Lewat Instagramnya, Ifan Minta Maaf dan Minta Doa untuk Isteri dan Ketiga Rekan Seventeen

Grup band Seventeen: Bani, Andi, Ifan dan Herman. (foto: IG Ifan Seventeen)

Kabar duka datang dari dunia musik tanah air, grup band Seventeen yang terdiri dari 4 orang personil ini yaitu: Herman (gitar), Bani (basis), Andi (drum) telah meninggal dunia. Hanya Ifan (vokalis) yang selamat dari terjangan Tsunami di perairan Selat Sunda, saat mengisi acara Employee Gathering PLN UIT JBB, Sabtu (22/12) malam, Tanjung Lesung Jawa Barat.

Ifan Seventeen yang bernama lengkap Rifan Fajarsyah tidak hanya kehilangan ketiga rekannya, tetapi ia juga kehilangan isteri Dylan Sahara. Melalui Instagram Story-nya @ifanseventeen pada Senin (24/12) malam Ifan menggunggah foto isterinya yang ditemukan telah meninggal, setelah dua hari pasca Tsunami terjadi.

“Alhamdulillah udah ketemu isteriku @dylan_sahara Makasih ya temen-temen doanya, cuma Allah yang bisa bales kebaikan temen-temen. Minta tolong kirimin Al-fatihah ya buat istriku @dylan_sahara Insya Allah Husnul khatimah. Allahumma Amin,” kata Ifan.

BACA JUGA:  Jeans Roek, Rock Band Asal Bogor Luncurkan Single Terbaru

Menurut Aconk, perwakilan dari tim manajemen Seventeen, melalui telepon yang dilansir dari selayangnews.com bahwa jenazah Dylan ditemukan di RSUD Pandeglang, Banten. “Ifan dan Isteri di RS Pandeglang, jamnya enggak tahu, kita sudah indentifikasi sudah valid (jenazah Dylan Sahara).

Rencananya, jenazah Dylan akan dibawa ke Ponorogo, “Dari RS Pandeglang dibawa ke RS Serang, lalu kita akan bawa langsung ke Ponorogo,” kata Aconk seperti dilansir selayangnews.com.

BACA JUGA:  Adaptasi dari Film Korea Sunny, Mira Lesmana dan Riri Riza Garap Film Bebas

Sebelumnya Ifan melalui Instagram Story-nya memohon maaf dan doa untuk ketiga rekannya, “Teman-teman musisi Indonesia, maupun sesama entertainer, kawan Seventeen Indonesia, para sahabat, event organizer, client product, musik label, management dan semua pihak yang pernah bekerja sama dengan @seventeenbandit”

“Mewakili mas Andi, mas Bani dan mas Herman, kalau selama 20 tahun kurang 20 hari kami berkarya ada salah satu tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan, aku memohon maaf yang sedalam-dalamnya. Minta tolong doanya buat mereka Husnul khatimah, dan ditempatkan disisi Allah yang paling mulia. Pamit terimakasih dari kami, sahabat sepanggung sehidup semati, Seventeen,” tutupnya. (BKarmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya