Program Pengabdian Masyarakat UI Bantu Pesantren Mandiri dengan Energi Mandiri

Berlokasi di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sekolah Dasar Islam Terpadu yang berada di bawah payung Yayasan Belajar Bisa (Belajar Islam dan Bahasa Arab) berkhidmat untuk mendidik generasi muslim agar sukses dunia dan akhirat. Dengan memberikan beasiswa penuh kepada muridnya yang sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu di sekitar desa,a atas izin Allah subhna wata’al, mereka bisa mengenyam pendidikan dasar.

Dengan lahan seluas 5 hektar, operasional pendidikan berhasil ditopang oleh hasil pertanian dan peternakan yang dikebangkan oleh yayasan dan melibatkan partisipasi warga desa. Namun salah satu masalah adalah sering listriknya padam di lokasi. Tentu ini akan mengganggu proses kegiatan belajar mengajar. Berbekal dana hibah dari Islamic Development Banking (IDB) yang disalurkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM UI) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PengMas), PengMas kali ini bertujuan untuk menyediakan energi mandiri di sekolah yang dikelola oleh Yayasan BISA.

Tim pengmas DRPM UI kali ini berhasil meng-instalasi panel surya sebesar 1.000 Watt peak yang ditempatkan di atap salah satu rumah kayu komplek sekolah. Ketua program PengMas DRPM UI ini, Dr. Tomy Abuzairi, menjelaskan bahwa “Panel sel surya ini berjumlah 4 unit atau 1.000 Watt peak dan ditempatkan di atap bagian utara atap rumah kayu sehingga mendapatkan curahan sinar matahari sepanjang hari. Dengan kapasitas tersebut , setidaknya dihasilkan sekitar 4.000 Watt setiap harinya, panel surya ini diharapkan dapat menyokong pengoperasian seluruh peralatan listrik rumah kayu, di siang hari secara mandiri dan juga menjadi back-up ketika listrik padam.”

BACA JUGA:  Alun-alun Kota Depok Akan Dilengkapi Gerai UMKM

Sistem panel yang dirancang di sekolah ini bersifat hibrid, artinya listrik dari panel surya digabung dengan listrik dari PLN. Energi berlebih yang dihasilkan oleh panel surya pada siang hari dapat digunakan untuk membantu pengoperasian listrik dan juga disimpan sebagai cadangan di malam hari atau ketika listrik padam. Dengan sistem ini, listrik akan tetap menyala, walaupun kondisi cuaca mendung atau tidak ada sinar matahari. Kedepannya program-program semisal ini diharapkan mampu menambah kapasitas panel surya yang terpaasang sehingga pesantren mandiri ini benar-benar mandiri energi.

BACA JUGA:  STBA LIA Perkuat Kompetensi Menulis Mahasiswa

Pemilihan sekolah sebagai lokasi pemasangan panel surya dipandang sebagai wujud nyata penerapan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) dalam berkhidmat untuk umat. Selain itu pengmas ini dilandasi semangat melaksanakan sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”

Komentar

Berita lainnya