FORKI Depok Gelar Festival Karate 2018

Para peserta pertandingan bersama dengan wasit non-lisensi saat Festival karate 2018 pada 17-19 Desember di D’Mall. (Foto: Diskominfo)

DEPOK – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Depok menggelar Festival Karate 2018 pada 17-19 Desember di D’Mall. Bukan sekedar pertandingan biasa, sebab dalam festival ini semua peserta memiliki tahun kelahiran 2003-2012 dan baru berlatih olahraga karate.

Wakil Ketua Forki Kota Depok, Jean Elizabeth Rohty mengatakan, Festival Karate 2018 merupakan kegiatan penutup dari rangkaian kompetisi berjenjang setelah Forki Depok Cup dan Wali Kota Cup tahun 2018. Jadi, festival tersebut berperan sebagai ajang pemanasan bagi atlet-atlet karate yang baru mulai berlatih bela diri yang berasal dari Jepang itu.

“Pertandingan ini pemanasan sebelum mereka menjajal Forki Depok Cup dan Wali Kota Cup di tahun 2019. Kemudian, wasit yang bertugas adalah non-lisensi dengan maksud sebagai pengenalannya dalam pertandingan,” ujarnya seperti dilansi situs resmi Pemkot Depok, depok.go.id, Rabu (19/12/18).

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

Dikatakanya, festival Forki menjadi strategi pembinaan berjenjang dalam kemasan kompetisi yang telah dilakukan Forki Depok. Hal itu dikarenakan terbukti efektif mencetak atlet-atlet berprestasi untuk Kota Depok.

”Hasil jangka pendeknya akan terlihat di Forki Depok Cup dan Wali Kota Cup 2019. Jebolan Festival pasti lebih menonjol kemampuannya. Jadi, meski konsep kegiatannya dalam bentuk kompetisi, tujuan utama festival ini adalah pembinaan atlet,” tuturnya.

BACA JUGA:  Peserta JKN-KIS Penderita Katastropik Kini Bisa Berobat ke Puskesmas

Jean mengharapkan, metode pembinaan tersebut efektif membentuk atlet-atlet berprestasi sejak usia dini. Dengan begitu, Forki Kota Depok dapat terus menjadi barometer pembinaan atlet di tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Festival, Rahmad Darmawan menuturkan, festival Forki diikuti 596 karateka. Para atlet perwakilan 47 dojo se-Kota Depok tersebut bertanding di nomor pertandingan tarung (kumite) dan seni (kata).

BACA JUGA:  Disdagin Depok Tingkatkan Pengawasan Tempat Usaha Tak Berizin

“Festival digelar sebagai ajang pengenalan situasi pertandingan kepada karateka se-Depok. Dengan maksud agar karateka baru memiliki mental yang lebih kuat dan lebih siap menjalani pertandingan dengan intensitas lebih tinggi. Diharapkan lahir bibit-bibit atlet karate yang berkualitas,” tandasnya. (Diskominfo)

Comments

comments

Komentar

News Feed