6 Hal Ini Bisa Anda Dapatkan Ketika Memiliki Keahlian Desain Grafis

Desain gambar yang menarik dalam sebuah pamflet, brosur, ataupun spanduk menjadi daya tarik orang lain untuk melihatnya. Keahlian membuat desain gambar atau desain grafis sangatlah dibutuhkan pada zaman yang serba online ini. Salah satu cara pemasaran adalah dengan adanya media cetak atau poster digital online. Hampir semua jenis perusahaan membutuhkan seseorang desainer grafis untuk pemasaran produknya. Desain grafis memudahkan pertukaran informasi, juga membuat informasi menjadi lebih menarik dan lebih nyaman dilihat oleh mata atau visual.

Desain Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain). Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria. Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa.

BACA JUGA:  Gaya Belajar Visual, Auditori dan Kinetetik - Mana yang Tepat untuk Kita?

Karya – karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20. Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika. Raffe’s Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya

Perkembangan desain grafis di Indonesia terjadi pada peristiwa Desember Hitam menjadi cikal bakal terbentuknya Gerakan Seni Rupa Baru (GSRB) pada tahun 1975 yang menghantarkan dunia seni rupa Indonesia melahirkan pemahaman baru atas persoalan ideologis kesenian; konsepsi estetika dunia seni rupa; subject matter; batasan-batasan akademik, hingga menyentuh persoalan-persoalan interpretasi subjektivitas (Seni Grafis Yogyakarta dalam Wacana Seni Kontemporer, Wiwik Sri Wulandari, 2008, halaman 101-102)

Untuk memiliki keahlian desain kita tidak perlu belajar dengan mengambil jurusan desain grafis, sudah banyak pelatihan online maupun offline atau kita bisa melihat tutorial di Youtube. Situs online untuk membuat desain grafis juga sudah banyak. Ide, konsep, dan kreatifitas sangatlah penting untuk membuat desain grafis.

BACA JUGA:  Peringati HPN, Mahasiswa Unindra Luncurkan Buku Jurnalistik Investigatif

Tidak salah lagi jika desain grafis sangat penting dalam kehidupan kita, banyak sekali manfaat dan potensi yang dapat kita kembangkan jika kita mempunyai keahlian desain grafis.

Berikut beberapa manfaat jika kita memliki keahlian desain grafis yang di lansir dari situs pindexain.com :

Mengekspresikan Kreatifitas

Sebagai desainer grafis kita bisa dengan leluasa mengekspresikan kreatifitas kita. Membuat desain gambar dengan konten nasihat, quote, atau meme di media sosial kita bisa berbagi kebaikan kepada semua orang. Akan menjadi sebuah kebahagiaan jika orang terkesima dengan hasil desain yang kita miliki.

Bekerja di Rumah / Dimana Saja

Sebagian orang mengatakan bekerja full-time dikantor kadang membuatnya kehilangan kreatifitas, tapi sebagai desainer grafis kita bisa bekerja dimana saja yang kita mau. Dengan catatan, kita memang tidak terikat pada jam kantor atau sebagai freelancer. .Membuat desain bisa dilakukan dimana saja yang terpenting adanya laptop dan software yang kita miliki.

Potensial Freelancer

Saat ini banyak website yang membantu para freelancer mendapatkan projek. Di Indonesia sendiri ada sribu.com, sribulancer, project.co.id, freelancer.co.id kalau di luar ada 99design.com, elance.com, upwork.com, freelancer.com, dan banyak lagi. Selain itu, peluang dari jenis desain juga banyak, ada desain logo, pakaian, website, iklan, kemasan dan lain-lain. Jadi kita bisa mempunyai pekerjaan bagi kamu yang masih sekolah atau kuliah.

BACA JUGA:  UBSI Juara Turnamen Pencak Silat Paku Bumi Open VI 2019

Stabilitas pekerjaan

Banyaknya peluang kemungkinan besar bahwa seorang desainer grafis akan selalu memiliki pekerjaan. Masalah ekonomi dapat menyebabkan kenaikan kebutuhan iklan. Semakin besar pertumbuhan sebuah perusahaan akan sangat perlu untuk mempekerjakan desainer grafis. Upah untuk membuat media pengiklanan seperti pembuatan brosur dan spanduk iklan lumayan besar. Dengan hasil desain yang menarik membuat daya jual produk semakin banyak dan perusahaan juga akan mendapatkan profit yang besar.

Basis Klien Besar

Jika sebuah bisnis akan melakukan pemasaran, maka perusahaan perlu merancang bahan-bahan untuk senjata pemasaran mereka. Disinilah peran penting dari desain grafis. Selama bisnis terus berkembang dan bisnis baru terus muncul, maka desainer grafis akan selalu memiliki banyak pekerjaan.

Berpotensi Untuk “Repeat” Bisnis

Klien yang sama kemungkinan akan menjadi pelanggan berharga untuk mendapatkan lebih dari satu pekerjaan. Kita tidak tahu kebutuh perusahaan klien. Jika pertumbuhan perusahaannya bagus, untuk mengembangkan bisnisnya, sudah pasti mereka membutuhkan pemasaran yang akan menggandeng desainer grafis untuk menyiapkan bahan-bahannya. Pelayanan yang baik kepada klien kemungkinan akan membuat klien itu kembali kepada kita.

Begitu banyak potensi bisnis jika kita mempunyai keahlian desain grafis, selain medianya mudah didapat, banyak situs web yang menyajikan tentang pembelajaran mengenai desain grafis. Menjadi hal yang sangat penting juga untuk mempunyai keahlian desain pada zaman milenial ini. (Desi Fitriyani)

Comments

comments

Komentar

News Feed