Pemkot Depok Akan Keluarkan Surat Edaran Aturan Gas 3 Kilogram

Antrian pembeli gas 3 kilogram di jalan Tole Iskandar beberapa wakyu lalu. (Foto San/DepokPos)

DEPOK – Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana akan mengeluarkan surat edaran  yang mengatur sejumlah poin penting terkait batas atas harga gas subsidi yang beredar di masyarakat. Surat edaran ini akan dikeluarkan dalam uaya menekan tingginya harga gas bersubsidi ukuran 3 kilogram.

“Salah satu poin yang dituangkan adalah pengaturan harga gas bersubsidi yang boleh dijual penyalur kepada konsumen. Namun, untuk ketetapan harga masih kita kaji dengan Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi), yang ditunjuk pemerintah dan telah bekerjasama dengan Pertamina,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris di Balaikota Depok, Sabtu (22/4/2017).

Idris juga mengatakan bahwa Pemkot Depok akan melakukan pendataan masyarakat yang dikategorikan sebagai penerima yang berhak. Selain itu ia juga mengimbau melalui Hiswana Migas untuk bisa mengajukan tambahan kuota di Kota Depok kepada pusat, mengingat kebutuhan gas subsidi cukup tinggi di Kota Depok.

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

“Kategori miskin ini tadi yang akan menentukan mereka berhak atau tidak menggunakan gas bersubsidi. Kita tidak bisa melakukan intervensi, kita hanya bisa mengarahkan, mengingatkan, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Agar tidak salah sasaran, kata dia, pihaknya juga rutin melakukan pengawasan terhadap siapa saja yang berhak menggunakan gas 3 kilogram dengan cara bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk menindak pelanggaran tersebut. (San)

BACA JUGA:  Peringati HPSN 2019, Komunitas Ciliwung Depok Kembali "Bebenah Ciliwung"

Comments

comments

Komentar

News Feed