dan bersedia mengikuti dan menerima kebenaran itu.

Lu’lu Dzahidah
(Sumber buku: Benalu-benalu kalbu)

Komentar

Berita lainnya